Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pembangunan Kabupaten Bekasi Molor ke Akhir Tahun, DPRD Khawatir Kualitas Proyek Terancam

Pembangunan Kabupaten Bekasi Molor ke Akhir Tahun, DPRD Khawatir Kualitas Proyek Terancam

  • account_circle T.T
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Penundaan proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi disorot karena dinilai berdampak pada kualitas pekerjaan.

Penundaan proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi disorot karena dinilai berdampak pada kualitas pekerjaan.

INFO CIKARANG — Penundaan pelaksanaan proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi hingga triwulan III dan IV tahun anggaran berjalan menuai sorotan tajam.

Selain dinilai memperlambat manfaat pembangunan bagi masyarakat, pola pengerjaan yang menumpuk di akhir tahun dikhawatirkan berdampak langsung pada kualitas hasil proyek.

Keputusan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bekasi yang meniadakan kegiatan pembangunan pada triwulan I dan II membuat waktu pengerjaan proyek menjadi sangat terbatas.

Kondisi ini berisiko mendorong pelaksana proyek bekerja di bawah tekanan waktu, padahal pembangunan infrastruktur membutuhkan proses bertahap dan pengawasan yang ketat.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Rudy Rafly, menilai pola pembangunan yang dipadatkan menjelang akhir tahun bukan persoalan baru dan kerap menimbulkan masalah serupa setiap tahunnya.

“Pembangunan itu ada prosesnya, tidak bisa instan. Kalau baru dimulai di triwulan ketiga atau keempat, otomatis dikejar waktu. Ini berpotensi mengorbankan kualitas,” kata Rudy dalam keterangannya dikutip Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, orientasi mengejar serapan anggaran sering kali membuat mutu pekerjaan terabaikan.

Dampaknya, infrastruktur yang dibangun berisiko cepat mengalami kerusakan dan tidak berumur panjang.

“Yang paling dirugikan tentu masyarakat. Jalan cepat rusak, bangunan tidak bertahan lama. Ini harus menjadi evaluasi serius,” ujarnya.

Rudy juga menyoroti absennya kegiatan pembangunan di awal tahun anggaran yang dinilai bertolak belakang dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, pembangunan semestinya dapat dimulai sejak awal tahun agar pelaksanaannya lebih terukur dan hasilnya lebih optimal.

Ia menambahkan, persoalan hukum yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang seharusnya tidak dijadikan alasan untuk memperlambat jalannya pembangunan daerah.

“Pemerintahan harus tetap berjalan. Selama sesuai aturan dan prosedur, tidak ada alasan untuk menahan pembangunan,” tegasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, TAPD Kabupaten Bekasi memutuskan menunda proyek pembangunan hingga paruh akhir tahun anggaran.

Kebijakan ini turut dibenarkan oleh Asisten Administrasi Umum (Asda) III Setda Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti.

Menurutnya, triwulan I difokuskan untuk pemenuhan belanja rutin dan belanja wajib yang bersifat mengikat guna menopang operasional pemerintahan.

“Seperti pembayaran listrik, air, BBM operasional, Alokasi Dana Desa, bagi hasil pajak, dan bagi hasil retribusi,” jelas Iis.

Selain itu, anggaran awal tahun juga dialokasikan untuk pelaksanaan agenda wajib yang telah diatur secara regulasi, seperti penyusunan LKPJ, LPPD, dan LKIP, serta mendukung program prioritas nasional dan daerah.

Namun demikian, kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan narasi percepatan pembangunan yang selama ini digaungkan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Bahkan, kebijakan tersebut dianggap berbanding terbalik dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih Ade Kuswara Kunang–Asep Surya Atmaja, yang menekankan pembangunan sebagai motor utama kesejahteraan masyarakat.

Molornya pembangunan juga tidak lepas dari faktor penurunan dana transfer pusat ke daerah yang mencapai sekitar Rp600 miliar.

Sayangnya, penurunan tersebut belum mampu diimbangi dengan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hingga akhir tahun anggaran 2025, PAD Kabupaten Bekasi tercatat hanya mencapai Rp3,64 triliun dari target lebih dari Rp4,1 triliun, atau sekitar 87,43 persen.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Telaga Asih Cikarang Barat resah akibat pencurian hewan peliharaan.

    Aksi Pencurian Hewan Peliharaan di Telaga Asih Cikarang Barat Tertangkap CCTV

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Kampung Rawa Citra, Desa Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dibuat resah oleh aksi pencurian hewan peliharaan yang terjadi pada Jum’at (26/12/2025). Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh dua orang pemuda dan terekam jelas kamera pengawas. Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, kedua pelaku terlihat bergerak secara perlahan menuju kandang unggas milik […]

  • Operasi Zebra Jaya 2025 Resmi Digelar di Kabupaten Bekasi, Sasar 11 Pelanggaran Lalu Lintas

    Operasi Zebra Jaya 2025 Resmi Digelar di Kabupaten Bekasi, Sasar 11 Pelanggaran Lalu Lintas

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Mulai hari ini, 17 November 2025, Polres Metro Bekasi secara resmi melaksanakan Operasi Zebra Jaya 2025 di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Operasi ini berlangsung hingga 30 November 2025dengan tujuan utama mewujudkan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lalu lintas menjelang Operasi Lilin Jaya 2025 — operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru. Operasi ini tidak […]

  • Pemkab Bekasi Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025, PJ Sekda Tekankan Peran Generasi Muda

    Pemkab Bekasi Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025, PJ Sekda Tekankan Peran Generasi Muda

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menyelenggarakan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2025 di Plaza Pemda, Cikarang Pusat, pada Rabu (1/10). Upacara berlangsung khidmat dengan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Bekasi, Ida Farida bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tahunan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi, para kepala […]

  • Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji oleh KPK.

    Daftar Kasus Korupsi di Kementerian Agama, Ada Nama Gus Yaqut

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penetapan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka luka lama dalam tata kelola penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Kasus ini bukan peristiwa tunggal. Ia menambah daftar panjang Menteri Agama yang tersandung perkara korupsi sejak era Orde Lama […]

  • Tak Tunggu Digusur, Warga Wanasari Cibitung Bongkar Bangunan Liar Sendiri demi Keselamatan

    Tak Tunggu Digusur, Warga Wanasari Cibitung Bongkar Bangunan Liar Sendiri demi Keselamatan

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sejumlah bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Sadang, tepatnya di wilayah Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, dibongkar secara sukarela oleh para pemiliknya. Inisiatif ini muncul dari kesadaran warga akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah risiko bencana banjir. Area pembongkaran ini berada tidak jauh dari kawasan Pasar Pamor yang […]

  • Penjual bensin eceran di Cikarang mengaku sudah tidak bisa lagi beli Pertalite dalam jumlah banyak di SPBU. Dampaknya, bensin eceran makin langka.

    Pengecer Mengaku Sulit Dapat Pertalite, Warga Cikarang Mulai Kesulitan Bensin Eceran

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penjual bensin eceran di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi mengaku mulai kesulitan mendapatkan pasokan Pertalite sejak Jumat (1/5/2026). Kondisi ini berdampak langsung pada ketersediaan bensin eceran di warung-warung pinggir jalan, yang biasanya menjadi alternatif masyarakat untuk membeli bahan bakar dalam jumlah kecil. Salah satu pengecer mengungkapkan bahwa pihak SPBU kini tidak lagi melayani […]

expand_less