Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Petani di Cikarang Timur Tutup Lampu Jalan Pakai Lumpur dan Cat, Padi Disebut Jadi Bantet

Petani di Cikarang Timur Tutup Lampu Jalan Pakai Lumpur dan Cat, Padi Disebut Jadi Bantet

  • account_circle Admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di area persawahan Kampung Gandaria, Desa Cipayung, Cikarang Timur, ditutup menggunakan lumpur dan cat semprot oleh petani yang menganggap cahaya lampu mengganggu pertumbuhan padi.

Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di area persawahan Kampung Gandaria, Desa Cipayung, Cikarang Timur, ditutup menggunakan lumpur dan cat semprot oleh petani yang menganggap cahaya lampu mengganggu pertumbuhan padi.

INFO CIKARANG – Keberadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang sejatinya bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan justru memicu keluhan dari sejumlah petani di Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Di Kampung Gandaria, Desa Cipayung, beberapa lampu PJU ditemukan sengaja ditutupi menggunakan lumpur hingga cat semprot.

Tindakan tersebut dilakukan karena para petani meyakini cahaya lampu dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi di area persawahan.

Salah seorang petani setempat, Amin (55), mengaku hasil panen pada lahan yang terkena sorotan lampu jalan mengalami penurunan.

Menurutnya, tanaman padi yang terus-menerus terkena cahaya pada malam hari tumbuh tidak normal dan menghasilkan bulir yang kosong.

“Kalau sawah yang kena sinar lampu, padinya sering tidak berisi. Tumbuhnya jadi bantet dan akhirnya tidak bisa dipanen dengan maksimal,” ujar Raya.

Ia menjelaskan, dampak tersebut biasanya terlihat pada area sawah yang berada tepat di bawah atau di sekitar lampu penerangan jalan.

Dalam kondisi tertentu, kerugian yang dialami petani cukup terasa karena sebagian tanaman gagal menghasilkan gabah yang layak panen.

Selain memengaruhi pertumbuhan padi, keberadaan lampu jalan juga dinilai mengundang banyak laron pada malam hari.

Serangga tersebut dianggap menjadi salah satu faktor yang mengganggu tanaman.

Meski demikian, Raya menyebut tidak semua varietas padi mengalami dampak serupa.

Menurutnya, jenis padi tertentu yang biasa digunakan sebagai bahan baku industri lebih rentan dibandingkan varietas padi konsumsi.

“Kalau padi konsumsi seperti IR masih cukup kuat. Tapi beberapa jenis padi lainnya lebih mudah terdampak,” katanya.

Kondisi tersebut menimbulkan dilema. Di satu sisi, penerangan jalan dibutuhkan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keamanan lingkungan pada malam hari.

Namun di sisi lain, petani khawatir keberadaan lampu justru mengurangi produktivitas lahan pertanian mereka.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, membenarkan adanya laporan terkait penutupan lampu PJU oleh warga sekitar area persawahan.

Menurutnya, tindakan tersebut bukan disebabkan oleh aksi pencurian maupun vandalisme, melainkan karena adanya kesalahpahaman mengenai dampak cahaya lampu terhadap tanaman padi.

“Memang ada beberapa lampu yang sengaja dirusak atau ditutup. Dari informasi petugas di lapangan, hal itu dilakukan karena kekhawatiran petani terhadap hasil panen mereka,” ujar Agus.

Saat ini, Dishub Kabupaten Bekasi belum melakukan perbaikan terhadap sejumlah lampu yang ditutup tersebut.

Langkah itu diambil untuk menghindari kemungkinan terjadinya pengrusakan kembali sebelum ditemukan solusi yang tepat.

Pemerintah daerah berencana berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi guna mencari jalan keluar atas persoalan tersebut.

Salah satu opsi yang akan dilakukan adalah memberikan edukasi dan penyuluhan kepada petani terkait pengaruh cahaya terhadap tanaman padi berdasarkan kajian pertanian.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar ada solusi terbaik. Harapannya kebutuhan penerangan jalan tetap terpenuhi tanpa merugikan petani,” kata Agus.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PA Cikarang catat peningkatan permohonan dispensasi kawin anak di bawah umur.

