Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Sejak Kapan Tidak Boleh Potong Kuku Kurban 2026? Begini Penjelasan Lengkapnya

Sejak Kapan Tidak Boleh Potong Kuku Kurban 2026? Begini Penjelasan Lengkapnya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
  • comment 0 komentar
Umat Muslim yang hendak berkurban dianjurkan tidak memotong kuku dan rambut sejak 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban selesai disembelih.

Umat Muslim yang hendak berkurban dianjurkan tidak memotong kuku dan rambut sejak 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban selesai disembelih.

INFO CIKARANG – Menjelang Idul Adha 2026, banyak umat Muslim mulai mencari tahu berbagai sunnah yang dianjurkan bagi orang yang hendak berkurban.

Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah soal larangan memotong kuku dan rambut sebelum hewan kurban disembelih.

Tak sedikit yang masih bingung kapan aturan tersebut mulai berlaku, apakah hukumnya wajib, hingga bagaimana jika seseorang terlanjur memotong kuku sebelum hari penyembelihan.

Padahal, anjuran ini memiliki dasar hadis yang cukup kuat dan menjadi salah satu sunnah yang banyak dijaga umat Islam setiap memasuki bulan Dzulhijjah.

Bagi umat Muslim yang berniat melaksanakan ibadah kurban, dianjurkan untuk tidak memotong kuku maupun rambut sejak masuk tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban selesai disembelih.

Untuk Idul Adha 2026, awal Dzulhijjah 1447 Hijriah diperkirakan jatuh sekitar 18 atau 19 Mei 2026, tergantung hasil sidang isbat pemerintah.

Artinya, sejak malam pertama Dzulhijjah, orang yang berniat berkurban dianjurkan mulai menahan diri dari:

memotong kuku,

mencukur rambut,

mencabut bulu tubuh.

Anjuran ini berlaku sampai proses penyembelihan hewan kurban selesai dilakukan.

Dalil Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban

Anjuran tersebut berasal dari hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Muslim:

“Jika telah masuk sepuluh hari pertama Dzulhijjah dan salah seorang di antara kalian ingin berkurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya hingga selesai berkurban.”

Hadis ini menjadi dasar utama mengapa banyak umat Islam memilih tidak memotong kuku dan rambut menjelang Idul Adha.

Kenapa Orang Berkurban Dianjurkan Tidak Potong Kuku?

Para ulama menjelaskan bahwa sunnah ini berkaitan dengan bentuk penghambaan dan kesiapan spiritual dalam menyambut ibadah kurban.

Meski tidak sama dengan ihram haji, orang yang berkurban dianjurkan menjaga rambut dan kukunya sebagai simbol ketundukan kepada Allah SWT.

Selain itu, amalan ini juga dianggap sebagai latihan untuk:

menahan diri,

meningkatkan ketakwaan,

memperkuat kesadaran ibadah,

serta menghidupkan kembali semangat pengorbanan Nabi Ibrahim AS.

Apakah Hukumnya Haram?

Soal hukum memotong kuku sebelum kurban, para ulama memiliki perbedaan pendapat.

Sebagian ulama berpendapat hukumnya haram bagi shohibul kurban karena terdapat larangan langsung dalam hadis. Namun sebagian lainnya menilai hukumnya sunnah atau makruh.

Meski berbeda pandangan, mayoritas ulama sepakat bahwa meninggalkan potong kuku dan rambut merupakan amalan yang sangat dianjurkan bagi orang yang hendak berkurban.

Jika Terlanjur Potong Kuku, Apakah Kurban Batal?

Banyak orang khawatir ibadah kurbannya tidak sah jika lupa atau tidak sengaja memotong kuku sebelum penyembelihan.

Namun para ulama menjelaskan bahwa kurban tetap sah dan tidak perlu mengulang ataupun mengganti hewan kurban.

Jika seseorang:

lupa,

belum mengetahui sunnahnya,

atau tidak sengaja memotong kuku,

maka hal tersebut tidak membatalkan ibadah kurban.

Kapan Boleh Potong Kuku Lagi?

Orang yang berkurban diperbolehkan kembali memotong kuku dan rambut setelah hewan kurbannya selesai disembelih.

Jika penyembelihan dilakukan pada Hari Raya Idul Adha, maka setelah itu kuku sudah boleh dipotong seperti biasa. Namun jika penyembelihan dilakukan di hari tasyrik, maka anjuran tersebut berlaku sampai kurban selesai dilaksanakan.

