Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Petani di Cikarang Timur Tutup Lampu Jalan Pakai Lumpur dan Cat, Padi Disebut Jadi Bantet

Petani di Cikarang Timur Tutup Lampu Jalan Pakai Lumpur dan Cat, Padi Disebut Jadi Bantet

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di area persawahan Kampung Gandaria, Desa Cipayung, Cikarang Timur, ditutup menggunakan lumpur dan cat semprot oleh petani yang menganggap cahaya lampu mengganggu pertumbuhan padi.

Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di area persawahan Kampung Gandaria, Desa Cipayung, Cikarang Timur, ditutup menggunakan lumpur dan cat semprot oleh petani yang menganggap cahaya lampu mengganggu pertumbuhan padi.

INFO CIKARANG – Keberadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang sejatinya bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan justru memicu keluhan dari sejumlah petani di Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Di Kampung Gandaria, Desa Cipayung, beberapa lampu PJU ditemukan sengaja ditutupi menggunakan lumpur hingga cat semprot.

Tindakan tersebut dilakukan karena para petani meyakini cahaya lampu dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi di area persawahan.

Salah seorang petani setempat, Amin (55), mengaku hasil panen pada lahan yang terkena sorotan lampu jalan mengalami penurunan.

Menurutnya, tanaman padi yang terus-menerus terkena cahaya pada malam hari tumbuh tidak normal dan menghasilkan bulir yang kosong.

“Kalau sawah yang kena sinar lampu, padinya sering tidak berisi. Tumbuhnya jadi bantet dan akhirnya tidak bisa dipanen dengan maksimal,” ujar Raya.

Ia menjelaskan, dampak tersebut biasanya terlihat pada area sawah yang berada tepat di bawah atau di sekitar lampu penerangan jalan.

Dalam kondisi tertentu, kerugian yang dialami petani cukup terasa karena sebagian tanaman gagal menghasilkan gabah yang layak panen.

Selain memengaruhi pertumbuhan padi, keberadaan lampu jalan juga dinilai mengundang banyak laron pada malam hari.

Serangga tersebut dianggap menjadi salah satu faktor yang mengganggu tanaman.

Meski demikian, Raya menyebut tidak semua varietas padi mengalami dampak serupa.

Menurutnya, jenis padi tertentu yang biasa digunakan sebagai bahan baku industri lebih rentan dibandingkan varietas padi konsumsi.

“Kalau padi konsumsi seperti IR masih cukup kuat. Tapi beberapa jenis padi lainnya lebih mudah terdampak,” katanya.

Kondisi tersebut menimbulkan dilema. Di satu sisi, penerangan jalan dibutuhkan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keamanan lingkungan pada malam hari.

Namun di sisi lain, petani khawatir keberadaan lampu justru mengurangi produktivitas lahan pertanian mereka.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, membenarkan adanya laporan terkait penutupan lampu PJU oleh warga sekitar area persawahan.

Menurutnya, tindakan tersebut bukan disebabkan oleh aksi pencurian maupun vandalisme, melainkan karena adanya kesalahpahaman mengenai dampak cahaya lampu terhadap tanaman padi.

“Memang ada beberapa lampu yang sengaja dirusak atau ditutup. Dari informasi petugas di lapangan, hal itu dilakukan karena kekhawatiran petani terhadap hasil panen mereka,” ujar Agus.

Saat ini, Dishub Kabupaten Bekasi belum melakukan perbaikan terhadap sejumlah lampu yang ditutup tersebut.

Langkah itu diambil untuk menghindari kemungkinan terjadinya pengrusakan kembali sebelum ditemukan solusi yang tepat.

Pemerintah daerah berencana berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi guna mencari jalan keluar atas persoalan tersebut.

Salah satu opsi yang akan dilakukan adalah memberikan edukasi dan penyuluhan kepada petani terkait pengaruh cahaya terhadap tanaman padi berdasarkan kajian pertanian.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar ada solusi terbaik. Harapannya kebutuhan penerangan jalan tetap terpenuhi tanpa merugikan petani,” kata Agus.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balapan Liar di Depan AEON Cikarang Bikin Resah, Warga Minta Polisi Bertindak!

    Balapan Liar di Depan AEON Cikarang Bikin Resah, Warga Minta Polisi Bertindak!

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Balapan liar kembali terjadi di kawasan Cikarang Pusat, tepatnya di depan Mall AEON Deltamas. Aksi ugal-ugalan ini bukan hanya mengganggu ketenangan warga sekitar, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Seorang warga yang tinggal di dekat lokasi mengungkapkan keresahannya setelah melihat aksi para pembalap liar yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari. […]

  • Wanita di Cikarang Utara Tewas Tersengat Listrik di Kamar Mandi, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

    Wanita di Cikarang Utara Tewas Tersengat Listrik di Kamar Mandi, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang wanita berinisial ED (45) ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik di kamar mandi rumahnya yang berlokasi di Kampung Harapan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kejadian nahas ini pertama kali diketahui pada Senin (24/2/2025), ketika seorang saksi berinisial AY berkunjung ke rumah korban dan menemukan ED dalam kondisi tidak bernyawa. Menurut Kabid […]

  • Jembatan Kemang Pratama Putus, AHY Pastikan TNI AD Bangun Jembatan Darurat

    Jembatan Kemang Pratama Putus, AHY Pastikan TNI AD Bangun Jembatan Darurat

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Jembatan Kemang Pratama, Bekasi, mengalami kerusakan parah setelah banjir besar beberapa hari lalu. Untuk memastikan langkah penanganan yang tepat, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Pratikno, turun langsung ke lokasi pada Kamis (6/3/2025). Melihat kondisi jembatan yang hancur total akibat derasnya […]

  • Fakta Unik Plat Nomor Bekasi: Dari ‘T’ ke ‘B’, kok Bisa Berubah?

    Fakta Unik Plat Nomor Bekasi: Dari ‘T’ ke ‘B’, kok Bisa Berubah?

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa plat nomor kendaraan di Kabupaten Bekasi menggunakan huruf “B”, padahal wilayah ini masuk dalam Provinsi Jawa Barat? Nah, ternyata plat nomor kendaraan di Bekasi dulu tidak selalu “B”, melainkan pernah menggunakan huruf “T”, lho! Menurut Endra Kusnawan, penulis buku Sejarah Bekasi Sejak Peradaban Buni Hingga Wayah Gini, perubahan […]

  • Banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meninggalkan duka yang mendalam bagi warga terdampak.

    Data Terbaru Banjir dan Longsor di Sumatra: 969 Meninggal, 5.000 Luka-Luka

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menimbulkan duka mendalam. Hingga Rabu pagi (10/12/2025), jumlah korban meninggal tercatat 969 jiwa, sementara korban luka mencapai 5.000 orang, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 09.11 WIB. Selain itu, 262 orang masih dilaporkan hilang. Bencana ini […]

  • Kader Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bekasi diminta terapkan “politik jalan kaki”. Syaiful Huda menegaskan pentingnya turun langsung ke masyarakat demi membangun kepercayaan publik.

    Kader Partai Kebangkitan Bangsa Diminta Terapkan ‘Politik Jalan Kaki’ di Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Bekasi diminta untuk tidak hanya aktif secara formal, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui konsep “politik jalan kaki”. Pesan tersebut disampaikan Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu. Menurutnya, “politik jalan […]

expand_less