Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kuasa Hukum Ade Kuswara Pertanyakan Bukti Ijon Proyek, Sebut Peran Kadis SDABMBK Lebih Dominan

Kuasa Hukum Ade Kuswara Pertanyakan Bukti Ijon Proyek, Sebut Peran Kadis SDABMBK Lebih Dominan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Hendri Lincoln, memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan ijon proyek di Pengadilan Tipikor Bandung.

Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Hendri Lincoln, memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan ijon proyek di Pengadilan Tipikor Bandung.

INFO CIKARANG – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dan ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung.

Dalam persidangan tersebut, tim kuasa hukum Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang menilai fakta yang terungkap justru memperkuat posisi klien mereka.

Kuasa hukum Ade Kuswara, I Wayan Suka Wirawan, menyatakan hingga saat ini belum terdapat alat bukti yang menunjukkan adanya instruksi langsung dari Ade terkait pengaturan proyek di Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, sejumlah kesaksian yang disampaikan dalam persidangan lebih mengarah pada dugaan keterlibatan pejabat teknis dibanding kepala daerah.

“Fakta yang muncul di persidangan belum menunjukkan adanya perintah langsung dari Pak Ade Kuswara terkait pengaturan proyek. Justru yang terungkap adalah peran pihak-pihak di level teknis,” ujar Wayan usai sidang.

Ia menilai setiap tuduhan yang mengaitkan kepala daerah dengan proses pengondisian proyek harus didukung alat bukti yang sah dan dapat diverifikasi secara hukum.

Wayan juga menyoroti kesaksian yang menyebut adanya pertemuan tertentu antara Ade Kuswara dan sejumlah pihak.

Menurutnya, saksi yang disebut mengetahui percakapan tersebut tidak berada di lokasi yang memungkinkan untuk mendengar isi pembicaraan secara langsung.

Selain itu, pihaknya mempertanyakan keberadaan dokumen atau daftar proyek yang selama ini disebut sebagai bukti pengaturan pekerjaan.

Menurut Wayan, dokumen asli yang dimaksud belum pernah ditampilkan di hadapan majelis hakim selama persidangan berlangsung.

“Dalam hukum acara pidana, dokumen asli memiliki peran penting untuk membuktikan suatu tuduhan. Jika dokumen itu tidak pernah diperlihatkan, tentu validitasnya perlu dipertanyakan,” katanya.

Kuasa hukum juga menegaskan bahwa kewenangan menentukan pemenang tender tidak berada di tangan bupati maupun pihak lain di luar mekanisme pengadaan barang dan jasa yang telah diatur.

Karena itu, mereka menilai asumsi mengenai adanya pengaruh tertentu dalam penentuan proyek harus dibuktikan secara konkret dan tidak cukup hanya berdasarkan dugaan atau persepsi.

Sementara itu, pengacara lainnya, Andriansyah, menyoroti keterangan saksi mengenai sebuah rumah yang disebut digunakan sebagai tempat pertemuan sejumlah pihak terkait pembahasan proyek di lingkungan SDABMBK.

Menurutnya, keberadaan lokasi tersebut telah dikonfirmasi oleh salah satu saksi yang hadir dalam persidangan. Fakta itu, kata dia, membuka kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki peran penting dalam proses pengondisian proyek.

“Informasi mengenai rumah tersebut perlu didalami lebih lanjut karena dapat membantu mengungkap siapa saja yang sebenarnya berperan dalam pengaturan proyek,” ujarnya.

Andriansyah bahkan menyebut pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum agar pihak-pihak yang namanya muncul dalam persidangan turut diperiksa apabila ditemukan bukti yang memadai.

Selain itu, tim kuasa hukum juga mempertanyakan munculnya pembahasan terkait APBD Perubahan Tahun 2025 dalam persidangan. Menurut mereka, materi tersebut tidak termasuk dalam ruang lingkup dakwaan yang sedang diperiksa majelis hakim.

Menanggapi berbagai pandangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum KPK Ade Azharie belum memberikan komentar lebih jauh. Ia menyatakan pihaknya masih akan mengikuti perkembangan persidangan dan mendalami fakta-fakta yang muncul selama proses pembuktian berlangsung.

“Kita lihat dulu bagaimana perkembangan fakta di persidangan,” singkatnya.

Sidang kasus dugaan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dijadwalkan kembali berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya guna mengungkap dugaan pengaturan proyek yang menjadi fokus perkara tersebut.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paripurna DPRD, Ade Kuswara dan Asep Surya Atmaja Siap Pimpin Bekasi 2025-2030

    Paripurna DPRD, Ade Kuswara dan Asep Surya Atmaja Siap Pimpin Bekasi 2025-2030

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja telah secara resmi ditetapkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih untuk periode 2025-2030. Pengumuman tersebut berlangsung dalam sidang paripurna di Graha Paripurna DPRD Bekasi, Senin (13/1/2025). Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, turut menghadiri acara tersebut bersama […]

  • Kualitas Udara Makin Buruk, Cikarang Jadi Wilayah Paling Berpolusi ke-3 di Indonesia

    Kualitas Udara Makin Buruk, Cikarang Jadi Wilayah Paling Berpolusi ke-3 di Indonesia

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Cikarang, Kabupaten Bekasi, mencatat rekor kurang menyenangkan di tahun 2024. Menurut laporan 2024 World Air Quality Report dari IQAir, Cikarang menempati posisi ketiga sebagai wilayah dengan polusi udara tertinggi di Indonesia sepanjang tahun 2024. Dalam laporan tersebut, tingkat polutan PM2,5 di Cikarang mencapai 52,8 mikrogram per meter kubik. Angka ini jauh melampaui […]

  • Viral Arisan Tipu-Tipu di Bekasi: Pelaku Sempat Titip Anak Sebelum Menghilang

    Viral Arisan Tipu-Tipu di Bekasi: Pelaku Sempat Titip Anak Sebelum Menghilang

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus penipuan berkedok arisan kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, sebuah arisan bernama “Arisan Vega” diduga telah menjerat lebih dari 300 peserta, termasuk Sakinah Aulia Rahmah (25), warga Cikarang, yang mengaku telah bergabung selama hampir empat tahun. Menurut keterangan Sakinah, arisan tersebut telah berlangsung selama sekitar enam tahun dan menerapkan sistem pembayaran […]

  • Status siaga satu banjir ditetapkan di Kampung Begedor, Muara Gembong, setelah debit air terus meningkat.

    Kampung Begedor Muara Gembong Siaga Satu Banjir Akibat Luapan Kali Ciherang

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Muara Gembong sejak dini hari menyebabkan debit air Kali Ciherang terus mengalami peningkatan. Akibatnya, Kampung Begedor, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, kini ditetapkan dalam status siaga satu banjir, Senin (12/1/2026). Luapan air dari Kali Ciherang mulai merendam sejumlah rumah warga yang berada […]

  • Tangkapan layar video yang memperlihatkan seorang remaja terjatuh dari sepeda motor saat diduga terjadi aksi tawuran antarpelajar di Kampung Mareleng.

    Video Tawuran Diduga Libatkan Pelajar SMP di Kampung Mareleng Viral, Seorang Remaja Tersungkur Usai Motor yang Dikendarainya Terpeleset

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi tawuran antarpelajar di Kampung Mareleng, Kamis (23/7/2026), menjadi perbincangan di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan situasi yang sempat menegangkan dan mengundang perhatian warga sekitar. Berdasarkan video yang beredar, sejumlah remaja diduga terlibat dalam aksi saling kejar di jalan. Dalam situasi tersebut, seorang remaja yang mengendarai sepeda […]

  • Terobos Genangan di Depan RSUD Kabupaten Bekasi, Sejumlah Motor Mogok di Tengah Jalan

    Terobos Genangan di Depan RSUD Kabupaten Bekasi, Sejumlah Motor Mogok di Tengah Jalan

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi nekat sejumlah pengendara sepeda motor yang memaksakan diri melintasi genangan banjir berujung masalah. Beberapa motor dilaporkan mogok saat menerobos banjir di Jalan Teuku Umar, tepat di depan RSUD Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cibitung Kamis, (22/1/2026). Genangan air di lokasi tersebut mencapai 20 hingga 50 sentimeter, cukup untuk membuat mesin kendaraan roda dua […]

expand_less