Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Volume Sampah di Kabupaten Bekasi Melejit Usai Lebaran, Warga Masih Kerap Buang Sembarangan

Volume Sampah di Kabupaten Bekasi Melejit Usai Lebaran, Warga Masih Kerap Buang Sembarangan

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi Buang Sampah Sembarangan. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Saat ini, menggunungnya volume tumpukan sampah di Kabupaten Bekasi menjadi masalah serius, terutama setelah momen Lebaran berakhir. Tercatat oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sejak akhir Ramadan volume sampah mulai naik. Kenaikan tumpukan sampah ini terjadi khususnya pada Kamis, 27 Maret 2025, dengan jumlah yang mencapai 849 ton. Angka ini jauh di atas rata-rata normal yang biasanya sekitar 600 ton per hari.

Lonjakan tersebut terus berlanjut, dengan catatan pada Jumat (28 Maret) sebesar 780 ton, dan Sabtu (29 Maret) masih tinggi di angka 662 ton. Kondisi serupa kembali terjadi pasca Lebaran, yaitu mulai Jumat (4 April) dengan volume 770 ton, dan Sabtu (5 April) mencapai 738 ton. Bahkan, ketika TPA Burangkeng kembali aktif sepenuhnya pada Senin (7 April), volume sampah melonjak hingga 975 ton, lalu menyusul Selasa (8 April) sebesar 920 ton.

Kepala DLH Bekasi, Syafri Donny Sirait, menjelaskan bahwa rata-rata setiap individu menghasilkan 0,7 kg sampah per hari. Jika dikalikan jumlah penghuni rumah yang umumnya empat orang, maka satu rumah bisa menyumbang sekitar 2,8 kg sampah per hari. “Selama Lebaran, aktivitas warga meningkat. Banyak keluarga yang menerima tamu atau bepergian. Hal ini otomatis berdampak pada volume sampah,” jelas Donny.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama libur Lebaran, operasional pengangkutan sampah dan TPA sempat berhenti, yang menyebabkan penumpukan di beberapa titik. Namun, setelah layanan kembali berjalan normal, petugas langsung dikerahkan untuk membersihkan area-area yang terdampak, termasuk pasar dan permukiman.

Tak hanya itu, DLH Bekasi kini tengah fokus mengatasi sampah liar yang tersebar di 23 kecamatan, khususnya di sepanjang bantaran sungai. Donny menyebutkan ada sekitar 35.000 meter persegi sampah liar, yang sebagian besar berasal dari kegiatan pedagang kaki lima. “Banyak pelaku usaha belum punya izin pembuangan resmi ke TPA. Akibatnya, mereka buang sampah sembarangan,” katanya.

Kurangnya sanksi tegas dan rendahnya kesadaran masyarakat turut memperparah situasi. Oleh karena itu, Donny mengajak warga untuk ikut mengawasi dan melaporkan pembuangan sampah ilegal. “Kalau masyarakat ikut turun tangan, masalah sampah bisa kita atasi bareng-bareng,” ujarnya.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gapura Roboh di Cikarang Utara Diduga Akibat Galian Pipa, Warga Minta Perbaikan Segera

    Gapura Roboh di Cikarang Utara Diduga Akibat Galian Pipa, Warga Minta Perbaikan Segera

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah gapura permanen yang terletak di Gang Kenanga Tiga, Perumahan Bumi Citra Lestari (BCL), Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dilaporkan roboh pada Rabu sore, 18 Juni 2025. Menurut keterangan warga di lokasi, peristiwa tersebut terjadi diduga karena adanya proyek galian pipa air bersih milik PDAM Tirta Bagasasi yang posisinya terlalu […]

  • Banjir kembali menggenangi Jalan Raya Imam Bonjol, Telagamurni, Cikarang Barat, Kamis (29/1/2026), menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan pengendara terhambat.

    Banjir Rendam Jalan Raya Imam Bonjol Telagamurni Cikarang Barat, Pengendara Motor Terpaksa Menuntun Kendaraan

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Banjir kembali menggenangi Jalan Raya Imam Bonjol, Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, pada Kamis (29/1/2026). Genangan air yang menutup sebagian badan jalan membuat arus lalu lintas tersendat dan memaksa sejumlah pengendara motor mendorong kendaraannya saat melintas. Berdasarkan pantauan di lokasi dan rekaman video yang beredar di media sosial, ketinggian air mencapai betis orang […]

  • Infrastruktur Macet? Air Mati? Kirim Pesan ke ‘Lapor AA Bupati’ dan Pantau Tindak Lanjutnya

    Infrastruktur Macet? Air Mati? Kirim Pesan ke ‘Lapor AA Bupati’ dan Pantau Tindak Lanjutnya

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi kini membuka kanal aduan publik “Lapor AA Bupati” agar warga bisa melaporkan persoalan di lingkungannya secara cepat dan terbuka. Layanan ini beroperasi 24 jam lewat WhatsApp di nomor 0899-0015-777, sehingga setiap keluhan soal infrastruktur, layanan air, kemacetan, hingga masalah sosial dapat langsung diteruskan ke meja Bupati Bekasi. Sejak diumumkan, […]

  • Aktivitas pedagang di sekitar SGC Cikarang kerap memicu kemacetan dan akan direlokasi secara bertahap oleh Pemkab Bekasi.

    PLT Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Siapkan Relokasi Pasar Tumpah SGC, Jalan Tumaritis Jadi Lokasi Baru

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan langkah konkret untuk mengatasi kemacetan kronis akibat pasar tumpah di kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC). Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memastikan pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di badan jalan akan direlokasi secara bertahap mulai Februari 2026. Asep Surya Atmaja mengatakan, rencana relokasi tersebut […]

  • Alat berat dikerahkan di TPA Burangkeng Bekasi untuk mengatasi peningkatan volume sampah setelah Lebaran 2026.

    Sampah Usai Lebaran Membludak, Beban TPA Burangkeng Kian Berat dan Rawan

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Usai perayaan Idulfitri 2026, persoalan klasik kembali muncul di Kabupaten Bekasi. Volume sampah melonjak tajam dan membebani TPA Burangkeng yang kini kondisinya semakin memprihatinkan. Lonjakan ini bukan sekadar angka, tapi juga menambah tekanan pada kapasitas TPA yang disebut-sebut sudah mendekati batas maksimal. Seorang pengepul sampah, Nandar Abdul Manaf atau yang akrab disapa […]

  • Pengusaha di Kabupaten Bekasi Ketar-Ketir, Ormas Kirim Surat Minta THR Jelang Lebaran

    Pengusaha di Kabupaten Bekasi Ketar-Ketir, Ormas Kirim Surat Minta THR Jelang Lebaran

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pengusaha di Bekasi tengah dihadapkan pada keresahan baru. Bukan hanya memikirkan bonus untuk karyawan, tetapi juga menghadapi permintaan tunjangan hari raya (THR) dari sejumlah organisasi masyarakat (ormas). Fenomena ini bukan hal baru, namun tahun ini jumlah permintaan yang diterima oleh beberapa pengusaha disebut semakin banyak dan menambah […]

expand_less