Breaking News
light_mode

Anggaran Terbatas, Normalisasi Sungai di Kabupaten Bekasi Tertahan Meski Banjir Berulang

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Program normalisasi sungai di Kabupaten Bekasi terhambat keterbatasan anggaran dan belum jadi prioritas daerah.

Program normalisasi sungai di Kabupaten Bekasi terhambat keterbatasan anggaran dan belum jadi prioritas daerah.

INFO CIKARANG — Upaya penanganan banjir di Kabupaten Bekasi kembali menghadapi hambatan serius.

Program normalisasi sungai yang dinilai krusial untuk mengurangi risiko banjir di sejumlah kecamatan, belum bisa dijalankan maksimal akibat keterbatasan anggaran dan belum masuk daftar prioritas pembangunan daerah.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengakui percepatan normalisasi sungai hanya bisa dilakukan jika terjadi pergeseran skema anggaran.

Saat ini, sebagian besar proyek fisik baru dijadwalkan mulai berjalan pada triwulan ketiga tahun anggaran.

“Perlu ada pergeseran anggaran agar normalisasi sungai bisa dipercepat. Laporannya sudah kami sampaikan kepada Pak Plt Bupati Bekasi,” ujar Henri dalam keterangannya dikutip Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan kajian awal dinas teknis, terdapat dua sungai utama yang menjadi penyumbang terbesar banjir di Kabupaten Bekasi, yakni Sungai Ciherang dan Sungai Cikarang–Bekasi–Laut (CBL).

Debit air yang tinggi ditambah sedimentasi membuat kedua sungai tersebut kerap meluap saat curah hujan meningkat.

Secara kewenangan, pengelolaan dua sungai besar itu berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Namun, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menjalin kerja sama dengan BBWS agar proses penanganan dapat dilakukan secara kolaboratif.

“Polanya hampir sama seperti pembangunan Bendungan BSH-0. BBWS memberikan rekomendasi teknis, lalu pelaksanaannya dilakukan bersama Pemkab Bekasi. Arahan pimpinan memang meminta agar normalisasi ini disegerakan,” jelas Henri.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas SDA-BMBK, Agung Mulya, menyebut hasil kajian teknis pascabanjir menunjukkan daya tampung Sungai Ciherang dan CBL sudah jauh dari memadai, terutama di kawasan hilir yang kini padat permukiman.

Menurutnya, pertumbuhan perumahan di sepanjang bantaran sungai memperparah kondisi aliran air.

Akibatnya, sejumlah wilayah seperti Sukawangi, Tambun Utara, hingga Babelan menjadi daerah yang paling sering terdampak banjir.

“Sungai CBL sudah tidak memungkinkan menampung limpasan air permukiman. Normalisasi diperlukan untuk memperlancar aliran. Sungai Ciherang juga berpotensi meluap, sehingga perlu normalisasi sekaligus peninggian tanggul,” kata Agung.

Namun keterbatasan fiskal membuat penanganan banjir harus dilakukan secara selektif.

Dari total rencana kegiatan, sekitar 20 program normalisasi sungai terpaksa ditiadakan akibat pemangkasan anggaran.

“Anggaran kami dipangkas sekitar 30 persen dibanding tahun lalu. Karena itu, normalisasi hanya difokuskan pada titik-titik paling kritis seperti CBL dan Ciherang,” ujarnya.

Di sisi lain, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja telah mengajukan dukungan pendanaan ke pemerintah provinsi dan pusat, khususnya untuk penanganan banjir dan perbaikan tanggul.

Berdasarkan data pemerintah daerah, terdapat 16 titik tanggul jebol dan rawan yang membutuhkan penanganan segera.

Asep menegaskan, perbaikan tanggul tidak bisa dilakukan secara parsial. Penanganan harus dirancang menyeluruh dan berkelanjutan, mengingat peran vital tanggul dalam melindungi wilayah hilir dari banjir tahunan.

