Kabupaten Bekasi Gelontorkan Rp1,1 Triliun untuk Infrastruktur 2026, Fokus Perbaikan Jalan Rusak
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, meninjau kondisi jalan rusak di Cikarang Selatan sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur tahun 2026.
INFO CIKARANG — Kabupaten Bekasi bersiap menyambut tahun 2026 dengan agenda pembangunan infrastruktur yang masif.
Pemerintah daerah menyiapkan anggaran Rp1.102.505.588.998, atau hampir Rp1,2 triliun, untuk membiayai berbagai proyek mulai dari perbaikan jalan, pembangunan jembatan, drainase, PJU, sekolah, hingga penataan lingkungan di berbagai kecamatan.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan, khususnya perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
“Insya Allah jalan-jalan yang jelek akan dibangun. Kita sedang menunggu pergeseran anggaran agar pelaksanaannya bisa segera berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Asep Surya Atmaja.
Rincian Anggaran Infrastruktur 2026
Anggaran terbesar dialokasikan untuk Program Jalan Mulus sebesar Rp190,2 miliar, disusul oleh:
Revitalisasi Sekolah: Rp135,3 miliar
PJU Lingkungan: Rp96,2 miliar
Rehabilitasi sungai melalui normalisasi dan pembersihan berkala: Rp92,6 miliar
Penataan TPA Burangkeng: Rp83,5 miliar
PJU Jalan Kabupaten: Rp74,5 miliar
Jalan Lingkungan: Rp71,5 miliar
Pembangunan Jembatan Baru: Rp61,3 miliar
Program lain yang mendapat perhatian adalah Drainase Lingkungan Rp42,1 miliar, Penataan Sarana Olahraga Rp31,5 miliar, Rehabilitasi Jembatan Rp27,6 miliar, Transformasi Puskesmas Rp17,8 miliar, hingga Penyediaan WiFi Publik Rp3,4 miliar.
Dengan alokasi anggaran sebesar ini, Pemkab Bekasi menargetkan percepatan pembangunan yang berdampak langsung pada mobilitas warga, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah.
Fokus Pembangunan Jalan
Proyek infrastruktur jalan akan tersebar di hampir seluruh wilayah Kabupaten Bekasi, mulai dari Cibitung, Cikarang Barat, Cikarang Timur, Cikarang Selatan, Cikarang Utara, Tambun Selatan, Tambun Utara, Setu, Serang Baru, hingga wilayah pesisir seperti Muara Gembong dan Tarumajaya.
Beberapa titik strategis yang akan direkonstruksi antara lain:
Jalan Serang–Cicau di Cikarang Selatan
Jalan Puloputer–Wanasari di Cibitung
Jalan Sukadanau–Cibarengkok di Cikarang Barat
Pelebaran Jalan Setu–Batas Bogor
Di wilayah utara dan pesisir, pembangunan menyasar:
Jalan Kampung Bogor–Pulo Timaha
Jalan Pantai Bahagia–Pantai Bakti
Peningkatan Jalan Kalibaru–Muara Gembong
Langkah ini diharapkan mampu mendukung konektivitas antarkecamatan, mempercepat distribusi logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Dengan total anggaran jumbo ini, Pemkab Bekasi berharap pembangunan infrastruktur 2026 dapat:
Mempercepat mobilitas warga di seluruh kecamatan
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal melalui konektivitas jalan dan fasilitas publik
Mendorong kualitas pelayanan publik melalui pembangunan sekolah, puskesmas, dan fasilitas lingkungan
“Pembangunan ini bukan sekadar angka, tapi investasi untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi,” tambah Plt Bupati.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar