Breaking News
light_mode

Hujan Berkepanjangan Picu Longsor di Cikarang Selatan, Empat Rumah Warga Rusak

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Curah hujan tinggi di Kabupaten Bekasi memicu banjir sekaligus longsor di beberapa titik.

Curah hujan tinggi di Kabupaten Bekasi memicu banjir sekaligus longsor di beberapa titik.

INFO CIKARANG — Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Bekasi dalam beberapa hari terakhir tidak hanya memicu banjir, tetapi juga menyebabkan bencana longsor di sejumlah titik.

Salah satu lokasi terdampak berada di Komplek Kodam RT 004/002, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan.

Peristiwa longsor tersebut mengakibatkan akses warga terganggu dan menyebabkan empat rumah mengalami kerusakan, dengan satu rumah dilaporkan terdampak paling parah.

Rumah tersebut diketahui milik Ibu Rahmat (50), warga setempat.

Ibu Rahmat menuturkan, tanda-tanda pergerakan tanah sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu.

Namun kondisi memburuk saat hujan deras terus mengguyur wilayah tersebut.

“Sebelumnya memang sudah mulai longsor, tapi tidak terlalu parah. Puncaknya itu terjadi pada Minggu, 18 Januari 2025 kemarin. Waktu itu saya sedang tidur, tiba-tiba suami saya memanggil dan bilang, katanya geser,” ujar Ibu Rahmat saat dalam keterangannya resminya dikutip Jum’at (23/1/2026).

Akibat longsor tersebut, bagian teras rumahnya mengalami retakan cukup serius.

Retakan tanah terlihat memanjang sekitar empat meter dengan kedalaman mencapai 40 hingga 60 sentimeter.

“Kerusakannya cukup parah, jujur kami juga khawatir akan ada longsor susulan kalau hujan terus turun,” tambahnya.

Tak hanya terjadi di Komplek Kodam, longsor juga dilaporkan terjadi di bantaran Kali Cikadu, tepatnya di belakang Pos Keamanan Perumahan Imanan Extension RT 001/003, Desa Serang.

Di lokasi tersebut, tanah dilaporkan tergerus air dan mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait guna mencegah longsor susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Cikarang Selatan masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangkitkan Literasi dan Edukasi, Gramedia Buka Gerai Baru di Gramedia Pollux Mall Cikarang

    Bangkitkan Literasi dan Edukasi, Gramedia Buka Gerai Baru di Gramedia Pollux Mall Cikarang

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dalam upaya mewujudkan komitmen Gramedia dalam mengembangkan literasi Indonesia dan menjadi #LebihDekat dengan masyarakat, Gramedia resmi membuka gerai Gramedia Pollux Mall Cikarang. Gerai ini menghadirkan pengalaman berbelanja yang nyaman dan menyenangkan untuk masyarakat Cikarang dan sekitarnya terlihat dari luasnya area gerai sekitar kurang lebih 500M². Gerai ini merupakan gerai ke-134 yang dibuka […]

  • Update Progres Pembangunan Bendung BSH-0 Srengseng Hilir – Proyek Strategis Daerah TA 2025

    Update Progres Pembangunan Bendung BSH-0 Srengseng Hilir – Proyek Strategis Daerah TA 2025

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    CIKARANG INFO — Pembangunan Bendung BSH-0 terus bergerak secara intensif di lapangan. Saat ini, sejumlah pekerjaan utama telah memasuki tahap krusial yang menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan konstruksi. 1. Pemasangan bekisting dan perakitan tulangan pilar bendung Tahap ini menjadi pondasi struktur utama yang akan menopang keseluruhan badan bendung. Ketelitian dan kekuatan material menjadi fokus untuk […]

  • Misteri Bocah Tewas di Tambun: Luka Bakar dan Lebam di Seluruh Tubuh

    Misteri Bocah Tewas di Tambun: Luka Bakar dan Lebam di Seluruh Tubuh

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Jati Baru, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan jasad seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun di sebuah ruko kosong. Bocah malang tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terbungkus kain sarung hitam dengan tubuh penuh luka. Penemuan ini pun langsung memicu perhatian publik dan pihak kepolisian. Menurut AKP Kukuh Setio Utama, […]

  • Pilihan twibbon Hari Pers Nasional 2026 hadir dengan desain modern dan mudah digunakan secara daring.

    Daftar Link Twibbon Hari Pers Nasional 2026 Gratis, Cocok Dibagikan di Media Sosial

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Hari Pers Nasional (HPN) 2026 diperingati setiap 9 Februari sebagai momen refleksi atas peran strategis pers dalam menjaga demokrasi, keterbukaan informasi, serta mendorong pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Pada peringatan Hari Pers Nasional 2026, tema yang diusung adalah “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Tema ini menegaskan pentingnya jurnalisme yang profesional, independen, dan […]

  • Kabupaten Bekasi Serius Buka Lapangan Kerja: Kuota Lokal Diwajibkan Terisi 60 Persen

    Kabupaten Bekasi Serius Buka Lapangan Kerja: Kuota Lokal Diwajibkan Terisi 60 Persen

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah merancang aturan strategis guna memastikan perusahaan-perusahaan di wilayahnya lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal. Rencana ini merupakan bagian dari upaya serius Pemkab dalam meningkatkan kesejahteraan dan peluang kerja bagi warga setempat. Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengungkapkan bahwa aturan baru ini akan menetapkan batas minimal 60 persen karyawan […]

  • Sejumlah guru honorer menyuarakan keluh kesah terkait kesejahteraan dan kebijakan pemerintah melalui media sosial.

    Guru Honorer Curhat di Media Sosial, Gaji Disebut Lebih Kecil dari Sopir Program MBG

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sejumlah guru honorer menyuarakan keluh kesah mereka terkait kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kesejahteraan tenaga pendidik non-ASN. hati tersebut beredar luas di media sosial dan menuai perhatian publik. Dalam unggahan yang beredar, para guru honorer mengaku hanya bisa menahan tangis melihat kondisi penghasilan yang mereka terima selama bertahun-tahun mengabdi […]

expand_less