Breaking News
light_mode

APBN 2026 Alokasikan Rp470,46 Triliun untuk Pendidikan, MBG Dominasi Anggaran

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Aktivitas distribusi paket Makan Bergizi Gratis di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari program prioritas pemerintah tahun 2026.

Aktivitas distribusi paket Makan Bergizi Gratis di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari program prioritas pemerintah tahun 2026.

INFO CIKARANG – Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menetapkan anggaran pendidikan sebesar Rp470,46 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Porsi terbesar dari anggaran tersebut dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi tulang punggung kebijakan pendidikan dan kesehatan nasional.

Program MBG dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan dirancang untuk menjangkau 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Total anggaran MBG pada 2026 mencapai Rp335 triliun, melonjak drastis dibandingkan tahun 2025 yang hanya Rp71 triliun dengan cakupan 17,9 juta penerima.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa pagu anggaran BGN tahun 2026 mencapai Rp268 triliun.

Dari jumlah tersebut, sekitar 95 persen difokuskan untuk mendukung program pemenuhan gizi nasional.

“Alokasi untuk MBG mencapai Rp248 triliun, sementara sisanya digunakan untuk program non-MBG,” ujar Dadan Dikutip dari YouTube DPR RI, Sabtu (21/2/2026).

Anggaran pendidikan yang disalurkan melalui BGN tercatat sebagai yang terbesar dibanding kementerian dan lembaga lain, yakni Rp223,55 triliun atau sekitar 47,5 persen dari total anggaran pendidikan nasional.

Secara fungsi, anggaran BGN terbagi sebagai berikut:

Fungsi pendidikan: Rp223,5 triliun

Fungsi kesehatan: Rp24,7 triliun

Fungsi ekonomi: Rp19,7 triliun

Dari sisi jenis belanja, anggaran BGN didominasi belanja barang sebesar 97,7 persen, sementara belanja pegawai hanya 1,4 persen, dan belanja modal 0,9 persen.

Fokus MBG: Anak Sekolah hingga Ibu Hamil

Sebagian besar dana MBG diarahkan untuk pemenuhan gizi anak sekolah, dengan nilai anggaran mencapai Rp34,49 triliun.

Selain itu, program ini juga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan total alokasi Rp3,18 triliun.

Pemerintah turut menganggarkan dana tambahan untuk mendukung keberlanjutan program, antara lain:

Belanja ASN: Rp3,9 triliun

Digitalisasi sistem MBG: Rp3,1 triliun

Promosi dan edukasi masyarakat: Rp280 miliar

Untuk aspek keamanan pangan, pengawasan MBG melibatkan BPOM dengan alokasi sekitar Rp700 miliar.

Integrasi data gizi juga diperkuat melalui kerja sama dengan BPS dan Kementerian Kesehatan.

BGN juga mencatat adanya anggaran dukungan manajemen sebesar Rp12 triliun, dengan sebagian dana berstatus reserve output yang hanya dapat dicairkan setelah memperoleh persetujuan langsung dari Presiden.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Ungkap Kronologi 3 Pelaku Begal Anggota Polisi di Cikarang

    Polisi Ungkap Kronologi 3 Pelaku Begal Anggota Polisi di Cikarang

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Seorang anggota polisi dari Polres Metro Bekasi sebelumnya dilaporkan telah menjadi korban aksi kejahatan jalanan di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Cikarang Utara, Bekasi, pada dini hari Rabu, 2 April 2025. Korban, yang diketahui bernama Brigadir Abdul Aziz, diserang dan dibacok oleh sekelompok begal saat sedang dalam perjalanan pulang usai bertugas. Disampaikan […]

  • Ribuan Buruh Kumpul di Cikarang, Tuntut Kenaikan Upah & Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

    Ribuan Buruh Kumpul di Cikarang, Tuntut Kenaikan Upah & Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar konsolidasi akbar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Perkantoran Pemda Bekasi pada Senin (10/11/2025). Acara ini diperkirakan dihadiri sekitar 10 ribu buruh dari berbagai daerah, dan menjadi momentum penting sekaligus simbol solidaritas pekerja Indonesia. Dua isu utama menjadi fokus aksi: “Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah” dengan […]

  • Banjir di Kabupaten Bekasi: Pemkab Bangun Tenda Pengungsian dan Dapur Umum

    Banjir di Kabupaten Bekasi: Pemkab Bangun Tenda Pengungsian dan Dapur Umum

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bekasi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir besar yang kini melanda 13 kecamatan, 24 desa dan kelurahan, serta 36 titik banjir. Ketinggian air di beberapa wilayah bahkan mencapai 2 meter, membuat ribuan warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah Kabupaten Bekasi langsung mengambil langkah cepat […]

  • Empat calon Komisaris Independen BPRS Patriot Bekasi lolos seleksi administrasi dan masuk tahap uji kelayakan.

    Empat Calon Komisaris Independen BPRS Patriot Bekasi Lolos Seleksi, Isu Tata Kelola kembali Disorot

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Empat nama calon Komisaris Independen PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Patriot Bekasi resmi melangkah ke tahap uji kelayakan dan kepatutan setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Namun di balik proses rekrutmen ini, kembali mengemuka sejumlah catatan penting terkait tata kelola, profesionalisme, serta kebutuhan memperkuat peran pengawasan di BUMD perbankan milik Pemerintah Kota […]

  • Optimalkan Pajak Daerah, Kabupaten Bekasi Siap Kejar Target di 2025

    Optimalkan Pajak Daerah, Kabupaten Bekasi Siap Kejar Target di 2025

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Apresiasi diberikan oleh Dedy Supriyadi selaku penjabat (Pj) Bupati Bekasi atas capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2024 yang berhasil dicapai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi. Dedy mendorong Bapenda untuk terus meningkatkan kinerjanya di tahun 2025. Dedy menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya merasa optimis target pajak dapat tercapai dengan lebih baik. Menurutnya, […]

  • Kelalaian Sekolah Bikin Siswa Gagal SNBP, Gubernur Jabar Minta Solusi ke Menteri

    Kelalaian Sekolah Bikin Siswa Gagal SNBP, Gubernur Jabar Minta Solusi ke Menteri

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) seharusnya jadi jalur emas bagi siswa berprestasi untuk masuk perguruan tinggi impian. Tapi, gimana jadinya kalau ada siswa yang gagal bukan karena kurangnya prestasi, melainkan kelalaian pihak sekolah dalam proses pendataan? Hal inilah yang terjadi di beberapa sekolah di Jawa Barat. Sejumlah siswa terhambat dalam seleksi SNBP […]

expand_less