    Puluhan Anak di Bawah Umur di Bekasi Ajukan Dispensasi Kawin, Terpaksa Nikah Akibat Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Cikarang mencatat peningkatan permohonan dispensasi kawin bagi anak di bawah umur. Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), tercatat sebanyak 39 permohonan diajukan oleh pasangan berusia di bawah 19 tahun. Jumlah ini naik dibandingkan 2024 yang hanya mencapai 31 permohonan. Humas PA Cikarang, Tirmizi, menjelaskan bahwa […]

  • KPK mengembangkan penyidikan dengan mengurai jaringan kekuasaan di sekitar Ade Kuswara Kunang.

    KPK Bidik Lingkaran Terdekat Ade Kuswara Kunang, 2 Stafsus Bersiap Dipanggil dalam Kasus Dugaan Suap Ijon Proyek

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penyidikan perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi memasuki fase baru. Setelah menjerat aktor utama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mulai mengurai jejaring kekuasaan di sekitar Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Langkah terbaru, KPK bersiap memanggil dua staf khusus bupati yang diduga mengetahui, terlibat, atau setidaknya menjadi bagian dari […]

  • Dikecam Usai Tolak Tangani Anak Luka Tusuk, Pihak Puskesmas Cikarang Utara Minta Maaf

    Dikecam Usai Tolak Tangani Anak Luka Tusuk, Pihak Puskesmas Cikarang Utara Minta Maaf

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Viral di media sosial, seorang warga Cikarang Utara membagikan pengalaman tidak menyenangkan saat membawa anaknya ke Puskesmas dalam kondisi darurat. Sang anak mengalami luka akibat tertusuk paku, namun saat sampai di lokasi, pelayanan justru ditolak dengan alasan jam operasional sudah selesai. Warga yang tinggal di Kampung Buniasih, Desa Karangbaru, Kecamatan Cikarang Utara, […]

  • Pemkab Bekasi menetapkan Tim Liaison Officer (LO) Siaga Darurat Banjir 2026 melalui surat perintah yang ditandatangani Plt Bupati Bekasi.

    Plt Bupati Bekasi Terbitkan Surat Perintah Siaga Darurat Banjir 2026, Tetapkan Tim Liaison Officer di 16 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi menetapkan Tim Liaison Officer (LO) Rencana Aksi Siaga Darurat Bencana Banjir Tahun 2026 melalui Surat Perintah Nomor 300.2.1/598/BPBD/2026 yang ditandatangani Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja. Surat perintah tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Bekasi Nomor 300.2/SE-10/BPBD/2026 tanggal 21 Januari 2026 tentang himbauan bantuan logistik […]

  • ​Warga Perumahan Cikarang Griya Pratama mendesak polisi menindak tegas aksi balap liar yang meresahkan di lingkungan Desa Sukatani.

    Balap Liar Resahkan Warga Cikarang Griya Pratama, Pedagang Jadi Korban Tabrakan

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Perumahan Cikarang Griya Pratama, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, mendesak aparat kepolisian segera menghentikan aksi balap liar yang kerap terjadi di lingkungan mereka. Aktivitas berbahaya tersebut tidak hanya meresahkan, tetapi juga telah menimbulkan korban. Aksi balap liar itu dilaporkan berlangsung hampir setiap hari, terutama pada sore hingga malam hari. Sejumlah […]

  • Nama Resbob mencuat usai aktivitas media sosial berujung proses hukum.

    Profil Streamer YouTube Resbob, Dibekuk Polda Jabar Usai Ujaran Hina Suku Sunda

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Nama Resbob mendadak mencuat di ruang publik setelah aktivitasnya di media sosial berujung pada proses hukum. YouTuber tersebut kini harus berhadapan dengan aparat penegak hukum usai diduga melontarkan ujaran kebencian bernuansa suku dan ras dalam sebuah siaran langsung. Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat mengamankan Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan, yang […]

expand_less