Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » KPK Bidik Lingkaran Terdekat Ade Kuswara Kunang, 2 Stafsus Bersiap Dipanggil dalam Kasus Dugaan Suap Ijon Proyek

KPK Bidik Lingkaran Terdekat Ade Kuswara Kunang, 2 Stafsus Bersiap Dipanggil dalam Kasus Dugaan Suap Ijon Proyek

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar
KPK mengembangkan penyidikan dengan mengurai jaringan kekuasaan di sekitar Ade Kuswara Kunang.

KPK mengembangkan penyidikan dengan mengurai jaringan kekuasaan di sekitar Ade Kuswara Kunang.

INFO CIKARANG — Penyidikan perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi memasuki fase baru.

Setelah menjerat aktor utama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mulai mengurai jejaring kekuasaan di sekitar Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Langkah terbaru, KPK bersiap memanggil dua staf khusus bupati yang diduga mengetahui, terlibat, atau setidaknya menjadi bagian dari alur komunikasi dan pengambilan keputusan proyek-proyek daerah.

Keduanya adalah Eko Brahmantyo, Staf Khusus Bidang Komunikasi Politik dan Hubungan Lembaga, serta Asep Maulana Idris, Staf Khusus Bidang Sosial dan Keagamaan.

Pemanggilan ini menandai pergeseran fokus penyidikan dari dugaan transaksi suap itu sendiri, menuju ekosistem kekuasaan yang memungkinkan praktik ijon proyek berlangsung.

“KPK tentu terbuka untuk melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara ataupun informasi yang dibutuhkan penyidik,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Kamis (8/1/2026).

Menurut Budi, keterangan para saksi diperlukan untuk merangkai peristiwa secara utuh, termasuk mengurai peran-peran non-formal yang kerap luput dari sorotan dalam praktik korupsi di daerah.

Dari Keputusan Formal ke Jalur Informal

Dalam banyak perkara korupsi kepala daerah, keputusan tidak selalu lahir di ruang rapat resmi atau melalui dokumen administratif.

Justru, komunikasi informal melalui pertemuan tertutup, pesan pribadi, atau perantara kepercayaan sering menjadi jalur utama pengondisian proyek.

Eko Brahmantyo, sebagai Staf Khusus Bidang Komunikasi Politik dan Hubungan Lembaga, memiliki akses luas dalam menjembatani relasi kepala daerah dengan elite politik, aparat, hingga pihak swasta.

Sementara Asep Maulana Idris, yang membidangi sosial dan keagamaan, kerap beririsan dengan jaringan tokoh masyarakat dan kegiatan yang berpotensi menjadi ruang konsolidasi kekuatan informal.

Keduanya berada di lingkaran dalam kekuasaan bupati, posisi yang secara de facto strategis meski secara de jure tidak tercantum dalam struktur birokrasi formal.

Dugaan Suap Ijon dan Pola Lama di Daerah

Kasus dugaan suap ijon proyek yang menjerat Ade Kuswara Kunang mengindikasikan pola korupsi klasik di tingkat daerah seperti proyek belum berjalan, namun komitmen fee dan pembagian keuntungan sudah lebih dulu disepakati.

Penyidik KPK mendalami apakah pola tersebut melibatkan perantara, pengatur komunikasi, atau pihak yang berperan memastikan “kesepakatan” berjalan mulus tanpa hambatan birokrasi.

“Keterangan saksi penting untuk melihat apakah ada modus lain yang digunakan, termasuk kemungkinan pengondisian sejak tahap perencanaan,” kata Budi.

KPK juga membuka peluang pengembangan perkara jika ditemukan indikasi tindak pidana korupsi lain dalam pelaksanaan proyek-proyek di Kabupaten Bekasi.

Selain Eko dan Asep, Bupati Bekasi diketahui memiliki tiga staf khusus lainnya, yakni Rahman Arip (Bidang Hukum), Dewi Nandini Aryawan (Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat), serta Indra Purwaka (Ekonomi, Investasi, Perencanaan, dan Pembangunan Daerah).

