Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Daftar Harta Kekayaan Ade Kuswara Kunang Versi LHKPN, Totalnya Rp79 Miliar

Daftar Harta Kekayaan Ade Kuswara Kunang Versi LHKPN, Totalnya Rp79 Miliar

  • account_circle T.T
  • calendar_month Jum, 19 Des 2025
  • comment 0 komentar
Harta kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang capai Rp79,1 miliar.

Harta kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang capai Rp79,1 miliar.

INFO CIKARANG — Nama Ade Kuswara Kunang kembali mengemuka di ruang publik.

Bukan semata karena statusnya sebagai bupati termuda Kabupaten Bekasi, melainkan lantaran laporan harta kekayaan yang tercatat mencapai Rp79,1 miliar.

Bagi publik, angka dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bukan sekadar administrasi rutin.

Ia kerap dibaca sebagai cermin relasi antara kekuasaan, integritas, dan kepercayaan.

Mayoritas Kekayaan Berupa Properti

Berdasarkan data LHKPN yang disampaikan ke KPK pada 11 Agustus 2025, total kekayaan Ade Kuswara Kunang tercatat sebesar Rp79.168.051.653.

Nilai ini terbilang besar untuk seorang kepala daerah yang baru dilantik pada Februari 2025.

Porsi terbesar kekayaan tersebut berada pada aset tanah dan bangunan, dengan nilai mencapai Rp76,25 miliar.

Artinya, hampir seluruh kekayaan Ade tersimpan dalam bentuk properti.

Dominasi aset properti ini memunculkan beragam tafsir di tengah masyarakat.

Di satu sisi, properti dianggap sebagai instrumen investasi jangka panjang yang stabil.

Namun di sisi lain, publik menuntut kejelasan dan transparansi atas asal-usul serta proses akumulasi aset tersebut.

Deretan Kendaraan Bernilai Fantastis

Selain properti, Ade juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp2,45 miliar.

Daftar kendaraan yang tercantum tak main-main, mulai dari Mitsubishi Pajero, Jeep Wrangler, hingga Ford Mustang.

Kas Minim, Properti Dominan

Hal lain yang turut menyita perhatian adalah jumlah kas dan setara kas yang relatif kecil.

Dalam laporan tersebut, Ade hanya mencantumkan kas sebesar Rp147,9 juta, ditambah harta bergerak lain senilai Rp43 juta.

Komposisi ini menunjukkan ketimpangan antara aset likuid dan aset tidak likuid, dengan properti sebagai tulang punggung utama kekayaan.

Bagi publik, struktur semacam ini kembali menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dan pengawasan yang berkelanjutan.

Satu hal yang kini tak terbantahkan, angka Rp79 miliar telah melekat kuat pada nama Ade Kuswara Kunang.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personel Polres Karawang saat menangani kecelakaan tunggal di Jembatan Belendung, Klari, Sabtu (17/1/2026).

    Kecelakaan Tunggal di Jembatan Belendung Karawang, Sopir Pick Up Meninggal Dunia

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Jajaran Polres Karawang melalui personel Samapta dan Unit Gakkum Satlantas menangani kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jembatan Belendung, Desa Belendung, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (17/1/2026). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di ruas Jalan Raya Kosambi–Telagasari. Kendaraan yang terlibat adalah satu unit Suzuki Pick Up bernomor polisi […]

  • Wisuda Angkatan ke-2 Pendidikan Kader Ulama MUI Kabupaten Bekasi: Langkah Maju Menuju Umat Berkualitas

    Wisuda Angkatan ke-2 Pendidikan Kader Ulama MUI Kabupaten Bekasi: Langkah Maju Menuju Umat Berkualitas

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi baru saja menggelar acara Wisuda Angkatan ke-2 sekaligus penutupan program bagi para mahasiswa dan mahasiswinya. Acara tersebut berlangsung pada Kamis (12/12/2024) di Hotel Holiday Inn, Cikarang, dan diikuti oleh 40 peserta yang telah menyelesaikan program ini dengan sukses. Ucapan Selamat dari Direktur […]

  • KP2MI Klarifikasi Isu Penjualan Organ Warga Bekasi, Korban Diduga TPPO di Kamboja

    KP2MI Klarifikasi Isu Penjualan Organ Warga Bekasi, Korban Diduga TPPO di Kamboja

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar meninggalnya Soleh Darmawan, warga Bekasi yang disebut-sebut menjadi korban perdagangan manusia di Kamboja, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Isu soal dugaan penjualan organ tubuh Soleh sempat ramai di media sosial, namun KP2MI menyatakan belum ada bukti kuat yang mendukung klaim tersebut. Abdul Kadir Karding selaku […]

  • Kepala Desa Ragemanunggal, Endi, saat menghadiri kegiatan rapat minggon di kantor Desa Ragemanunggal, Kabupaten Bekasi.

    Pemdes Ragemanunggal Dukung Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Desa Ragemanunggal, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa. Kepala Desa Ragemanunggal, Endi, menjelaskan bahwa pada tahun anggaran ini sebagian dana desa akan dialokasikan untuk mendukung operasional koperasi tersebut. Menurutnya, skema pengelolaan anggaran sudah diatur secara proporsional sesuai […]

  • Takut Disunat, Bocah 15 Tahun di Bekasi Minta Bantuan Damkar untuk Dibujuk

    Takut Disunat, Bocah 15 Tahun di Bekasi Minta Bantuan Damkar untuk Dibujuk

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan peran mereka yang tak hanya terbatas pada urusan api dan bencana. Kali ini, tim damkar justru diminta membantu membujuk seorang remaja berusia 15 tahun yang ketakutan menjalani sunat. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pekopen, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, pada Senin (5/1/2026). Orang tua […]

  • KUA Cibitung mencatat lonjakan pendaftaran pernikahan pada bulan Syawal 2026, menunjukkan tradisi menikah usai Lebaran masih diminati masyarakat.

    Nikah Usai Lebaran Makin Diminati, KUA Cibitung Catat Lonjakan di Bulan Syawal

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tren pernikahan pasca Hari Raya Idulfitri kembali terlihat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Cibitung. Sepanjang bulan Syawal 2026, jumlah pendaftaran calon pengantin mengalami peningkatan signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya. Fenomena ini mempertegas bahwa bulan Syawal masih dianggap sebagai momen ideal untuk melangsungkan pernikahan. Tradisi tersebut tetap bertahan di tengah perubahan gaya hidup masyarakat […]

expand_less