Sunnah Lain di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Selain menjaga kuku dan rambut, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak ibadah selama 10 hari pertama Dzulhijjah, seperti:

puasa Dzulhijjah,

puasa Arafah,

memperbanyak takbir,

membaca Al-Qur’an,

bersedekah,

dan memperbanyak doa.

Hari-hari tersebut dikenal sebagai salah satu waktu terbaik untuk meningkatkan amal ibadah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Tempat Penampungan Bagi Warga Terdampak Penertiban Bangunan Liar

    Pemkab Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Tempat Penampungan Bagi Warga Terdampak Penertiban Bangunan Liar

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Perakitan Tenda Darurat Untuk Warga Terdampak Penertiban Bangli. /Foto: Dok. Diskominfo Kabupaten Bekasi INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bergerak cepat memberikan solusi bagi warga terdampak penertiban bangunan liar di bantaran Kali Cikarang, Kecamatan Sukatani. Langkah ini diambil untuk memastikan warga tidak harus bermalam di ruang terbuka dan tetap mendapat perhatian dari pemerintah daerah. […]

  • Dugaan Salah Tangkap di Cabangbungin: Warga Geruduk Kantor Desa Tuntut Keadilan

    Dugaan Salah Tangkap di Cabangbungin: Warga Geruduk Kantor Desa Tuntut Keadilan

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan warga Kampung Pulo Rengas, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, beramai-ramai mendatangi kantor desa pada Kamis (13/02/2025). Mereka menuntut keadilan atas dugaan salah tangkap yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap lima remaja setempat. Aksi protes ini dipicu oleh insiden perampokan yang terjadi di sebuah warung kelontong di Kampung Pulo Rengas pada […]

  • Proyek Tol Japek II Selatan berdampak pada pendidikan di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

    SDN 03 Ciledug Setu Ditutup Dampak Tol Japek II Selatan, Wali Murid Terpaksa Jalan Kaki Kilometeran

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Proyek strategis nasional Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan membawa harapan percepatan mobilitas. Namun di sisi lain, pembangunan tersebut menyisakan persoalan serius bagi dunia pendidikan di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Sejak gedung SDN 03 Ciledug ditutup total akibat terdampak proyek tol, ratusan siswa terpaksa menjalani proses belajar mengajar di lokasi sementara, yakni SMPN […]

  • Sebut Dedi Mulyadi Otoriter dalam Penertiban Bangunan Liar, Kades Srijaya Minta Maaf

    Sebut Dedi Mulyadi Otoriter dalam Penertiban Bangunan Liar, Kades Srijaya Minta Maaf

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kepala Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Canih Hermansyah, akhirnya meminta maaf kepada Gubernur Dedi Mulyadi setelah sebelumnya menyebut tindakan penertiban bangunan liar di Bantaran Kali Sepak sebagai tindakan otoriter. Permintaan maaf ini disampaikannya pada 15 Maret 2025, usai mengetahui bahwa gubernur akan memberikan ganti rugi kepada warga yang terdampak. Dalam video yang […]

  • Kisah Miris Pak Jamhari di Cabangbungin: Tinggal di Gubuk, Sakit, dan Luput dari Perhatian Pemerintah

    Kisah Miris Pak Jamhari di Cabangbungin: Tinggal di Gubuk, Sakit, dan Luput dari Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pak Jamhari (55), seorang warga miskin di Kampung Garon Barat, Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, terbaring sakit di gubuk sederhana bersama istri dan kedua anaknya. Kondisinya yang memprihatinkan tidak mendapat perhatian pemerintah hingga kini. Situasi ini membuat berbagai pihak turut mengulurkan tangan untuk membantu kondisi Jamhari menjadi lebih baik. Dimulai dari […]

  • Dua Pria di Cikarang Utara Ditangkap karena Memproduksi Uang Palsu dengan Alat Sederhana

    Dua Pria di Cikarang Utara Ditangkap karena Memproduksi Uang Palsu dengan Alat Sederhana

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pria warga Kabupaten Bekasi, Erwin Syaripudin alias Erwin dan Derry Van Hara alias Derry, berhasil diamankan oleh pihak kepolisian karena terlibat dalam produksi dan peredaran uang palsu. Keduanya memanfaatkan tutorial di YouTube dan peralatan sederhana yang dibeli secara online untuk mencetak uang palsu senilai jutaan rupiah. Kasus ini terungkap setelah warga […]

expand_less