Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Banyaknya Jalan Rusak di Kabupaten Bekasi, Penyelenggara Bisa Dipidana Jika Dibiarkan

Banyaknya Jalan Rusak di Kabupaten Bekasi, Penyelenggara Bisa Dipidana Jika Dibiarkan

  • account_circle T.T
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Petugas Satlantas Polres Metro Bekasi melakukan pengecekan kondisi jalan berlubang di jalur mudik wilayah Kabupaten Bekasi.

Petugas Satlantas Polres Metro Bekasi melakukan pengecekan kondisi jalan berlubang di jalur mudik wilayah Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG – Menjelang musim mudik Lebaran, potensi kecelakaan lalu lintas kerap meningkat.

Selain faktor manusia, kondisi infrastruktur jalan rusak menjadi perhatian serius di wilayah Kabupaten Bekasi.

Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi telah menginventarisasi seluruh titik jalan rusak di wilayah hukum Kabupaten Bekasi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat.

Penyelenggara jalan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pengelola jalan tol, diminta segera menuntaskan perbaikan.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Sugihartono menegaskan bahwa pendataan telah dilakukan secara menyeluruh, mencakup jalur dari Tambun hingga Kedungwaringin, termasuk jalur Pantura dan Kalimalang.

“Sudah kami inventarisasi mana saja titik yang rusak. Data tersebut sudah kami sampaikan ke dinas terkait dan sudah disosialisasikan siapa yang menjadi tanggung jawab penyelenggara jalannya. Mereka wajib memperbaiki,” ujar Sugihartono dalam keterangannya dikutip Jum’at (20/2/2026).

Dari hasil pendataan, polisi menemukan sejumlah lubang jalan dengan diameter bervariasi, mulai dari 20 hingga 30 sentimeter.

Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terlebih pada arus mudik yang diprediksi meningkat signifikan.

Sugihartono menegaskan, penyelenggara jalan yang mengabaikan kewajiban perbaikan dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 24 dan Pasal 273.

“Ada kewajiban dan ada konsekuensi pidananya. Jangan sampai sudah kita sampaikan titiknya, tapi tidak segera diperbaiki dan malah menimbulkan fatalitas,” tegasnya.

Ia mengakui, sebagian ruas jalan memang sudah mulai dilakukan penambalan.

Namun, perbaikan tersebut belum merata di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

“Kalau kita lihat di lapangan memang sudah ada penambalan, tapi belum semuanya. Itu yang terus kami dorong,” katanya.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian antara lain ruas Jalan Cikarang–Cibarusah (jalur provinsi), Kalimalang, Pantura, serta beberapa titik di ruas Tol Jakarta–Cikampek yang sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan.

Berdasarkan evaluasi operasi kepolisian sebelumnya, kondisi jalan rusak tercatat sebagai salah satu faktor penyumbang kecelakaan lalu lintas yang berujung fatalitas.

“Faktor kecelakaan itu bisa berasal dari manusia, kendaraan, maupun kondisi jalan. Kalau jalannya berlubang dan membahayakan, tentu itu berkontribusi terhadap kecelakaan,” jelas Sugihartono.

Meski demikian, ia menyebut bahwa pasca operasi sebelumnya terjadi penurunan angka fatalitas dibandingkan periode sebelumnya.

Koordinasi Jelang Operasi Ketupat

Menjelang Operasi Ketupat, kepolisian akan kembali menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait melalui forum lalu lintas dan angkutan jalan. Seluruh penyelenggara jalan diminta memastikan titik-titik rawan sudah tertangani sebelum arus mudik dimulai.

“Harapannya saat Operasi Ketupat nanti, tidak ada lagi lubang di jalur mudik. Jangan sampai ada korban akibat kelalaian yang sebenarnya bisa dicegah,” pungkasnya.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbongkar! Pelaku Pembunuhan di Cibarusah Ternyata Simpan Jasad di Septictank

    Terbongkar! Pelaku Pembunuhan di Cibarusah Ternyata Simpan Jasad di Septictank

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pembunuhan Sri Pujiyanti (22), seorang penagih utang di Kabupaten Bekasi, semakin mengungkap fakta mengejutkan. Polisi tidak hanya menemukan jasad Sri, tetapi juga menemukan kerangka manusia di dalam septictank rumah pelaku di Kampung Cikeronjo, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Mustofa, mengungkapkan bahwa jasad kedua ini terungkap setelah pihak […]

  • KPK mengungkap telah menerima pengembalian dana sekitar Rp100 miliar dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tambahan yang menjerat mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas.

    KPK Terima Pengembalian Dana Haji Rp 100 Miliar Usai Gus Yaqut Jadi Tersangka

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap telah menerima pengembalian dana sekitar Rp 100 miliar dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tambahan yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, dana tersebut berasal dari sejumlah penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) dan biro perjalanan haji yang telah […]

  • Waspada Begal Payudara di Cikarang! Pelaku Beraksi Malam Hari di Gang Sepi

    Waspada Begal Payudara di Cikarang! Pelaku Beraksi Malam Hari di Gang Sepi

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang wanita membagikan pengalamannya yang menegangkan melalui Instagram @infocikarang.id mengenai kejadian begal payudara yang dialami temannya di gang sepi sekitaran Pasirgombong, Cikarang Utara. Menurut pengakuannya, temannya sempat mengalami pelecehan saat pulang kerja shift 2 pada Sabtu pagi sekitar pukul 02.00 WIB, dimana bagian dadanya disentuh oleh seorang pria mencurigakan yang mengendarai motor […]

  • Tangkapan layar video dugaan penganiayaan di lingkungan kerja kawasan Cikarang yang viral di media sosial.

    Viral Video Dugaan Penganiayaan di Tempat Kerja Cikarang, Admin dan Kasir Ngaku Jadi Korban Rekan Kerja

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebuah video dugaan kekerasan di lingkungan kerja kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial pada Rabu (20/5/2026). Dalam video yang beredar, seorang admin dan kasir mengaku menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh rekan kerjanya sendiri di sebuah tempat spa di wilayah Cikarang. Korban menyebut pelaku saat ini telah melarikan diri […]

  • KPK mengembangkan penyidikan dengan mengurai jaringan kekuasaan di sekitar Ade Kuswara Kunang.

    KPK Bidik Lingkaran Terdekat Ade Kuswara Kunang, 2 Stafsus Bersiap Dipanggil dalam Kasus Dugaan Suap Ijon Proyek

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penyidikan perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi memasuki fase baru. Setelah menjerat aktor utama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mulai mengurai jejaring kekuasaan di sekitar Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Langkah terbaru, KPK bersiap memanggil dua staf khusus bupati yang diduga mengetahui, terlibat, atau setidaknya menjadi bagian dari […]

  • Anggota KPRP Mahfud MD menyampaikan temuan reformasi Polri, termasuk penghentian praktik titip-menitip dalam rekrutmen anggota.

    Mahfud MD Ungkap Kapolri Akui Ada Kuota Titipan dalam Rekrutmen Polri

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Mahfud MD, membeberkan sejumlah temuan penting dalam proses reformasi institusi Kepolisian Republik Indonesia. Salah satu poin krusial yang disepakati adalah penghentian praktik titip-menitip dalam rekrutmen anggota Polri. Mahfud mengatakan, agenda reformasi Polri saat ini telah memasuki tahap perumusan kesimpulan. Sedikitnya terdapat sekitar 30 persoalan yang dibahas […]

expand_less