Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » FMMB Mekarmukti: Ratusan Warga Terserap di Dunia Kerja, Perusahaan Matel Jadi Penyumbang Terbesar

FMMB Mekarmukti: Ratusan Warga Terserap di Dunia Kerja, Perusahaan Matel Jadi Penyumbang Terbesar

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Forum Masyarakat Mekarmukti Bersatu (FMMB) menggelar agenda “Pencapaian Kerja di Wilayah Mekarmukti” yang berlangsung di Aula Kantor Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus laporan capaian penting forum dalam mendukung penyerapan tenaga kerja lokal.

Ketua FMMB, Wahyu Mulyana, menyampaikan bahwa sebanyak 271 warga Mekarmukti telah mengikuti tes kerja di beberapa perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, dengan mayoritas terserap oleh Perusahaan Matel.

“Ini pencapaian luar biasa, berkat kerja sama dan dukungan banyak pihak, termasuk para relawan dan tokoh masyarakat. Perusahaan Matel menjadi salah satu yang paling banyak menerima warga kita,” ujar Wahyu.

Dalam acara tersebut, FMMB juga memutar video motivasi kerja untuk membakar semangat para peserta, terutama mereka yang masih dalam proses mencari pekerjaan. “Dalam bekerja, kita harus kreatif, inovatif, dan mampu bekerja sama dalam tim. Kekompakan itu penting di dunia kerja,” ungkap salah satu peserta setelah menyaksikan video tron yang ditayangkan.

Wakil Ketua FMMB, Sulaeman atau yang akrab disapa Amin, turut memberikan pesan kepada para warga yang sudah diterima kerja. “Untuk teman-teman yang sudah bekerja, tetap jaga semangat, etos kerja, dan yang paling penting, jaga nama baik diri sendiri dan Desa Mekarmukti,” pesannya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Desa Mekarmukti, Bapak Dede Sulaeman, atas dukungan penuh yang selalu diberikan kepada forum. “Pak Kades selalu support kegiatan kami. Ini sangat memotivasi kami untuk terus bergerak dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tambah Wahyu.

FMMB juga menyampaikan harapan besar kepada seluruh perusahaan yang berada di wilayah Mekarmukti agar terus membuka ruang bagi warga lokal untuk bekerja dan berkembang. “Kami berharap perusahaan-perusahaan yang ada semakin aktif bersinergi dengan masyarakat. Pemberdayaan tenaga kerja lokal adalah bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan desa,” tutur Wahyu.

Forum ini menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelatihan, pendampingan, dan penyediaan informasi kerja bagi masyarakat. FMMB ingin menjadi jembatan antara warga dan dunia industri yang ada di sekitar Mekarmukti.

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yayasan Global Insan Mulia Tebar Kepedulian di Idul Adha 1447 H, Salurkan Lebih dari 380 Paket Daging Kurban

    Yayasan Global Insan Mulia Tebar Kepedulian di Idul Adha 1447 H, Salurkan Lebih dari 380 Paket Daging Kurban

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar Yayasan Global Insan Mulia. Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung pada 28 Mei 2026 di halaman Masjid Muhammad Al Fatih dengan melibatkan seluruh unit di bawah naungan yayasan, mulai dari SMP IT Global Mulia, SMK Global Mulia, STEBI […]

  • SK Bupati Terbit! Status Tanggap Darurat Ditetapkan Kabupaten Bekasi

    SK Bupati Terbit! Status Tanggap Darurat Ditetapkan Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bencana alam yang terus melanda Kabupaten Bekasi akhirnya membuat pemerintah daerah mengambil langkah tegas. Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, secara resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana untuk berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, longsor, curah hujan ekstrem, abrasi, angin kencang, hingga puting beliung. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bekasi […]

  • Tim Pelayanan Hukum LBH Apik Jawa Barat memberikan keterangan kepada awak media terkait dugaan trauma yang dialami korban kekerasan seksual saat menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi. Hingga kini, kepolisian belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan tersebut.

    Korban Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah dan Paman Mengaku Trauma Saat Diperiksa Penyidik PPA Polres Metro Bekasi

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pendamping korban dugaan kekerasan seksual yang dialami perempuan berinisial IA (22) menyoroti proses pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Bekasi. Korban disebut kembali mengalami trauma saat dimintai keterangan oleh penyidik. Tim Pelayanan Hukum LBH Apik Jawa Barat, Cut Bietty, mengatakan korban yang mengaku mengalami kekerasan seksual selama […]

  • Jembatan Citarum Rampung, Akses Wisata Muaragembong Butuh Perhatian

    Jembatan Citarum Rampung, Akses Wisata Muaragembong Butuh Perhatian

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Muaragembong, salah satu wilayah di Kabupaten Bekasi, memiliki potensi wisata besar dengan pantai-pantainya yang indah seperti Pantai Beting dan Pantai Bungin. Namun, akses jalan yang belum memadai masih menjadi tantangan bagi sektor pariwisata di daerah ini. Ahmad Qurtubi selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alibata Muaragembong memberikan apresiasi terkait pembangunan Jembatan Citarum […]

  • Seorang karyawan gerai mie di Medan viral usai disebut diminta resign saat izin menjaga orang tua sakit.

    Viral Karyawan Gerai Mie di Medan Diminta Resign Saat Jaga Orang Tua Sakit, Publik Soroti Minimnya Empati

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Seorang karyawan di salah satu gerai mie di kawasan Marelan mendadak viral setelah kisahnya beredar luas di media sosial. Ia disebut meminta izin tidak masuk kerja karena harus menjaga orang tuanya yang sedang dirawat di rumah sakit. Situasi yang bagi banyak orang terdengar wajar, bahkan manusiawi. Namun respons yang diduga datang dari […]

  • KSPI meminta Presiden Prabowo turun tangan terkait penetapan UMP DKI Jakarta 2026.

    Buruh Jakarta Desak Prabowo Turun Tangan Soal UMP 2026, Nilai Kenaikan Terlalu Rendah

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan langsung dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026. KSPI menilai besaran UMP yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terlalu rendah dan tidak mencerminkan tingginya biaya hidup di Ibu Kota. Presiden KSPI Said Iqbal meminta Presiden Prabowo memanggil […]

expand_less