Kisah Pilu Rufaidha, Korban Asal Bekasi yang Tewas dalam Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Jum, 12 Des 2025
- comment 0 komentar

Keluarga Rufaidha Lathiifunnisa (22) di Cikarang Barat berduka setelah ia menjadi korban kebakaran Gedung Terra Drone Indonesia.
INFO CIKARANG — Suasana duka menyelimuti keluarga Rufaidha Lathiifunnisa (22), warga Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, yang menjadi salah satu korban dalam tragedi kebakaran Gedung Terra Drone Indonesia di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).
Rufaidha menjadi korban pertama yang berhasil teridentifikasi di RS Polri Kramat Jati.
Jenazahnya tiba di Bekasi pada Selasa malam pukul 23.15 WIB dan dimakamkan pada Rabu (10/12/2025) pagi di TPU Desa Wanajaya, Cibitung.
Ayah korban, Fachrudin Irwan (52), mengatakan putrinya masih menjalani masa pelatihan di perusahaan tersebut selama sekitar tiga bulan. Sebelum musibah terjadi, Rufaidha sempat bercerita kepada ibunya bahwa ia berniat resign pada akhir Desember 2025.
“Dia mau resign bulan-bulan ini,” ujar Fachrudin di rumah duka, Perumahan Depsos, Telaga Asih, Cikarang Barat.
Kabar pertama mengenai insiden kebakaran justru diterima keluarga dari teman korban yang berada di Malang, sebelum akhirnya pihak perusahaan menghubungi ibu korban melalui telepon.
Mendengar kabar itu, keluarga langsung menuju RS Polri untuk proses identifikasi.
Proses identifikasi dilakukan melalui kecocokan ciri fisik serta aksesoris yang dikenakan korban.
Sepupu korban, Ikhsan (23), menyebut Rufaidha diketahui terjebak di lantai lima bersama sejumlah rekan kerja lainnya sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.
Keluarga awalnya mengetahui adanya kebakaran dari berita radio dan media daring, sebelum memastikan bahwa Rufaidha ikut menjadi korban.
Kini keluarga masih menunggu penjelasan resmi dari kepolisian mengenai penyebab pasti kebakaran serta bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap para korban.
- Penulis: Tekad Triyanto



Saat ini belum ada komentar