Secara administratif, staf khusus tidak memiliki kewenangan eksekutorial.

Namun dalam praktik, jabatan ini kerap berfungsi sebagai gatekeeper penjaga pintu akses menuju kepala daerah.

Seorang peneliti tata kelola pemerintahan yang dihubungi menyebut, minimnya aturan pengawasan terhadap staf khusus membuat posisi ini rawan disalahgunakan.

“Mereka tidak tunduk pada mekanisme pengawasan birokrasi seperti pejabat struktural, tapi punya pengaruh besar karena kedekatan personal dengan kepala daerah,” ujarnya.

Dalam banyak kasus korupsi kepala daerah, staf khusus atau tenaga ahli justru berperan sebagai penghubung antara kontraktor, elite politik, dan birokrasi teknis.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi rangkaian kereta pasca kecelakaan di kawasan Bekasi Timur.

    Fakta-Fakta Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Diduga Berawal dari Mobil Mogok di Perlintasan

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Jabodetabek di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) menyisakan duka mendalam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.50 WIB itu tidak hanya mengganggu operasional kereta, tetapi juga menimbulkan korban jiwa serta puluhan penumpang luka-luka. Berikut sejumlah fakta yang dihimpun […]

  • Jaminan Layanan Kesehatan, Pemkab Bekasi Reaktivasi KIS Nonaktif

    Jaminan Layanan Kesehatan, Pemkab Bekasi Reaktivasi KIS Nonaktif

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi bergerak cepat mengatasi persoalan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sempat dinonaktifkan bagi pemilik Kartu Indonesia Sehat (KIS) dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Proses aktivasi ulang ini dijadwalkan selesai maksimal delapan hari kerja, mulai 10 Januari 2025. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, langkah ini memastikan […]

  • Brutal, Pria di Pebayuran Dikeroyok dan Disundut Rokok oleh Tiga Pelaku Gegara Dituding Curi Freezer

    Brutal, Pria di Pebayuran Dikeroyok dan Disundut Rokok oleh Tiga Pelaku Gegara Dituding Curi Freezer

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria berinisial RSP menjadi korban penganiayaan di Kampung Pulo Pipisan, Karangjaya, Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Ia diduga dikeroyok oleh tiga orang setelah dituduh mencuri freezer. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di wajah dan tubuhnya disundut rokok. Insiden ini terjadi pada Minggu (9/3) sekitar pukul 21.30 WIB dan kini sedang ditangani […]

  • Indonesia Ungguli AS dan Jepang dalam Indeks Kesejahteraan Global Harvard

    Indonesia Ungguli AS dan Jepang dalam Indeks Kesejahteraan Global Harvard

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah studi internasional yang dilakukan oleh Universitas Harvard baru-baru ini menempatkan Indonesia sebagai negara paling sejahtera di dunia, berdasarkan indikator kesejahteraan manusia. Studi tersebut dipublikasikan dalam jurnal Nature Mental Health dan menjadi bagian dari Global Flourishing Study, sebuah riset longitudinal yang dimulai sejak tahun 2021. Penelitian ini melibatkan lebih dari 203.000 responden dari […]

  • Xpander Tabrak Tiang Lampu di Kalimalang, Penumpang Selamat, Mobil Ringsek

    Xpander Tabrak Tiang Lampu di Kalimalang, Penumpang Selamat, Mobil Ringsek

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Awal pekan ini, suasana di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, tepatnya di kawasan Pasir Limus arah Tegal Gede, Cikarang Utara, sempat dibuat heboh. Sebuah kecelakaan tunggal terjadi pada Senin, 7 April 2025, melibatkan sebuah Mitsubishi Xpander yang menabrak tiang lampu jalan. Mobil minibus itu mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Untungnya, seluruh […]

  • Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel divonis 4 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat dalam perkara suap dan gratifikasi terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.

    Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, Eks Wamenaker Terbukti Bersalah dalam Kasus Suap Sertifikasi K3

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel dijatuhi hukuman pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Noel terbukti bersalah dalam perkara suap dan gratifikasi terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) […]

expand_less