Warung Kelontong Terbakar di Cikarang Timur, Ibu Rumah Tangga Meninggal Dunia
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Rab, 31 Des 2025
- comment 0 komentar

Kebakaran hebat melanda rumah sekaligus warung kelontong di Cikarang Timur.
INFO CIKARANG – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah tinggal yang difungsikan sebagai warung kelontong di Kampung Citarik, Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/12/2025).
Insiden tersebut merenggut satu korban jiwa dan menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka bakar berat.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Komariah (50). Sementara dua korban lain, Narin (56) dan Hermansyah (34), harus dilarikan ke Rumah Sakit Sentra Medika Pasir Gombong, Cikarang Utara, untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka bakar serius.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Api dengan cepat membesar dari dalam warung yang menjual kebutuhan sehari-hari, termasuk bensin eceran. Berdasarkan keterangan saksi, salah satu korban sempat berupaya memindahkan tabung gas dan bensin dari lokasi kebakaran untuk mencegah ledakan yang lebih besar.
Namun, api terlanjur membesar dan membuat situasi semakin sulit dikendalikan. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan. Hermansyah, anak korban, bahkan nekat masuk ke dalam bangunan yang terbakar untuk menyelamatkan ibunya yang diketahui berlindung di kamar mandi.
Upaya penyelamatan tersebut tidak membuahkan hasil. Kobaran api yang semakin ganas memaksa Hermansyah keluar dari bangunan dengan kondisi luka bakar, sementara Komariah tidak sempat diselamatkan dan ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi.
Kapolsek Cikarang Timur AKP Sugiharto memimpin langsung pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) bersama personel Polsek Cikarang Timur, Unit Reskrim, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dibantu warga sekitar melakukan pemadaman. Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari colokan listrik yang menyambar bensin eceran yang tengah dipindahkan ke botol untuk diperjualbelikan.
Polisi telah mengamankan lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Metro Bekasi untuk melakukan olah TKP serta keperluan penyelidikan lanjutan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam menyimpan dan memperjualbelikan bahan mudah terbakar di lingkungan rumah tinggal guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
- Penulis: Tekad Triyanto



Saat ini belum ada komentar