Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kedelai dan Plastik Naik, Perajin Tempe Bekasi Kecilkan Ukuran Produk

Kedelai dan Plastik Naik, Perajin Tempe Bekasi Kecilkan Ukuran Produk

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi tempe dengan ukuran lebih kecil akibat kenaikan harga bahan baku.

Ilustrasi tempe dengan ukuran lebih kecil akibat kenaikan harga bahan baku.

INFO CIKARANG — Kenaikan harga kedelai impor berdampak langsung pada produksi tempe di wilayah Kabupaten Bekasi. Para perajin pun terpaksa mencari cara agar tetap bertahan di tengah lonjakan biaya produksi.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperkecil ukuran tempe yang dijual ke pasaran.

Harga Kedelai Terus Merangkak Naik

Sukhep, perajin tempe asal Serang Baru, mengungkapkan bahwa harga kedelai kini telah mencapai Rp10.900 per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp10.000.

“Kalau biasanya 1 kuintal kedelai harganya Rp1 juta, sekarang sudah tembus Rp1 juta 90 ribu,” ujarnya.

Ia juga menyebut harga kedelai cenderung naik setiap kali pasokan baru datang.

“Setiap kali turun dari truk, harga bisa naik Rp10 ribu per kuintal. Besok juga bisa saja naik lagi,” tambahnya.

Harga Plastik Ikut Melonjak

Tak hanya kedelai, bahan pendukung seperti plastik pembungkus juga mengalami kenaikan signifikan.

Harga plastik yang sebelumnya Rp270 ribu per rol kini melonjak menjadi Rp380 ribu.

Kenaikan ini diduga dipengaruhi oleh ketergantungan bahan baku impor.

Ukuran Diperkecil, Harga Ditahan

Menghadapi kondisi tersebut, para perajin memilih untuk tidak langsung menaikkan harga jual.

Sebagai gantinya, ukuran tempe diperkecil agar tetap terjangkau bagi konsumen.

“Mungkin ukuran tempe diperkecil. Tapi kalau semua bahan naik, bisa saja nanti harga ikut naik,” jelas Sukhep.

Produksi Terancam Turun

Selain ukuran yang menyusut, kondisi ini juga berpotensi menurunkan jumlah produksi.

Perajin harus menyesuaikan volume produksi dengan kemampuan modal yang semakin terbatas.

Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pelaku usaha kecil, terutama yang bergantung pada bahan baku impor di tengah fluktuasi harga global.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bekasi mengimbau pemudik Ramadhan 2026 untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti banjir dan longsor di jalur mudik.

    Mudik Lebaran 2026, BPBD Kab Bekasi Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor di Jalur Perjalanan

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran 2026 agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana di sejumlah jalur perjalanan. Imbauan waspada cuaca saat mudik lebaran 2026 di Kabupaten Bekasi ini disampaikan agar para pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan matang serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju […]

  • Bekasi Normalisasi 3 Sungai, 2.500 Hektare Sawah Terdampak Positif!

    Bekasi Normalisasi 3 Sungai, 2.500 Hektare Sawah Terdampak Positif!

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama pemerintah kecamatan dan desa terus memperkuat langkah strategis dalam pengelolaan air, terutama untuk sektor pertanian dan pencegahan banjir. Salah satu upaya yang kini digencarkan adalah program normalisasi sungai di wilayah Kecamatan Cabangbungin. Tiga aliran sungai menjadi fokus utama kegiatan ini, yaitu Kali BTB, Kali Srengseng Hilir, dan Kali […]

  • Jasa Marga Catat Lonjakan Arus Mudik, Diskon Tol 20 Persen Diberlakukan

    Jasa Marga Catat Lonjakan Arus Mudik, Diskon Tol 20 Persen Diberlakukan

    • calendar_month Rab, 2 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Mudik Lebaran 2025 mencatat lonjakan arus lalu lintas yang signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melaporkan bahwa sebanyak 2.167.702 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek dalam periode H-10 hingga H2 Idulfitri 1446 H, tepatnya dari 21 Maret hingga 1 April 2025. Angka ini merupakan total kendaraan yang keluar dari empat Gerbang Tol utama di […]

  • Kebocoran pipa utama sebabkan gangguan air bersih di Tarumajaya.

    Kebocoran Pipa Terulang, Pasokan Air Bersih di Tarumajaya Terhenti Sementara

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gangguan distribusi air bersih kembali terjadi di wilayah pelayanan Cabang Tarumajaya, Perumda Tirta Bhagasasi, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Gangguan ini dipicu oleh kebocoran pipa utama berdiameter 400 milimeter yang berlokasi di sekitar Cluster Asera, kawasan Harapan Indah. Dalam keterangan resminya, manajemen Perumda Tirta Bhagasasi menyampaikan bahwa pekerjaan perbaikan mulai dilakukan sejak […]

  • Ilustrasi simbol jempol sebagai tanda persetujuan. Kata "OK" yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari ternyata memiliki sejarah panjang

    Banyak yang Baru Tahu! Kata ‘OK’ Ternyata Singkatan, Ini Kepanjangan dan Sejarahnya

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kata “OK” atau “oke” sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Istilah ini biasa digunakan untuk menyatakan persetujuan, memastikan sesuatu benar, atau sekadar memberikan respons singkat dalam komunikasi. Meski terdengar sederhana, ternyata tidak banyak orang yang mengetahui bahwa kata “OK” memiliki sejarah panjang dan berasal dari sebuah […]

  • Motor Ojek Pangkalan di Tambun Selatan Raib Digondol Pencuri, Korban Tak Bisa Cari Nafkah

    Motor Ojek Pangkalan di Tambun Selatan Raib Digondol Pencuri, Korban Tak Bisa Cari Nafkah

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kembali dilaporkan aksi pencurian motor atau curanmor yang terjadi di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kali ini, korbannya adalah seorang pengemudi ojek pangkalan yang sedang menunggu penumpang di Kampung Kobak. Korban bernama Suwanda, yang akrab disapa Bang Kutil, kehilangan sepeda motornya pada saat tengah berjaga di lokasi mangkal. Motor yang dicuri adalah […]

expand_less