Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Harga Cabai dan Bawang di Pasar Induk Cibitung Meroket Jelang Nataru

Harga Cabai dan Bawang di Pasar Induk Cibitung Meroket Jelang Nataru

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • comment 0 komentar
Kenaikan harga pangan terjadi jelang Natal dan Tahun Baru.

Kenaikan harga pangan terjadi jelang Natal dan Tahun Baru.

INFO CIKARANG — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga komoditas pangan strategis kembali melonjak di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Cabai dan bawang merah mengalami kenaikan tajam, berbanding terbalik dengan klaim pemerintah soal ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok.

Pantauan di pasar induk terbesar di Bekasi itu menunjukkan harga cabai rawit merah yang biasanya berada di kisaran Rp30–35 ribu per kilogram, kini melesat hingga Rp70 ribu, bahkan mendekati Rp80 ribu per kilogram.

Sementara cabai keriting ikut terdongkrak ke angka sekitar Rp65 ribu per kilogram. Bawang merah pun tak luput dari tren kenaikan serupa.

Staf Operasional Bahan Pokok dan Penting UPTD Pasar Induk Cibitung dan Sukatani, Abdul Rahman, mengungkapkan lonjakan harga sudah terjadi sejak awal November 2025.

Menurunnya pasokan dari daerah sentra produksi menjadi faktor utama.

“Sekarang bawang merah hanya datang dari Brebes. Biasanya ada pasokan tambahan dari Malang. Cabai rawit juga mulai berkurang sejak awal Desember,” ujar Rahman, Selasa (16/12/2025).

Faktor cuaca kembali menjadi alasan yang berulang. Curah hujan tinggi disebut menghambat proses panen dan distribusi, terutama di wilayah perbukitan yang rawan longsor.

Cabai yang berhasil dipanen pun berisiko cepat rusak jika tidak segera terjual.

Pola ini, menurut Rahman, hampir selalu terulang setiap menjelang Natal dan Tahun Baru.

Di tingkat pedagang, dampak kenaikan harga terasa langsung pada penurunan penjualan.

Abdul, salah satu pedagang cabai di Pasar Induk Cibitung, mengaku daya beli konsumen anjlok hingga setengahnya.

“Biasanya sehari bisa jual 20 kilo, sekarang paling 10 kilo. Pembeli rumah tangga beli sedikit-sedikit. Yang masih belanja banyak itu katering,” katanya.

Namun harga tinggi bukan berarti keuntungan besar. Abdul menyebut margin keuntungan justru makin tipis karena biaya kulakan ikut naik.

“Yang penting modal bisa muter,” ujarnya.

Pengelola Pasar Induk Cibitung menyatakan telah menyampaikan laporan harga harian kepada Dinas Perdagangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pangan, hingga Satgas Pangan.

Meski demikian, hingga pertengahan Desember, harga cabai dan bawang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah guru honorer menyuarakan keluh kesah terkait kesejahteraan dan kebijakan pemerintah melalui media sosial.

    Guru Honorer Curhat di Media Sosial, Gaji Disebut Lebih Kecil dari Sopir Program MBG

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sejumlah guru honorer menyuarakan keluh kesah mereka terkait kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kesejahteraan tenaga pendidik non-ASN. hati tersebut beredar luas di media sosial dan menuai perhatian publik. Dalam unggahan yang beredar, para guru honorer mengaku hanya bisa menahan tangis melihat kondisi penghasilan yang mereka terima selama bertahun-tahun mengabdi […]

  • Ilustrasi tempe dengan ukuran lebih kecil akibat kenaikan harga bahan baku.

    Kedelai dan Plastik Naik, Perajin Tempe Bekasi Kecilkan Ukuran Produk

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kenaikan harga kedelai impor berdampak langsung pada produksi tempe di wilayah Kabupaten Bekasi. Para perajin pun terpaksa mencari cara agar tetap bertahan di tengah lonjakan biaya produksi. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperkecil ukuran tempe yang dijual ke pasaran. Harga Kedelai Terus Merangkak Naik Sukhep, perajin tempe asal Serang Baru, […]

  • KPK dalami dugaan aset tak tercantum dalam LHKPN mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

    KPK Dalami Dugaan Aset Ridwan Kamil di Luar LHKPN

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan keberadaan sejumlah aset milik mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang tidak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Aset-aset tersebut diduga berupa properti yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk di dalam dan luar negeri. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik telah mendeteksi […]

  • Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Myanmar, Warga di Thailand Ikut Panik

    Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Myanmar, Warga di Thailand Ikut Panik

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Myanmar diguncang gempa bumi berkekuatan 7,7 Magnitudo pada Jumat, 28 Maret 2025, sekitar pukul 1.30 waktu setempat. Menurut laporan United States Geological Survey (USGS), pusat gempa berada di Mandalay, Myanmar. Namun, dampaknya terasa hingga ke Thailand, bahkan alarm gempa berbunyi di berbagai gedung di ibu kota Bangkok. Getaran kuat dari gempa ini […]

  • Petugas melakukan pemantauan di aliran Kali Bekasi, lokasi seorang petugas perahu eretan dilaporkan hilang usai tercebur saat beraktivitas di bantaran sungai.

    Petugas Perahu Eretan Tercebur di Kali Bekasi Sukawangi, Seorang Pria Dilaporkan Hilang

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Seorang petugas perahu eretan dilaporkan hilang setelah tercebur ke aliran Kali Bekasi di wilayah Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, pada Minggu pagi (1/2/2026). Korban diketahui bernama Galang (25). Informasi awal menyebutkan, sebelum insiden terjadi, korban sempat beraktivitas menebang pohon di sekitar bantaran Kali Bekasi. Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan […]

  • Bikin Kaget! Mobil di Tol Jagorawi Keluarkan Banyak Percikan Api, Diduga Ban Pecah

    Bikin Kaget! Mobil di Tol Jagorawi Keluarkan Banyak Percikan Api, Diduga Ban Pecah

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemandangan mengejutkan terjadi di ruas Tol Jagorawi pada Selasa (5/9/2026). Seorang pengendara dibuat kaget setelah melihat banyak percikan api muncul dari sebuah mobil yang melintas di jalan tol. Percikan api tersebut bahkan terlihat dari kejauhan. Awalnya, pengendara tidak mengetahui sumbernya hingga menyadari bahwa percikan berasal dari bagian roda mobil. Momen tersebut kemudian […]

expand_less