Momen Haru Lebaran di Lapas Cikarang 2026, Warga Binaan Bisa Bertemu Keluarga Lewat Kunjungan Khusus
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 36 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Suasana haru kunjungan keluarga warga binaan di Lapas Cikarang saat Lebaran 2026.
INFO CIKARANG — Momen Lebaran 2026 di Lapas Kelas IIA Cikarang menghadirkan suasana yang berbeda.
Di balik tembok lembaga pemasyarakatan, ratusan warga binaan akhirnya bisa merasakan hangatnya Idulfitri dengan bertemu langsung keluarga tercinta.
Layanan kunjungan khusus yang dibuka selama tiga hari menjadi kesempatan langka yang paling dinanti setiap tahunnya.
Antusiasme Tinggi Kunjungan Lebaran 2026 di Lapas Cikarang
Kepala Lapas, Urip Dharma Yoga, mengungkapkan bahwa kunjungan Lebaran selalu memicu lonjakan pengunjung.
Pada hari pertama saja, tercatat sekitar 980 orang datang untuk bersilaturahmi dengan keluarga mereka yang sedang menjalani masa pidana.
“Ini momen yang paling ditunggu. Antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujarnya.
Untuk menjaga kenyamanan, pihak lapas membagi kunjungan ke dalam dua sesi agar tidak terjadi penumpukan.
Suasana Haru Kunjungan Keluarga Warga Binaan saat Idulfitri
Momen ini bukan sekadar kunjungan biasa. Banyak keluarga yang datang dengan perasaan campur aduk—bahagia, haru, sekaligus rindu yang akhirnya terobati.
Pelukan singkat, obrolan sederhana, hingga tangis bahagia menjadi pemandangan yang mendominasi ruang kunjungan.
Bagi warga binaan, ini adalah kesempatan untuk kembali merasakan arti kebersamaan di Hari Raya Idulfitri.
Pengamanan Kunjungan Lebaran Tetap Ketat dan Tertib
Meski suasana penuh kehangatan, pengamanan tetap menjadi prioritas utama.
Petugas memastikan seluruh proses kunjungan berjalan sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan hingga pengaturan alur masuk dan keluar pengunjung.
“Kami pastikan semua berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak,” jelas Urip.
Lebaran di Lapas Jadi Momentum Silaturahmi dan Harapan Baru
Lebaran di dalam lapas bukan hanya soal pertemuan, tapi juga menjadi momentum refleksi bagi warga binaan.
Pertemuan dengan keluarga diharapkan bisa menjadi penyemangat untuk menjalani masa pembinaan dan memperbaiki diri ke depannya.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar