Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Viral Disebut Tawuran Saat Banjir, Ini Fakta Sebenarnya di Graha Prima Tambun Selatan

Viral Disebut Tawuran Saat Banjir, Ini Fakta Sebenarnya di Graha Prima Tambun Selatan

  • account_circle T.T
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Sekretaris RW bersama warga, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa memberikan klarifikasi terkait isu tawuran remaja saat banjir di Graha Prima, Tambun Selatan.

Sekretaris RW bersama warga, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa memberikan klarifikasi terkait isu tawuran remaja saat banjir di Graha Prima, Tambun Selatan.

INFO CIKARANG — Sekretaris RW bersama warga, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan tawuran remaja saat banjir di Perumahan Graha Prima, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Isu tersebut mencuat pada Sabtu (24/1/2026) dan menyebutkan adanya aksi tawuran di tengah kondisi banjir.

Namun setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, pihak kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar.

Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Totok, menegaskan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi dengan pengurus lingkungan dan warga, kejadian tersebut bukan aksi tawuran, melainkan aktivitas remaja yang bermain air di tengah genangan banjir.

“Kami sudah melakukan pengecekan langsung bersama Sekretaris RW dan warga. Tidak ada niat ataupun rencana tawuran. Anak-anak tersebut hanya bermain air di lokasi banjir,” ujar Aipda Totok.

Remaja Bermain Air Saat Banjir, Warga Lakukan Teguran

Aipda Totok menjelaskan, aktivitas para remaja yang bermain air tersebut menimbulkan kebisingan dan mengganggu ketenangan warga yang sedang terdampak banjir. Hal itu kemudian memicu teguran dari warga agar situasi tetap kondusif.

Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Sekretaris RW Graha Prima, Hasan. Ia menegaskan bahwa warga hanya berupaya menjaga ketertiban lingkungan di tengah situasi bencana.

“Kami pastikan kejadian itu bukan tawuran. Warga hanya menegur karena aktivitas mereka cukup mengganggu, apalagi kondisi lingkungan sedang banjir,” jelas Hasan.

Keterangan serupa juga disampaikan oleh warga setempat, termasuk seorang pedagang sate yang berada di lokasi kejadian.

“Awalnya mereka cuma main air. Karena berisik dan mengganggu, warga menegur. Memang sempat ada kegaduhan kecil, tapi tidak ada perkelahian atau tawuran,” ujar Madur, warga Perumahan Graha Prima.

Akibat teguran tersebut, sempat terjadi kegaduhan singkat. Namun situasi dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang menjadi bentrokan fisik maupun tawuran.

Imbauan Agar Tidak Terprovokasi Informasi Hoaks

Bhabinkamtibmas dan Babinsa mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, khususnya yang beredar di media sosial.

Selain itu, para remaja juga diingatkan untuk lebih bijak dalam beraktivitas, terutama di tengah kondisi banjir yang berpotensi membahayakan keselamatan.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puting Beliung Rusak SDN Telajung 04 Cikarang Barat, Siswa Terpaksa Belajar dari Rumah

    Puting Beliung Rusak SDN Telajung 04 Cikarang Barat, Siswa Terpaksa Belajar dari Rumah

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Angin puting beliung yang melanda SDN Telajung 04 di Kecamatan Cikarang Barat pada Senin (17/3/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB menyebabkan tiga ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah. Akibat kejadian ini, kegiatan belajar mengajar tidak dapat dilakukan di sekolah, sehingga sementara waktu siswa harus belajar dari rumah. Pendataan terhadap kerusakan serta penyelamatan […]

  • Tangis dan Kekecewaan Guru Agama Bekasi: Kuota Hilang, Nasib Terancam

    Tangis dan Kekecewaan Guru Agama Bekasi: Kuota Hilang, Nasib Terancam

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan guru agama di Kabupaten Bekasi melakukan unjuk rasa di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis, 23 Januari 2025. Aksi ini menjadi sorotan karena para guru membubuhkan stempel darah di kain putih sebagai simbol kekecewaan mereka. Para guru tersebut merupakan peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 yang awalnya telah […]

  • Doa Bersama Lintas Agama untuk Kelancaran Pilkada Kabupaten Bekasi 2024

    Doa Bersama Lintas Agama untuk Kelancaran Pilkada Kabupaten Bekasi 2024

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      CIKARANG PUSAT– Pemerintah Kabupaten Bekasi mengikuti do’a bersama lintas agama, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Secara Virtual Di Command Centre, Diskominfosantik, Komplek Pemda, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (25/11/2024). Hadir, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan unsur lainnya secara virtual. […]

  • KKP Tindak Tegas! Pembongkaran Pagar Laut Ilegal di Bekasi Dimulai!

    KKP Tindak Tegas! Pembongkaran Pagar Laut Ilegal di Bekasi Dimulai!

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pagar laut di perairan Paljaya, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, akhirnya dibongkar setelah sebelumnya disegel pada 15 Januari 2025. Pembongkaran dilakukan secara mandiri oleh PT TRPN, sebagai pemilik pagar, setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menemukan bahwa struktur tersebut tidak memiliki izin. Pung Nugroho Saksono selaku Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan […]

  • Pagar Laut Bekasi Rusak Ekosistem dan Rugikan Nelayan, PT TRPN Diselidiki KKP

    Pagar Laut Bekasi Rusak Ekosistem dan Rugikan Nelayan, PT TRPN Diselidiki KKP

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan komitmen nyata dalam melindungi ruang laut dari pemanfaatan ilegal. PT TRPN menjadi sorotan setelah melakukan pemagaran laut dan reklamasi tanpa Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) di Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini berdampak negatif pada ekosistem perairan, mempersempit wilayah tangkap nelayan, merugikan pembudidaya, dan mengganggu […]

  • Ade Kuswara Kunang angkat suara usai ditetapkan tersangka KPK.

    Usai Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang: Saya Mohon Maaf

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang akhirnya angkat suara setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap ijon proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Permintaan maaf itu disampaikan Ade secara singkat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (20/12/2025), sesaat sebelum dirinya resmi dibawa ke rumah tahanan […]

expand_less