Antrean Membludak, BPJS Ketenagakerjaan Cikarang Terapkan Sistem Online Terjadwal
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Suasana antrean di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cikarang yang kini menerapkan sistem antrean online terjadwal untuk mengurai kepadatan layanan.
INFO CIKARANG — Lonjakan antrean klaim di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cikarang mendorong lahirnya sistem layanan baru yang lebih tertata.
Sejak 1 April 2026, kantor cabang yang berlokasi di kawasan Jababeka ini mulai menerapkan antrean online terjadwal berbasis jam melalui layanan Lapak Asik.
Kepala Kantor Cabang Cikarang, Muhyiddin Dj, mengatakan inovasi ini merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya yang hanya berbasis hari.
“Kalau dulu peserta hanya pilih hari, sekarang sudah bisa pilih jam. Misalnya Senin pukul 10.00–11.00. Jadi lebih tertata,” ujarnya.
Bisa Capai 280 Antrean per Hari
Tingginya jumlah pengunjung jadi alasan utama perubahan sistem ini.
Dalam satu hari, antrean klaim bahkan bisa tembus hingga 280 peserta. Kondisi ini kerap memicu penumpukan di ruang pelayanan.
Dengan sistem baru, peserta yang mendaftar lewat Lapak Asik akan mendapatkan barcode sebagai tiket antrean yang dipindai saat datang ke lokasi.
Masih Banyak yang Datang Tanpa Daftar
Meski sudah diterapkan, kondisi di lapangan belum sepenuhnya ideal.
Masih banyak peserta yang datang langsung ke kantor tanpa mendaftar lebih dulu secara online. Akibatnya, antrean tetap terlihat padat di jam-jam tertentu.
“Sekarang masih ramai karena banyak yang datang dulu baru daftar. Ke depan kami harap sudah daftar dari rumah,” jelas Muhyiddin.
Sosialisasi ke Perusahaan Diperkuat
Untuk mengatasi hal ini, pihak BPJS mulai menggencarkan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bekasi.
Tujuannya agar pekerja yang ingin mencairkan JHT sudah memahami alur antrean sebelum datang ke kantor.
Langkah ini dinilai penting, mengingat sebagian besar pengajuan klaim berasal dari pekerja nonaktif yang belum familiar dengan sistem digital.
Sistem Masih Tahap Awal
Dari sisi efektivitas, sistem ini masih dalam tahap awal sehingga belum bisa dinilai secara menyeluruh.
Beberapa kendala teknis seperti server sempat terjadi karena tingginya akses pengguna, namun terus diperbaiki oleh tim pusat.
Meski begitu, pihak BPJS optimistis mulai Mei 2026 antrean akan jauh lebih tertata.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar