Hati-Hati Modus Pelecehan di Jalan Sekitar Cifest Cikarang, Korban Nyaris Jadi Sasaran Saat Jam Pulang Kerja
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi terjadinya pelecehan bermodus tanya alamat.
INFO CIKARANG — Modus pelecehan di jalan kembali meresahkan warga, khususnya perempuan yang beraktivitas di kawasan Cikarang.
Seorang pekerja perempuan nyaris menjadi korban pelecehan saat melintas di sekitar Cifest, Cikarang, pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, saat kondisi jalan sedang padat oleh warga yang pulang kerja dan berburu takjil.
Situasi ramai tersebut justru dimanfaatkan pelaku untuk mendekati korban dengan modus berpura-pura bertanya alamat.
“Kondisinya lagi rame banget, orang-orang pada pulang kerja dan cari takjil. Aku nggak nyangka justru di situ dia mulai ngebuntutin,” ujar korban saat menceritakan pengalamannya.
Modus Tanya Arah, Pelaku Terus Membuntuti
Korban menjelaskan, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna merah awalnya memanggil-manggil dari belakang sambil bertanya arah menuju Cikarang Barat. Meski sudah diabaikan, pelaku justru semakin agresif.
“Dia teriak-teriak, ‘Mba, arah Cikarang Barat ke mana?’ Padahal pelat motornya pelat Cikarang. Dari situ aku sudah ngerasa nggak logis dan mulai takut,” kata korban.
Merasa terancam, korban mencoba menjauh dengan tetap melaju. Namun pelaku tidak berhenti dan terus mengejar hingga berusaha memepet motor korban.
“Aku udah gas pelan buat ngehindar, tapi dia masih maksa sejajar. Aku sempat teriak, ‘Liat Google Maps aja!’” ungkapnya.
Nyaris Terjadi Pelecehan Saat Jalan Macet
Situasi semakin mencekam ketika keduanya terjebak macet parah di kawasan sebelum SPBU Cifest. Di titik tersebut, pelaku disebut semakin berani mendekat.
“Pas macet itu dia bener-bener mepet. Aku lihat dia udah kayak ancang-ancang mau pegang bagian tubuh aku. Feeling aku langsung nggak enak banget,” tutur korban.
Beruntung, korban bereaksi cepat dengan berteriak keras untuk menarik perhatian sekitar.
“Aku langsung teriak sekencang-kencangnya, ‘Eh anjing! Mau ngapain lu?!’” katanya.
Teriakan tersebut langsung membuat pengendara lain menoleh. Beberapa orang bahkan sempat menanyakan kondisi korban.
“Ada bapak-bapak sama sopir truk yang langsung nanya, ‘Kenapa teh?’ Dari situ pelakunya kelihatan panik,” lanjutnya.
Pelaku Kabur Setelah Jadi Pusat Perhatian
Setelah mendapat sorotan publik, pelaku terlihat ciut dan tidak lagi berani mendekat. Begitu arus lalu lintas mulai lancar, korban langsung menjauh dan pulang ke rumah dengan selamat.
“Alhamdulillah aku nggak sampai kena fisik, tapi jujur ini bikin trauma. Ini juga bukan pertama kalinya aku ketemu orang kayak gini,” ujar korban.
Korban menyebut, meski ciri pelaku sebelumnya berbeda, pola kejadiannya hampir serupa—mendekati perempuan sendirian dengan alasan sepele.
Ciri-Ciri Pelaku yang Perlu Diwaspadai
Korban turut membagikan ciri-ciri pelaku agar masyarakat lebih waspada:
• Motor: Honda Scoopy warna merah
• Pelat nomor: B **** FKG (angka tengah tidak diingat korban karena panik)
• Ciri fisik: Kantung mata hitam, bibir pucat, kulit agak gelap
• Pakaian: Jaket dan tas selempang kecil
“Muka dan gerak-geriknya mencurigakan banget. Semoga yang lain bisa lebih waspada kalau ketemu orang dengan ciri serupa,” katanya.
Imbauan untuk Perempuan agar Lebih Waspada
Korban berharap pengalamannya bisa menjadi peringatan bagi perempuan lain, khususnya yang sering berkendara sendiri saat jam pulang kerja.
“Kalau ada yang tiba-tiba nanya alamat tapi gelagatnya aneh, mending cuekin atau langsung tegas. Jangan kasih celah mereka buat deket,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar tidak ragu berteriak atau mencari bantuan jika merasa terancam.
“Jangan takut bikin keributan. Keselamatan kita jauh lebih penting,” pungkasnya.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar