Pemkab Bekasi Fokuskan CSR untuk Infrastruktur, Gandeng Kawasan Industri
- account_circle T.T
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat kunjungan kerja ke kawasan industri Deltamas untuk mendorong optimalisasi program CSR perusahaan.
INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai mengarahkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) agar lebih fokus pada pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kebijakan ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, usai melakukan kunjungan kerja ke SGMW Motor Indonesia di kawasan industri Deltamas, Kecamatan Cikarang Pusat.
Menurut Asep, selama ini program CSR masih belum sepenuhnya terarah.
Ke depan, pemerintah daerah ingin memastikan kontribusi perusahaan bisa dirasakan lebih luas, khususnya dalam pembangunan infrastruktur.
“Ke depan kita ingin CSR lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur. Ini penting agar manfaatnya bisa dirasakan luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemkab Bekasi berencana menggelar pertemuan bersama para pengelola kawasan industri.
Sedikitnya terdapat 11 kawasan industri yang akan dilibatkan dalam pembahasan arah kebijakan CSR tersebut.
Langkah ini dinilai penting agar program CSR tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Nanti kita akan rapatkan bersama pengelola kawasan, tokoh masyarakat, dan media, supaya arah CSR ini jelas dan tepat sasaran,” tambahnya.
Selain mendorong optimalisasi CSR, pemerintah daerah juga memastikan akan terus memberikan kemudahan perizinan bagi investor.
Hal ini dilakukan untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif di Kabupaten Bekasi.
Di sisi lain, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Ida Farida, menekankan pentingnya sinkronisasi antara program CSR dan anggaran pemerintah daerah.
Menurutnya, pemanfaatan CSR harus dirancang secara matang agar tidak tumpang tindih dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Harus jelas mana yang didanai CSR dan mana yang dari APBD. Ini perlu dibahas bersama lintas perangkat daerah agar tepat guna,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa perusahaan di Kabupaten Bekasi sejauh ini cukup kooperatif dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk dalam pelaporan data ketenagakerjaan.
- Penulis: T.T


Saat ini belum ada komentar