Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Dua Kali Mangkir, Drama Penangkapan Pelaku Penganiayaan Satpam RS Bekasi Berakhir di Bandara Soetta

Dua Kali Mangkir, Drama Penangkapan Pelaku Penganiayaan Satpam RS Bekasi Berakhir di Bandara Soetta

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Setelah sempat buron dan mangkir dari dua kali panggilan polisi, pria berinisial AFET akhirnya berhasil diamankan oleh Polres Metro Bekasi Kota. Ia merupakan terduga pelaku penganiayaan terhadap petugas keamanan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, yang sempat viral beberapa waktu lalu.

AFET ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis malam (10/4/2025), oleh tim Reskrim dari Polres Metro Bekasi Kota. Informasi penangkapan ini disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim, Kompol Binsar Hatorangan Sianturi.

“Sudah kita amankan di bandara malam ini dan langsung kita bawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Binsar kepada awak media.

Sebelumnya, AFET sempat dipanggil untuk menjalani pemeriksaan pada Rabu (9/4), namun mangkir karena masih berada di Pontianak. Polisi pun tak tinggal diam. Saat pria tersebut mendarat di Jakarta, ia langsung diciduk.

Kronologi Penganiayaan

Insiden pemukulan yang menghebohkan publik ini terjadi pada Jumat malam, 29 Maret 2025, sekitar pukul 22.00 WIB di area RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. Korbannya, seorang petugas keamanan bernama Sutiono (39), menjadi sasaran kekerasan setelah menegur pelaku yang parkir sembarangan dan menggunakan knalpot brong.

Akibat pemukulan itu, Sutiono sempat tidak sadarkan diri dan harus dirawat intensif di ruang ICU. Kondisinya kini berangsur membaik, namun trauma atas kejadian tersebut masih membekas.

Kejadian ini sempat menyita perhatian publik karena terekam dan tersebar di media sosial, memicu kecaman dari netizen. Bahkan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung mengunjungi korban dan menegaskan bahwa pelaku harus ditindak tegas.

Penangkapan AFET menjadi bukti bahwa polisi bergerak cepat dan tidak memberi ruang untuk tindakan kekerasan di ruang publik, apalagi di fasilitas kesehatan. Proses hukum terhadap pelaku pun masih berjalan di Mapolres Metro Bekasi Kota.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas menertibkan PKL pasar tumpah SGC Cikarang Utara untuk mengurai kemacetan dan menata kawasan.

    Sering Picu Kemacetan dan Kesan Kumuh, 519 Lapak PKL Pasar Tumpah SGC Resmi Direlokasi Mulai 13 Februari 2026

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) pasar tumpah SGC Cikarang yang selama ini dinilai kerap memicu kemacetan dan kesan kumuh di jalan utama kawasan Cikarang Utara. Penertiban tersebut dituangkan dalam Surat Imbauan Nomor 300.1.1/1054/Satpol.PP tentang Tertib Tempat Berjualan bagi PKL di Jalan Kapten Sumantri, Jalan RE Martadinata, serta […]

  • Bikin Geger! Pria Asal Blendung Kedapatan Mengaku TNI, Ternyata Security

    Bikin Geger! Pria Asal Blendung Kedapatan Mengaku TNI, Ternyata Security

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video viral baru-baru ini menunjukkan seorang pria asal Kampung Blendung yang mengaku sebagai anggota TNI. Namun, klaim tersebut ternyata palsu! Pria itu sebenarnya hanya seorang security perumahan di daerah Karawang. Peristiwa ini terjadi di wilayah 06/04 Karawang dan berhasil menarik perhatian banyak orang setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam […]

  • Viral! Seorang Ayah di Bekasi Tega Lempar Anak ke Kubangan Air

    Viral! Seorang Ayah di Bekasi Tega Lempar Anak ke Kubangan Air

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan aksi seorang pria yang tega melempar anak kecil ke kubangan air. Peristiwa ini terjadi di Bekasi, Jawa Barat, meskipun belum diketahui secara pasti kapan waktu kejadian tersebut. Kronologi Kejadian Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang anak kecil sedang bermain air di tengah […]

  • Pegawai inti dapur umum Program MBG dipastikan diangkat sebagai PPPK mulai Februari 2026.

    Bos BGN Angkat 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Mulai Februari 2026

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai 1 Februari 2026. Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, pengangkatan tersebut hanya berlaku bagi pegawai inti yang memiliki […]

  • Longsoran gunungan sampah di TPST Bantargebang menewaskan empat orang setelah material sampah ambrol akibat hujan deras berkepanjangan.

    Longsor Gunungan Sampah Bantar Gebang Menelan Korban, Pramono: Ini Tidak Direncanakan

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang menelan korban jiwa. Mulai Senin (9/3/2026), tercatat empat orang meninggal dunia setelah tertimbun material sampah di area pengolahan tersebut. Insiden terjadi pada Ahad (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di zona 4 lokasi penampungan sampah terbesar yang melayani wilayah Jakarta dan sekitarnya. Gubernur Jakarta Pramono Anung […]

  • Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di sebuah kontrakan di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, tempat seorang pria berinisial HAN (23) ditemukan meninggal dunia.

    Pria di Cibarusah Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi Sebut Tertekan Masalah Ekonomi

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria berinisial HAN (23) ditemukan tewas gantung diri di kamar kontrakannya di kawasan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 3 Desember 2025. Polisi menduga persoalan ekonomi menjadi alasan kuat di balik keputusan tragis tersebut. Kapolsek Cibarusah, AKP Widi Muldiyanto, menjelaskan bahwa HAN tidak memiliki pekerjaan tetap. Selama ini, kebutuhan hidupnya ditopang sepenuhnya […]

expand_less