Tol Japek II Selatan Makin Dekat Beroperasi, Jakarta–Bandung Diproyeksi Semakin Cepat
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 9 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Tol Jakarta–Cikampek II Selatan kian dekat tahap operasional penuh, diproyeksikan memangkas waktu tempuh Jakarta–Bandung secara signifikan.
INFO CIKARANG — Proyek Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan kian mendekati tahap operasional penuh.
Tol strategis nasional yang membentang di sisi selatan Jawa Barat ini diproyeksikan memangkas drastis waktu tempuh Jakarta–Bandung, bahkan diklaim bisa ditempuh kurang dari satu jam saat beroperasi optimal.
Tol Japek II Selatan dirancang sebagai jalur alternatif untuk mengurangi beban lalu lintas di Tol Jakarta–Cikampek eksisting, sekaligus memperkuat konektivitas kawasan industri dan perkotaan di Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta.
Secara keseluruhan, Tol Japek II Selatan memiliki panjang sekitar 62 kilometer, menghubungkan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) di Jati Asih, Bekasi, hingga Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta.
Jalur ini melewati wilayah selatan Jawa Barat yang selama ini belum tersentuh akses tol langsung ke Bandung.
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan.
Sejumlah ruas utama telah memasuki tahap akhir konstruksi, khususnya ruas Bojongmangu–Sadang yang progresnya telah melampaui 90 persen.
Sementara ruas lainnya masih difokuskan pada percepatan pembebasan lahan dan penyempurnaan konstruksi.
Dengan kecepatan rata-rata kendaraan sekitar 80 km/jam, Tol Japek II Selatan diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh Jakarta–Bandung hingga sekitar 45 menit dibandingkan jalur eksisting saat ini.
Proyek ini dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp14,69 triliun dan memiliki masa konsesi selama 35 tahun.
Selain mempercepat mobilitas masyarakat, kehadiran tol ini diharapkan menekan biaya logistik, khususnya distribusi barang dari dan menuju kawasan industri di Jawa Barat.
Memasuki periode Idulfitri 2026, PT Jasa Marga Tbk memastikan Tol Japek II Selatan kembali dibuka secara fungsional dan gratis.
Panjang ruas yang difungsikan kali ini lebih panjang dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.
Ruas yang akan dibuka membentang dari Gerbang Tol Sadang (Purwakarta) hingga Gerbang Tol Setu (Bekasi) dengan total panjang sekitar 54,75 kilometer.
“Fungsionalnya justru akan ditambah. Yang kita rencanakan adalah Japek II Selatan,” ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, dikutip dari keterangan resminya Sabtu, (7/2/2026).
Pada Lebaran 2025 lalu, tol ini baru difungsikan sepanjang 31,25 kilometer dari GT Sadang hingga GT Bojongmangu.
Perpanjangan hingga GT Setu membuat pengendara tak lagi harus melintasi kawasan industri padat seperti sebelumnya.
“Sekarang jalurnya sudah sampai Setu. Fungsionalnya juga akan dilengkapi penerangan permanen supaya pengguna jalan tetap merasa aman dan nyaman,” kata Rivan.
Tujuh Gerbang Tol Penunjang Konektivitas
Tol Japek II Selatan dirancang memiliki tujuh gerbang tol, yakni:
GT Jati Asih
GT Bantar Gebang
GT Setu
GT Sukaragam
GT Taman Mekar
GT Kutanegara
GT Sadang
Keberadaan gerbang-gerbang ini dinilai strategis untuk mendukung pergerakan kendaraan dan logistik, khususnya di kawasan industri Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Jasa Marga menilai Tol Japek II Selatan akan menjadi solusi penting untuk mengurangi kepadatan di titik rawan macet, seperti KM 66 Tol Jakarta–Cikampek, terutama saat puncak arus mudik dan balik.
BPJT menegaskan, selain menjadi solusi lalu lintas jangka pendek, tol ini disiapkan sebagai fondasi jangka panjang bagi pengembangan kawasan industri, permukiman, hingga pariwisata di sepanjang koridor selatan Jawa Barat.
- Penulis: Tekad Triyanto



Saat ini belum ada komentar