Puluhan Tahun Tak Berubah, Warga Cileduk Setu Terpaksa Gotong Jenazah Lewat Galengan Sempit Menuju TPU
- account_circle T.T
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Detik-detik warga menggotong keranda jenazah melewati galengan sawah sempit menuju TPU di Desa Cileduk, Setu.
INFO CIKARANG — Warga Kampung Dukuh, Desa Cileduk, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, kembali menyuarakan keluhan soal akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dinilai tidak layak.
Hingga kini, jalur menuju lokasi pemakaman masih berupa pematang sawah sempit dengan lebar sekitar 25 sentimeter.
Kondisi tersebut memaksa warga harus berjalan beriringan sambil menyeimbangkan langkah saat menggotong jenazah.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat momen menegangkan ketika sejumlah warga membawa keranda melewati galengan sempit di tengah persawahan.
Sedikit saja kehilangan keseimbangan, risiko terpeleset pun tak terhindarkan.
“Tolong viralkan ini pemakaman umum jalurnya enggak ada yang lebar buat gotong keranda. Sudah puluhan tahun aksesnya seperti ini, lewat galengan sawah yang lebarnya cuma sekitar 25 sentimeter,” ujar pengirim video dikutip Jum’at, (24/4/2026).
Kondisi ini disebut sudah berlangsung lama tanpa adanya perubahan berarti. Warga pun mengaku heran lantaran hingga kini belum ada solusi konkret dari pihak terkait.
Selain menyulitkan, jalur sempit tersebut juga dinilai membahayakan, terutama saat kondisi tanah licin usai hujan.
Proses pemakaman yang seharusnya berjalan khidmat justru diwarnai kekhawatiran akan keselamatan.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan, terutama dengan membuka akses jalan yang lebih layak melalui pembebasan lahan.
Bagi mereka, akses menuju TPU bukan sekadar fasilitas, tetapi kebutuhan mendasar yang menyangkut penghormatan terakhir bagi warga yang meninggal dunia.
- Penulis: T.T


Saat ini belum ada komentar