Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Inflasi Kabupaten Bekasi Melonjak Jelang Akhir 2025, Daya Beli Warga Tertekan

Inflasi Kabupaten Bekasi Melonjak Jelang Akhir 2025, Daya Beli Warga Tertekan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Harga kebutuhan pokok melonjak, tekanan ekonomi menghantui warga Bekasi akhir 2025.

Harga kebutuhan pokok melonjak, tekanan ekonomi menghantui warga Bekasi akhir 2025.

INFO CIKARANG — Menjelang penutupan tahun 2025, tekanan ekonomi justru makin terasa di Kabupaten Bekasi.

Inflasi yang bergerak naik hingga 4,27 persen membuat harga kebutuhan pokok melambung, tepat di saat masyarakat bersiap menyambut Natal dan Tahun Baru 2026.

Kondisi ini menekan daya beli warga, sementara langkah stabilisasi yang dilakukan pemerintah daerah dinilai belum menyentuh akar persoalan.

Data Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bekasi menunjukkan, tingkat inflasi tersebut jauh melampaui batas normal 2,5 persen.

Bahkan, Bekasi kini tercatat sebagai salah satu daerah dengan inflasi tertinggi di Jawa Barat, melampaui sejumlah wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor dan Depok.

“Kalau dibandingkan kabupaten lain di Jawa Barat, termasuk wilayah Jabodetabek, kita (Kabupaten Bekasi) termasuk tinggi,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Disdag Kabupaten Bekasi, Helmi Yenti, dalam keterangannya dikutip Kamis (1/1/2026).

Yang lebih mengkhawatirkan, lonjakan inflasi kali ini tidak menunjukkan perbaikan dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru tahun lalu.

Pola kenaikan harga yang berulang setiap akhir tahun mengindikasikan belum adanya solusi struktural dalam pengendalian harga pangan.

Cabai, Ayam, dan Bawang Jadi Biang Kerok

Disdag mencatat, inflasi terutama didorong oleh kenaikan harga tiga komoditas utama seperti cabai rawit besar, daging ayam potong, dan bawang merah.

Harga cabai merah yang semula berada di kisaran Rp 40.000 per kilogram kini melonjak hingga Rp 80.000–85.000.

Daging ayam potong bertahan di angka Rp 40.000 per kilogram, sementara bawang merah dijual di rentang Rp 40.000–50.000 per kilogram.

Ironisnya, harga-harga tersebut diperkirakan belum mencapai puncaknya.

Peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih membayangi, faktor yang kerap menjadi alasan klasik terganggunya pasokan pangan.

“Kita berharap ini sudah puncaknya, tapi memang masih ada potensi naik,” kata Helmi.

Cuaca buruk menjadi pemicu utama terganggunya distribusi bahan pangan.

Kabupaten Bekasi selama ini bergantung pada pasokan dari daerah lain seperti Garut, Sukabumi, hingga Magelang.

Hujan berkepanjangan menyebabkan banyak komoditas rusak sebelum sampai ke pasar.

Akibatnya, pasokan menurun drastis hingga 40 persen. Di Pasar Induk Cibitung, misalnya, kebutuhan cabai yang normalnya mencapai 35–40 ton per hari per jenis, kini hanya sekitar 25 ton yang masuk.

Masalah tak berhenti di situ. Daerah alternatif pemasok seperti Sumatera Barat dan Aceh juga terdampak bencana banjir, sehingga tidak mampu menjadi penyangga pasokan.

“Biasanya kami kerja sama dengan Aceh, tapi sekarang Aceh banjir, Sumatera Barat juga,” ungkap Helmi.

Situasi ini menyingkap kerapuhan sistem ketahanan pangan daerah, yang masih sangat bergantung pada wilayah tertentu tanpa skema cadangan yang memadai.

Sebagai langkah cepat, pemerintah daerah menggelar operasi pasar bersubsidi.

Sebanyak 4.606 paket sembako disalurkan dengan harga tebus Rp 40.000, jauh di bawah nilai aslinya yang mencapai Rp 97.000.

“Harapannya selisih harga itu bisa digunakan masyarakat untuk membeli cabai, ayam, atau komoditas lain yang sedang mahal,” ujar Helmi.

