Tumpukan Sampah Bikin Warga Kaget, Mekarwangi Cibitung Disebut Bakal Jadi “Bantar Gebang Kedua”
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 28 Agu 2026
- comment 0 komentar
INFO CIKARANG – Tumpukan sampah di kawasan Mekarwangi, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan warga pada Jumat (28/8/2026).
Keluhan tersebut disampaikan seorang pengguna Threads dengan akun lianaaaa01 yang membagikan pengalaman ketika melintas di kawasan tersebut.
Dalam unggahannya, warga tersebut mengaku terkejut melihat kondisi lingkungan yang dipenuhi sampah.
Ia bahkan menyebut kondisi tersebut membuatnya khawatir kawasan Tambun dan sekitarnya berpotensi menjadi seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang apabila persoalan sampah tidak segera ditangani.
“Sore tadi mau ke sodara, motoran main. Buset deh, kaget. Kayanya nih Tambun bakal jadi Bantar Gebang ke-2, nih sampah doang mau,” tulisnya dalam unggahan.
Warga Soroti Persoalan Sampah
Unggahan tersebut turut menyoroti kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Bekasi.
Warga mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap persoalan sampah yang menurutnya semakin terlihat di sejumlah titik.
Dalam unggahannya, ia juga menandai akun Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan mempertanyakan apakah kondisi Kabupaten Bekasi telah mendapat perhatian pemerintah.
“Pak @dedimulyadi71 apa nggak dicek nih Kabupaten Bekasi? Sampah doang ini, Pak. Ya ampun,” lanjutnya.
Keluhan tersebut menggambarkan keresahan warga terhadap keberadaan tumpukan sampah yang dinilai mengganggu pemandangan maupun kenyamanan masyarakat yang melintas.
Dikhawatirkan Mengganggu Lingkungan
Tumpukan sampah yang dibiarkan dalam jumlah banyak berpotensi menimbulkan berbagai persoalan lingkungan, terutama apabila tidak segera diangkut dan ditangani.
Selain menimbulkan bau tidak sedap, sampah yang menumpuk juga dapat mengundang lalat maupun hewan pembawa penyakit serta berpotensi menyumbat saluran air ketika terbawa aliran hujan.
Karena itu, warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti siapa pihak yang bertanggung jawab atas tumpukan sampah di lokasi tersebut maupun kapan proses pembersihan akan dilakukan.
Informasi mengenai volume sampah, lamanya tumpukan berada di lokasi dan tindak lanjut dari pemerintah juga masih menunggu keterangan lebih lanjut.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar