Breaking News
light_mode

Ahli Waris Protes Nilai Ganti Rugi Lahan Tol Japek 2 Selatan di Setu Bekasi

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) 2 Selatan Seksi 2A yang melintasi wilayah Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) 2 Selatan Seksi 2A yang melintasi wilayah Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG – Proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) 2 Selatan kembali menuai keberatan dari warga.

Kali ini, ahli waris Jumanah BT Sarip menyampaikan penolakan terhadap nilai ganti rugi yang ditawarkan pemerintah.

Melalui perwakilannya, Wandy Umar Mulyana, pihak keluarga menyatakan bahwa nilai kompensasi untuk lahan mereka di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi dinilai belum memenuhi rasa keadilan.

Lahan seluas sekitar 604 meter persegi milik keluarga tersebut termasuk dalam area yang terdampak pembangunan proyek jalan tol.

“Nilai kompensasi menurut kami tidak sebanding. Kami ingin ada keadilan dari segi harga. Tidak sebanding dengan harga tanah, bangunan serta dampak sosial yang kami rasakan,” kata Wandy, dalam keterangannya dikutip Minggu (6/3/2026).

Wandy menegaskan bahwa keluarga tidak menolak pembangunan proyek strategis nasional tersebut. Namun, mereka berharap nilai ganti rugi yang diberikan bisa menyesuaikan dengan harga pasar di wilayah tersebut.

Ia juga menyebut seluruh dokumen kepemilikan lahan yang dimiliki pihak keluarga telah lengkap secara administrasi.

“Semua legalitas kami lengkap dan kami punya hak untuk menolak kalau memang harga yang ditawarkan tidak sesuai,” ujarnya.

Menurutnya, nilai yang ditawarkan kepada keluarga jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga ganti rugi yang diterima pemilik lahan lain di sekitar lokasi proyek.

“Kami ingin sama seperti yang lain, yang lain itu sekitar 1 juta, nah kita hanya di bawah 400 ribu,” tuturnya.

Selain soal nilai ganti rugi, pihak keluarga juga mengaku terkejut dengan munculnya permohonan eksekusi yang diajukan ke Pengadilan Negeri Cikarang, padahal proses negosiasi disebut belum pernah dilakukan secara serius.

“Jangankan sepakat soal besaran ganti rugi, tawar-menawar saja belum terjadi. Lah, ini tiba-tiba ada surat permohonan eksekusi,” ungkapnya.

Karena itu, Wandy berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah antara warga dengan pihak terkait.

“Bukan ujug-ujug main keluarkan surat eksekusi, seharusnya dengarkan dulu aspirasi kami,” ucap dia.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.

    Cuaca Ekstrem Terjang Kabupaten Bekasi, Warga Diimbau Waspada Banjir dan Pohon Tumbang

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang berpotensi memicu genangan, banjir, hingga pohon tumbang di berbagai kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung sejak dini hari. […]

  • Tukang tambal ban diduga tertipu rekrutmen Polri hingga Rp1,1 miliar.

    Tukang Tambal Ban di Bekasi Diduga Jadi Korban Penipuan Masuk Polri, Rugi Rp1,1 Miliar

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harapan seorang ayah sederhana di Kota Bekasi untuk melihat anaknya mengenakan seragam Polri justru berujung pahit. Josman Sinaga (55), tukang tambal ban di kawasan Rawa Panjang, diduga menjadi korban penipuan rekrutmen Polri setelah menyerahkan uang hingga Rp1,1 miliar kepada seorang perempuan yang mengaku advokat. Josman mengungkapkan, uang tersebut diberikan karena terlapor menjanjikan […]

  • Pipa Bocor di Kalimalang, Jalan Tergenang dan Warga Bekasi Krisis Air

    Pipa Bocor di Kalimalang, Jalan Tergenang dan Warga Bekasi Krisis Air

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bekasi kembali dilanda masalah air bersih! Kebocoran pipa JDU diameter 300mm di Jl. KH. Noer Ali, Kalimalang menyebabkan genangan air di jalan dan mengakibatkan aliran air ke Bekasi Selatan dan Bekasi Barat terganggu. Beberapa wilayah terdampak mengalami aliran air kecil hingga mati total, membuat warga kesulitan untuk beraktivitas. Informasi ini pertama kali […]

  • Perempuan di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan Usai Pulang dari Pasar

    Perempuan di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan Usai Pulang dari Pasar

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Seorang perempuan berinisial A melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya di wilayah Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/8/2025) dan melibatkan dua terduga pelaku yang juga perempuan, berinisial A dan T. Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat korban pulang dari pasar dan […]

  • Banjir di Kabupaten Bekasi Mulai Surut, BPBD Fokus Tangani Dua Kecamatan”

    Banjir di Kabupaten Bekasi Mulai Surut, BPBD Fokus Tangani Dua Kecamatan”

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Musibah banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu menjadi peristiwa yang patut diperhatikan, meski sudah surut tapi masih ada dua dari 14 kecamatan yang terendam. Meski begitu, dua kecamatan masih tergenang air, yakni Babelan dan Tarumajaya, dengan tiga desa yang terdampak. Terkait banjir ini, berbagai upaya penanganan pun dilakukan oleh […]

  • Jelang Pilkada 2024, TPS Rawan di Bekasi Jadi Sorotan Utama

    Jelang Pilkada 2024, TPS Rawan di Bekasi Jadi Sorotan Utama

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    CIKARANG– Bawaslu Kabupaten Bekasi telah merilis daftar Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dinilai memiliki potensi kerawanan pada Pilkada serentak 2024. Berdasarkan pemetaan, terdapat 22 indikator kerawanan TPS yang tersebar di 23 kecamatan dan 187 desa di wilayah ini. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bekasi, Khoirudin, menyebutkan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dengan KPU Kabupaten […]

expand_less