Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pengunjung RS di Bekasi Ngamuk, Satpam Dianiaya hingga Kritis

Pengunjung RS di Bekasi Ngamuk, Satpam Dianiaya hingga Kritis

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Bekasi kembali jadi sorotan, kali ini karena aksi brutal seorang pengunjung rumah sakit terhadap seorang satpam. Kejadian ini viral setelah diunggah oleh akun TikTok @butirandebu, yang ternyata adalah istri dari korban.

Insiden bermula saat satpam di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat menegur seorang pengunjung yang menggunakan motor berknalpot brong dan parkir sembarangan di area IGD. Parkirnya yang tidak sesuai SOP rumah sakit bahkan sampai menghalangi jalur ambulans.

Sayangnya, niat baik si satpam malah berujung malapetaka. Pengunjung tersebut, yang merupakan keluarga pasien, tak terima ditegur dan langsung melayangkan kekerasan. Satpam ditarik kerah bajunya, dibanting, dan dicekik hingga mengalami kejang dan kini dalam kondisi kritis di ICU.

Korban Masih Kritis, Pelaku Belum Minta Maaf

Mirisnya, meski kejadian ini sudah berlalu empat hari, keluarga pelaku disebut belum juga menunjukkan itikad baik. “Saya berharap pelaku dihukum setimpal sesuai hukum yang berlaku,” tulis akun @butirandebu dalam unggahannya.

Ia juga mengungkap bahwa meski korban sudah kejang, pelaku masih terus mencekiknya. Aksi brutal ini tentu memicu kemarahan warganet yang ramai-ramai meminta agar pelaku segera diproses hukum.

Proses Hukum dan Tanggapan Rumah Sakit

Kabar baiknya, kasus ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib dan saat ini tengah diproses. Pihak rumah sakit pun menyatakan dukungan penuh terhadap jalannya proses hukum, termasuk menyediakan rekaman CCTV dan bukti lainnya yang dibutuhkan penyidik.

“Rumah sakit sudah merespons, saya diminta menunggu proses hukum dari pihak kepolisian,” lanjut istri korban.

Kejadian ini jadi pengingat pentingnya etika dan kesadaran di ruang publik, apalagi di lingkungan rumah sakit yang seharusnya jadi tempat penyembuhan, bukan ajang kekerasan. *

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KUHP baru mulai berlaku, sejumlah aturan perkawinan kini jadi sorotan publik.

    KUHP Baru Buka Risiko Pidana Nikah Siri dan Poligami Ilegal, Ini Konsekuensi Hukumnya

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru membawa perubahan signifikan dalam lanskap hukum pidana Indonesia, termasuk terhadap praktik perkawinan yang selama ini kerap dilakukan di luar mekanisme hukum negara. Salah satu isu yang mencuat adalah potensi sanksi pidana terhadap praktik nikah siri dan poligami yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan. Dalam KUHP baru, […]

  • Jumlah pemohon SIM meningkat menjelang libur Nataru.

    Jelang Libur Nataru, Pemohon SIM di Kabupaten Bekasi Naik 50 Persen

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Jumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Bekasi mengalami lonjakan signifikan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peningkatan tercatat mencapai sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa. Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, mengatakan lonjakan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang bersiap melakukan perjalanan liburan maupun pulang kampung. “Menjelang Nataru […]

  • Sampah Terkelola dari Hulu ke Hilir, Pemkab Bekasi Siapkan Teknologi Tepat Guna

    Sampah Terkelola dari Hulu ke Hilir, Pemkab Bekasi Siapkan Teknologi Tepat Guna

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana mengadopsi teknologi tepat guna berbasis lingkungan dalam pengelolaan sampah di daerahnya. Pendekatan ini akan diterapkan mulai dari tingkat masyarakat hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, menuturkan bahwa upaya pembenahan tidak hanya berfokus di TPA saja, melainkan juga dimulai dari […]

  • Hidden Gem di Cikarang: Wisata Alam Kawung Tilu yang Instagramable!

    Hidden Gem di Cikarang: Wisata Alam Kawung Tilu yang Instagramable!

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Cikarang selama ini dikenal sebagai kawasan industri dengan deretan pabrik dan gedung tinggi. Tapi siapa sangka, di balik hiruk-pikuk itu, ada tempat wisata alam yang aesthetic dan cocok untuk melepas penat? Kenalan yuk dengan Kawung Tilu, destinasi wisata alam yang menawarkan suasana sejuk dan beragam spot foto instagramable! Tiket Masuk Super Murah […]

  • Pencuri Bobol Rumah Polisi di Cikarang Utara, Aksi Terekam Kamera

    Pencuri Bobol Rumah Polisi di Cikarang Utara, Aksi Terekam Kamera

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kawanan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) melakukan aksi nekat di rumah seorang anggota polisi Bimaspol di Kampung Bulak, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu, 4 Januari 2025. Aksi tersebut terekam kamera CCTV, menunjukkan seorang pelaku berusaha membuka gerbang rumah korban. Meski upaya pertama gagal, beberapa jam kemudian pelaku berhasil membobol […]

  • Kontroversi Eksekusi Lahan di Tambun: Ada Putusan Hilang, KY Bertindak!

    Kontroversi Eksekusi Lahan di Tambun: Ada Putusan Hilang, KY Bertindak!

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Komisi Yudisial (KY) mulai mengusut dugaan salah eksekusi lahan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Cikarang di Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kasus ini menuai kontroversi karena diduga ada ketidaksesuaian antara titik eksekusi dengan denah sengketa yang telah ditetapkan. Menurut Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, […]

expand_less