Namun, kebijakan ini kembali menuai kritik. Operasi pasar dinilai hanya bersifat sementara dan terbatas, membantu sebagian kecil warga tanpa mampu menekan harga pasar secara menyeluruh.

Tanpa intervensi serius pada sisi produksi dan distribusi, operasi pasar hanya menjadi peredam gejolak jangka pendek.

Disdag Kabupaten Bekasi mengaku tengah menjajaki kerja sama dengan daerah lain untuk menambah pasokan.

Targetnya pun terbilang minimalis seperti harga tidak harus kembali normal, asalkan turun dari posisi saat ini.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas memberlakukan sistem one way tahap 2 presisi di Tol Jakarta–Cikampek untuk mengurai arus balik Lebaran.

    One Way Tahap 2 Presisi Resmi Dibuka, Arus Balik Lebaran Diarahkan ke Jabodetabek

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way tahap 2 presisi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Dudy Purwagandhi dari Command Center KM 29 ruas Tol Jakarta–Cikampek, Jumat (27/3/2026). Menurutnya, keputusan pemberlakuan sistem satu arah ini diambil setelah kondisi lalu lintas dinilai cukup […]

  • LBH AMPUH Indonesia merilis siaran pers pada Kamis (9/7/2026) yang mengkritisi kondisi penegakan hukum nasional serta menyampaikan enam rekomendasi kebijakan terkait dugaan penyelidikan terhadap Jampidsus Kejaksaan Agung.

    LBH AMPUH Indonesia Soroti Kredibilitas Kejaksaan Agung, Singgung Dugaan Penyelidikan Jampidsus hingga Pelibatan TNI dalam Pengamanan

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) AMPUH Indonesia merilis siaran pers pada Kamis (9/7/2026) yang berisi sorotan terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia. Dalam pernyataan tersebut, organisasi ini menyinggung dugaan penyelidikan terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, serta pelibatan personel TNI dalam pengamanan kediaman pribadi pejabat tersebut. Dalam […]

  • Curi 48 Ponsel di Mal Cikarang, Pengusaha Konter di Ciracas Ditangkap Polisi

    Curi 48 Ponsel di Mal Cikarang, Pengusaha Konter di Ciracas Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Aksi pencurian puluhan ponsel terjadi di sebuah mal kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 48 unit ponsel raib digondol pelaku dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, mengatakan pihaknya telah menangkap pelaku berinisial PS, seorang pengusaha konter ponsel di Ciracas, Jakarta Timur. “Kami berhasil […]

  • Dirut Perumda Tirta Bhagasasi dilaporkan ke Kejari Bekasi.

    Dana Proyek Air Bersih Rp2,3 Miliar Mandek, Dirut Tirta Bhagasasi Dipolisikan

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi berinisial RL dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi atas dugaan penggelapan dan tindak pidana korupsi terkait proyek pemasangan instalasi jaringan pipa air bersih menuju Perumahan Ningrat, Cikarang Selatan. Laporan tersebut disampaikan oleh Ketua Barisan Rakyat (Barak), Ahmad Syahbana, yang menilai terdapat kejanggalan dalam realisasi proyek pelayanan air […]

  • SK Bupati Terbit! Status Tanggap Darurat Ditetapkan Kabupaten Bekasi

    SK Bupati Terbit! Status Tanggap Darurat Ditetapkan Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bencana alam yang terus melanda Kabupaten Bekasi akhirnya membuat pemerintah daerah mengambil langkah tegas. Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, secara resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana untuk berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, longsor, curah hujan ekstrem, abrasi, angin kencang, hingga puting beliung. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bekasi […]

  • Study Tour Bikin Orang Tua Ngutang? Gubernur Jabar Beberkan Alasan Pelarangan

    Study Tour Bikin Orang Tua Ngutang? Gubernur Jabar Beberkan Alasan Pelarangan

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menegaskan terkait larangan study tour untuk SMA/SMK di wilayahnya. Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram resminya, Dedi menyatakan bahwa study tour, kunjungan ilmiah, hingga kunjungan industri dilarang jika membebani keuangan orang tua siswa. “Saya tegaskan kembali ya yang kami larang itu adalah kegiatan-kegiatan study tour, […]

expand_less