Kali Bekasi Siaga Akibat Kiriman Air dari Bogor, Tinggi Muka Air Mulai Naik di Sejumlah Titik
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Kam, 29 Jan 2026
- comment 0 komentar

Sirine peringatan dini banjir aktif di Bekasi Utara menyusul naiknya debit Kali Bekasi akibat kiriman air dari Bogor.
INFO CIKARANG — Kali Bekasi kembali berstatus siaga setelah menerima kiriman debit air dari wilayah hulu di Bogor.
Peningkatan debit tersebut ditandai dengan aktifnya sirine peringatan dini banjir di Kampung Lebak Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, pada Kamis, 29 Januari 2026 dini hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kenaikan tinggi muka air Kali Bekasi terjadi sejak malam hari, menyusul aliran air dari pertemuan Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi yang mengarah ke wilayah Kota Bekasi.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat, tinggi muka air (TMA) Kali Bekasi di titik pertemuan Cikeas–Cileungsi pada pukul 02.00 WIB mencapai 480 sentimeter, atau berada pada status Siaga 3.
Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan debit air yang cukup signifikan, meski belum memasuki fase kritis.
Namun demikian, masyarakat yang tinggal di bantaran Kali Bekasi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Sebagai perbandingan, banjir besar yang terjadi pada Maret 2025 lalu mencatat tinggi muka air Kali Bekasi sempat mencapai 875 sentimeter, yang menyebabkan genangan luas di sejumlah wilayah Bekasi.
Aktivasi sirine peringatan dini banjir di kawasan Lebak Teluk Pucung dilakukan sebagai langkah antisipasi, sekaligus peringatan awal bagi warga agar bersiap menghadapi potensi luapan air apabila debit terus meningkat.
BPBD mengimbau warga untuk:
Memantau perkembangan tinggi muka air secara berkala
Mengamankan barang-barang berharga
Bersiap melakukan evakuasi mandiri jika status meningkat
Tidak beraktivitas di sekitar bantaran sungai
Kiriman air dari wilayah hulu, khususnya Bogor dan sekitarnya, kerap menjadi pemicu utama kenaikan debit Kali Bekasi.
Apabila intensitas hujan di hulu terus tinggi, tidak menutup kemungkinan status siaga dapat meningkat.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait saat ini terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi aliran sungai serta kesiapan wilayah rawan banjir di Kota Bekasi.
- Penulis: Tekad Triyanto



Saat ini belum ada komentar