Dari sisi pembiayaan, penanganan akan ditempuh melalui skema kolaborasi lintas pemerintah, mulai dari APBD Kabupaten Bekasi, APBD Provinsi Jawa Barat, hingga dukungan teknis dan anggaran dari BBWS.

“Dengan sinergi anggaran ini, kami berharap penanganan tanggul dan normalisasi sungai bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” tandasnya.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK buka peluang periksa pihak lain dalam kasus iklan Bank BJB.

    KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus BJB, Nama Aura Kasih Berpotensi Dimintai Klarifikasi

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa sejumlah pihak di luar lingkaran utama tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB). Salah satu nama yang turut disebut dalam informasi publik adalah penyanyi dan artis Aura Kasih. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa penyidik […]

  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Gelar Car Free Day di Cikarang Baru, Jalan Utama Ditutup 14 Desember 2025

    Pemerintah Kabupaten Bekasi Gelar Car Free Day di Cikarang Baru, Jalan Utama Ditutup 14 Desember 2025

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menggelar kegiatan Car Free Day di kawasan Jababeka pada Minggu, 14 Desember 2025, mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Jalan utama Cikarang Baru, mulai dari depan Farmer Market hingga U-Turn setelah Rumah Pompa GOR Wibawa Mukti(dan sebaliknya), akan ditutup total […]

  • Cemburu Buta, Pria di Bekasi Nekat Gorok Teman Sendiri Demi Wanita Idaman

    Cemburu Buta, Pria di Bekasi Nekat Gorok Teman Sendiri Demi Wanita Idaman

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria berinisial Roni (48) alias Bangseng ditangkap pihak kepolisian usai melakukan aksi keji terhadap temannya sendiri. Insiden tragis tersebut terjadi di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan latar belakang rasa sakit hati dan cemburu. Dikonfirmasi oleh AKBP Ressa Fiardy Marasabessy selaku Kepala Subdirektorat Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, […]

  • Anggota KPRP Mahfud MD menyampaikan temuan reformasi Polri, termasuk penghentian praktik titip-menitip dalam rekrutmen anggota.

    Mahfud MD Ungkap Kapolri Akui Ada Kuota Titipan dalam Rekrutmen Polri

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Mahfud MD, membeberkan sejumlah temuan penting dalam proses reformasi institusi Kepolisian Republik Indonesia. Salah satu poin krusial yang disepakati adalah penghentian praktik titip-menitip dalam rekrutmen anggota Polri. Mahfud mengatakan, agenda reformasi Polri saat ini telah memasuki tahap perumusan kesimpulan. Sedikitnya terdapat sekitar 30 persoalan yang dibahas […]

  • Atalia Praratya resmi gugat cerai Ridwan Kamil.

    Atalia Praratya Ajukan Gugatan Cerai ke PA Bandung, Sidang Perdana Dijadwalkan Pekan Ini

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Anggota DPR RI Atalia Praratya resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Ridwan Kamil, yang juga dikenal sebagai mantan Gubernur Jawa Barat. Gugatan tersebut telah terdaftar di Pengadilan Agama (PA) Bandung dan dijadwalkan memasuki sidang perdana dalam waktu dekat. Kabar tersebut dibenarkan oleh pihak PA Bandung. Panitera Pengadilan Agama Bandung, Dede Supriadi, mengonfirmasi […]

  • Empat Emiten Dinilai Paling Siap Mengeksekusi Proyek PSEL

    Empat Emiten Dinilai Paling Siap Mengeksekusi Proyek PSEL

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG –  Elemen asing mulai bidik proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Danantara atau Waste to Energy (WTE). Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan P. Roeslani, mengungkap telah mengantongi deretan investor asing. Dia mengemukakan sejumlah negara besar, mulai dari Jepang hingga Belanda, ikut tertarik untuk terlibat dalam pengembangan proyek tersebut. “Besar-besar sih, boleh saya […]

expand_less