Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Menteri PPPA Tekankan Perlindungan Menyeluruh untuk Anak Korban Kekerasan Seksual di Bekasi

Menteri PPPA Tekankan Perlindungan Menyeluruh untuk Anak Korban Kekerasan Seksual di Bekasi

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak sebagai korban dan pelaku kembali mengemuka di Kota Bekasi, Jawa Barat. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyatakan keprihatinan atas kejadian tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak yang terdampak.

Dalam keterangan resminya pada Rabu, 11 Juni 2025, Arifah menyebutkan bahwa negara memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi, termasuk hak atas rasa aman, keadilan, dan pemulihan pascakejadian traumatis. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir secara aktif, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pendampingan psikososial bagi korban.

“Anak korban kekerasan seksual harus dilindungi secara utuh. Pemerintah tidak boleh abai dalam memberikan keadilan yang berpihak pada korban,” ujar Arifah.

Namun demikian, ia menyoroti adanya ketidaksinkronan dalam pemahaman dan penerapan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, belum meratanya pemahaman ini kerap menyebabkan penanganan kasus yang tidak optimal, baik di tingkat kepolisian maupun instansi pelindung anak seperti Dinas PPPA dan UPTD PPA.

Guna memperkuat penanganan kasus-kasus serupa, Kementerian PPPA saat ini tengah menyusun pedoman pelatihan khusus dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Pedoman ini dikembangkan bersama Kementerian Hukum dan HAM untuk memastikan implementasi UU SPPA dapat berjalan efektif dan merata di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, Kemen PPPA juga menggandeng Bareskrim Polri untuk melakukan pendampingan dan asistensi bersama dalam proses hukum yang melibatkan anak sebagai korban maupun pelaku.

Dalam hal pelaksanaan diversi, yakni pendekatan penyelesaian perkara di luar peradilan formal untuk anak, Arifah menekankan bahwa langkah ini harus melibatkan pekerja sosial profesional dan pembimbing kemasyarakatan. Diversi bukanlah pengalihan semata, tetapi merupakan pendekatan berbasis pemulihan, yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenaikan PPN 12 Persen untuk Barang Mewah: Apindo Minta Pemerintah Gandeng Pengusaha

    Kenaikan PPN 12 Persen untuk Barang Mewah: Apindo Minta Pemerintah Gandeng Pengusaha

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen untuk barang dan jasa mewah yang akan berlaku mulai 1 Januari 2025 menuai tanggapan dari berbagai pihak. Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ajib Hamdani, meminta pemerintah untuk melibatkan pengusaha dalam merancang peraturan terkait kebijakan ini. Menurut Ajib, pengusaha memiliki peran penting sebagai […]

  • Ribuan Warga Bekasi Padati Stadion Wibawamukti dalam Aksi Solidaritas Palestina Jilid II

    Ribuan Warga Bekasi Padati Stadion Wibawamukti dalam Aksi Solidaritas Palestina Jilid II

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Komplek Stadion Wibawamukti, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, dipadati oleh ribuan masyarakat yang berasal dari berbagai kalangan di Kabupaten Bekasi. Mereka berkumpul untuk turut turun dalam aksi Bekasi Bela Palestina Jilid II, yang digelar pada Minggu (15 Juni 2025). Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan dan kepedulian atas penderitaan rakyat Palestina akibat agresi […]

  • Aksi pencurian meteran air terekam CCTV di Perumahan Villa Mutiara Jaya, Cibitung. Pelaku beraksi di lingkungan permukiman warga. (Ilustrasi)

    Pelaku Pencurian Meteran Air di Cibitung Terekam CCTV

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian meteran air kembali terjadi di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi. Kejadian pencurian itu berlangsung di Blok N RT 07 RW 14, Perumahan Villa Mutiara Jaya, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung. Aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) milik warga. Berdasarkan rekaman video, pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan satu unit sepeda […]

  • Kabupaten Bekasi Jadi Magnet Investor! Penanaman Modal Capai Rp71,8 Triliun

    Kabupaten Bekasi Jadi Magnet Investor! Penanaman Modal Capai Rp71,8 Triliun

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi kembali mencetak prestasi dalam sektor investasi. Sepanjang 2024, realisasi investasi di wilayah ini mencapai Rp71,8 triliun, melampaui target Rp64 triliun yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan pencapaian ini, Bekasi menjadi daerah dengan investasi tertinggi di Jabar, mengungguli Karawang dan wilayah lainnya. “Kita masih tertinggi, di atas Karawang dan daerah […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memungut sampah saat kegiatan Korve Gerakan Indonesia ASRI di Kalimalang, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

    Pemkab Bekasi Buka Sayembara di Bulan Ramadhan, Pelapor Pembuang Sampah Liar Bakal Dapat Apresiasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan langkah tegas untuk menekan praktik pembuangan sampah sembarangan yang masih marak terjadi di sejumlah titik. Di bulan Ramadhan, Pemkab bahkan membuka sayembara bagi warga yang melaporkan pelaku pembuangan sampah ilegal. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa lokasi pembuangan sampah liar tidak hanya terjadi di […]

  • Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat bertahan di Gedung Sate, mendesak penetapan UMK dan UMSK 2026.

    Buruh Bekasi Diminta Bertahan di Gedung Sate, Protes UMK–UMSK Tak Sesuai Rekomendasi Daerah

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja di Jawa Barat masih bertahan di kawasan Gedung Sate, Bandung, Rabu (24/12/2025). Massa aksi, termasuk buruh asal Kabupaten dan Kota Bekasi, mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) sesuai rekomendasi yang telah diajukan oleh bupati […]

expand_less