Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pencarian Bocah SMP yang Tenggelam di Citarum Karawang Berlanjut, Tim SAR Gabungan Perluas Penyisiran hingga Rengasdengklok

Pencarian Bocah SMP yang Tenggelam di Citarum Karawang Berlanjut, Tim SAR Gabungan Perluas Penyisiran hingga Rengasdengklok

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Tim SAR gabungan bersama Basarnas, BPBD, Polairud, dan relawan menyisir aliran Sungai Citarum pada hari kedua pencarian seorang pelajar SMP yang dilaporkan tenggelam di Karawang.

Tim SAR gabungan bersama Basarnas, BPBD, Polairud, dan relawan menyisir aliran Sungai Citarum pada hari kedua pencarian seorang pelajar SMP yang dilaporkan tenggelam di Karawang.

INFO CIKARANG – Harapan untuk menemukan seorang pelajar SMP yang dilaporkan tenggelam di Sungai Citarum masih terus diupayakan.

Memasuki hari kedua pencarian pada Rabu (8/7/2026), tim SAR gabungan kembali diterjunkan untuk menyisir aliran sungai di wilayah Kabupaten Karawang.

Operasi pencarian difokuskan di sekitar lokasi korban diduga tenggelam, yakni di kawasan Kampung Wanasepi, Kelurahan Tunggakjati.

Sejak laporan diterima pada Selasa (7/7/2026) sore, petugas langsung melakukan pencarian, namun hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan.

Pada operasi hari kedua, unsur gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Karawang, Polairud Polres Karawang, serta sejumlah relawan kembali membagi tugas untuk menyisir beberapa titik di sepanjang Sungai Citarum.

Selain menggunakan perahu untuk menyusuri aliran sungai, petugas juga melakukan pemantauan dari tepian sungai guna mengantisipasi kemungkinan korban tersangkut di area tertentu.

Seorang anggota tim relawan mengatakan luasnya area pencarian membuat penyisiran dilakukan secara bertahap dengan mengikuti arah arus sungai.

“Hari ini pencarian kami lanjutkan dengan memperluas area penyisiran. Rute pencarian direncanakan mengikuti aliran Sungai Citarum hingga ke wilayah Rengasdengklok agar seluruh kemungkinan dapat diantisipasi,” ujarnya.

Proses pencarian juga mendapat perhatian masyarakat sekitar. Sejumlah warga terlihat memantau jalannya operasi sambil berharap korban segera ditemukan.

“Mudah-mudahan korban bisa cepat ditemukan. Kami juga mengimbau warga, khususnya anak-anak, agar tidak bermain terlalu dekat dengan sungai, apalagi saat debit air sedang tinggi,” ungkap seorang warga di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai standar prosedur dengan mempertimbangkan kondisi arus Sungai Citarum dan faktor keselamatan seluruh personel yang bertugas.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Warga Kampung Cicadas, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi masih hidup dalam ketakutan. Longsor yang terjadi sejak tahun 2020 tak kunjung ditangani dan malah semakin meluas. Bencana ini bukan hanya sekadar merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. Bahkan, beberapa rumah sudah rubuh terbawa longsor, sementara rumah lainnya mengalami retakan parah. Maskun […]

  • Polisi Bekuk Penipu Berkedok Penyalur Kerja di Cikarang Utara, Sempat Buron 7 Hari

    Polisi Bekuk Penipu Berkedok Penyalur Kerja di Cikarang Utara, Sempat Buron 7 Hari

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus penipuan dengan modus penyaluran kerja marak terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi,. Sehubungan dengan hal ini, seorang pria berinisial B yang berkaitan dengan kasus ini pun berhasil dibekuk unit Reskrim Polsek Cikarang Utara. Penangkapan dilakukan pada Minggu dini hari, 20 Juli 2025, setelah pelaku sempat tidak diketahui keberadaannya selama tujuh hari. Kasus […]

  • Pemprov Jawa Barat menghentikan izin pembangunan perumahan di kawasan rawan banjir Kabupaten Bekasi, guna menata ulang tata ruang dan menuntut tanggung jawab pengembang atas dampak banjir yang dialami warga.

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hentikan Izin Perumahan di Wilayah Rawan Banjir Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghentikan izin pembangunan perumahan di wilayah rawan banjir Kabupaten Bekasi sebagai langkah pembenahan tata ruang dan penegakan tanggung jawab pengembang terhadap warga terdampak bencana. Kebijakan tersebut ditegaskan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyusul banjir yang kembali merendam sejumlah kawasan perumahan. Menurut Dedi Mulyadi, banjir di Kabupaten […]

  • Pegawai inti dapur umum Program MBG dipastikan diangkat sebagai PPPK mulai Februari 2026.

    Bos BGN Angkat 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Mulai Februari 2026

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai 1 Februari 2026. Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, pengangkatan tersebut hanya berlaku bagi pegawai inti yang memiliki […]

  • Dedi Mulyadi sebut UMP–UMSP 2026 ideal meski beda pandangan buruh dan pengusaha

    Dedi Mulyadi Sebut Pemerintah Jabar Berdiri di Tengah Soal UMP dan UMSP 2026

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 sudah ideal, meski ada perbedaan pandangan antara pengusaha dan buruh. Pengusaha menganggap upah terlalu tinggi, sementara pekerja menilai masih rendah. “Pemerintah harus berada di tengah, akomodatif terhadap kepentingan buruh sekaligus mempertimbangkan dunia usaha agar […]

  • PLN Matikan 280 Gardu di Kabupaten Bekasi Akibat Banjir, Ribuan Pelanggan Terdampak

    PLN Matikan 280 Gardu di Kabupaten Bekasi Akibat Banjir, Ribuan Pelanggan Terdampak

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi memaksa PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang untuk menghentikan sementara aliran listrik di 280 gardu distribusi. Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan warga dari potensi bahaya kelistrikan akibat genangan air. Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan pengamanan untuk memastikan kelistrikan […]

expand_less