Deretan PJU Padam, Jalur Malam di Cicau Cikarang Pusat Jadi Titik Rawan
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Sejumlah lampu PJU terlihat tidak menyala di ruas jalan Desa Cicau menuju kawasan PLN Jalan Tegal Badak, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, saat malam hari.
INFO CIKARANG — Kondisi penerangan jalan di Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Kabupaten Bekasi, menuai sorotan warga.
Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) dilaporkan tidak berfungsi di jalur utama yang menghubungkan Desa Cicau dengan kawasan PLN di Jalan Tegal Badak.
Pantauan warga, kondisi gelap mulai terasa sejak matahari terbenam. Beberapa titik bahkan nyaris tanpa cahaya, membuat pengendara harus mengandalkan lampu kendaraan seadanya.
Jalur tersebut diketahui menjadi akses penting bagi pekerja pabrik, pengendara roda dua, hingga warga yang beraktivitas malam hari.
Namun, minimnya penerangan membuat perjalanan malam dinilai semakin berisiko.
“Kalau sudah lewat magrib, jalannya benar-benar gelap. Bukan cuma bikin takut, tapi juga bikin waswas kalau tiba-tiba ada orang mencurigakan,” kata seorang warga Cicau.
Selain kekhawatiran akan tindak kriminal, kondisi PJU mati juga dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Lubang jalan, kendaraan yang berhenti mendadak, hingga pejalan kaki menjadi sulit terpantau.
“Pengendara motor paling rawan. Kalau lampu mati semua, jarak pandang pendek. Salah-salah bisa celaka,” ujar warga lainnya.
Warga menilai kondisi ini mencerminkan kurangnya pengawasan terhadap fasilitas publik yang seharusnya dijaga secara rutin.
PJU, menurut mereka, bukan hanya pelengkap, melainkan bagian penting dari sistem keselamatan jalan.
Masyarakat pun mendesak pemerintah desa dan instansi terkait agar segera turun tangan melakukan pengecekan serta perbaikan, sebelum kondisi gelap ini memakan korban.
Hingga laporan ini disusun, belum terlihat adanya aktivitas perbaikan maupun keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penanganan lampu PJU yang mati di wilayah tersebut.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar