Banjir Kabupaten Bekasi Per 30 Januari 2026: BPBD Catat 15.335 Warga Mengungsi di 21 Titik Pengungsian
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Jum, 30 Jan 2026
- comment 0 komentar

Banjir besar akhir Januari 2026 memaksa 15.335 warga Kabupaten Bekasi mengungsi. BPBD mencatat warga tersebar di sejumlah titik pengungsian aman.
INFO CIKARANG — Banjir besar yang melanda Kabupaten Bekasi pada akhir Januari 2026 memaksa 15.335 jiwa warga terdampak banjir mengungsi ke sejumlah lokasi aman.
Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pada Jum’at, 30 Januari 2026.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, ribuan warga tersebut terdampak banjir yang merendam 161 titik lokasi di wilayah Kabupaten Bekasi.
Genangan air terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan hulu dan hilir secara bersamaan.
“Total warga Kabupaten Bekasi yang mengungsi mencapai 15.335 jiwa,” ujar Dodi dalam keterangannya dikutip Jum’at, (30/1/2026).
BPBD mencatat, lokasi pengungsian korban banjir Kabupaten Bekasi tersebar di 21 titik pengungsian, yang berada di 11 desa pada lima kecamatan terdampak banjir.
Beberapa kecamatan dengan jumlah pengungsi cukup besar antara lain:
Kecamatan Babelan
Kecamatan Karangbahagia
Kecamatan Sukawangi
Kecamatan Sukakarya
Kecamatan Pebayuran
Di Kecamatan Babelan, pengungsian banjir Kabupaten Bekasi dibuka di sejumlah titik, seperti Perumahan Babelan Garden City, Kampung Balendung, Desa Kedungpengawas, hingga Masjid Al Hidayah Kampung Tambun Magih, Desa Buni Bakti.
Selain itu, Pendopo Desa Babelan Kota dan Posko RW 013 Desa Babelan Kota juga dijadikan tempat pengungsian.
Sementara itu, Kecamatan Karangbahagia membuka tujuh lokasi pengungsian, di antaranya Puri Nirwana Residence, Grand Permata City, Kampung Pulo Besar, Kampung Kalender Wak, Masjid Arrayan, serta Gedung Serbaguna Kecamatan Karangbahagia.
BPBD Kabupaten Bekasi menyatakan terus melakukan pendataan korban banjir, distribusi logistik, serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi banjir, seperti makanan siap saji, air bersih, dan layanan kesehatan.
Petugas gabungan juga disiagakan untuk mengantisipasi banjir susulan di wilayah rawan Kabupaten Bekasi, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.
BPBD mengimbau warga yang tinggal di wilayah langganan banjir Kabupaten Bekasi agar tetap waspada, mengikuti arahan petugas, serta segera mengungsi ke tempat aman apabila debit air kembali meningkat.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air guna meminimalisir dampak banjir berulang.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar