Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Realita Pekerja Buruh Ritel yang Dipaksa Nombok, Risiko Usaha Dialihkan ke Pekerja

Realita Pekerja Buruh Ritel yang Dipaksa Nombok, Risiko Usaha Dialihkan ke Pekerja

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Di balik rapi dan dinginnya minimarket, buruh justru dipaksa nombok.

Di balik rapi dan dinginnya minimarket, buruh justru dipaksa nombok.

INFO CIKARANG — Di balik rak yang tertata rapi dan pendingin ruangan minimarket maupun supermarket, ada praktik kerja yang luput dari perhatian publik seperti buruh yang bekerja justru harus nombok.

Barang hilang disuruh mengganti, target penjualan tak tercapai dipaksa membeli sendiri.

Upah yang seharusnya menjadi hak pekerja perlahan terkikis oleh sistem kerja yang timpang.

Ini bukan cerita satu-dua orang. Praktik ini terjadi di banyak gerai ritel, dari kota besar hingga daerah.

Buruh yang bergaji pas-pasan diposisikan sebagai penanggung jawab utama atas kerugian usaha, seolah-olah mereka adalah pemilik bisnis.

Padahal, status mereka hanyalah pekerja yang menjual tenaga dan waktu.

Kehilangan barang, selisih stok, atau target penjualan yang meleset sejatinya adalah risiko bisnis.

Risiko semacam ini semestinya ditanggung oleh pengusaha melalui sistem manajemen, pengawasan, asuransi, atau mekanisme operasional yang profesional.

Ketika risiko tersebut dialihkan kepada buruh, yang terjadi bukan disiplin kerja, melainkan eksploitasi terselubung.

Dampaknya tidak kecil. Upah yang sudah minim dipotong lagi. Uang belanja keluarga tergerus.

Beban psikologis ikut terbawa pulang ke rumah. Buruh tidak hanya lelah secara fisik, tetapi juga tertekan secara mental karena setiap kesalahan dan bahkan yang di luar kendalinya berujung pada kerugian pribadi.

Lebih parah lagi, praktik ini kerap dinormalisasi atas nama “tanggung jawab kerja” atau “konsekuensi target”.

Padahal, buruh tidak pernah ikut menentukan sistem penjualan, strategi promosi, atau tata kelola stok barang.

Mereka tidak punya kuasa atas desain usaha, tetapi dipaksa menanggung kerugiannya.

Dalam hukum ketenagakerjaan, upah adalah hak dasar buruh yang tidak boleh dipotong secara sewenang-wenang.

Pemotongan upah hanya dapat dilakukan dalam kondisi tertentu yang diatur jelas oleh peraturan perundang-undangan.

Memaksa buruh mengganti barang hilang atau membeli produk demi mengejar target jelas bertentangan dengan prinsip perlindungan pekerja.

Karena itu, praktik kerja nombok harus dihentikan. Negara tidak boleh tutup mata.

Pengawasan ketenagakerjaan harus diperkuat, khususnya di sektor ritel yang mempekerjakan jutaan buruh dengan posisi tawar yang lemah.

Pengusaha wajib bertanggung jawab penuh atas risiko usahanya sendiri.

Buruh berhak menerima upah secara utuh, tanpa potongan yang tidak sah. Kerja seharusnya memberi penghidupan yang layak, bukan justru menjerumuskan pekerja ke dalam kerugian.

Isu ini bukan sekadar persoalan individu, melainkan masalah struktural. Karena itu, solidaritas menjadi penting.

Simpan, sebarkan, dan suarakan. Agar praktik eksploitatif tidak lagi dianggap wajar.

Kerja bukan untuk nombok.
Kerja bukan untuk rugi.
Kerja harus menjamin hidup yang bermartabat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antusiasme pencari kerja memadati proses rekrutmen PT RPX Logistic hingga kuota pelamar dikabarkan penuh.

    Pelamar Membludak, Kuota Rekrutmen PT RPX Logistic Dikabarkan Sempat Penuh

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Antusiasme pencari kerja di proses rekrutmen PT RPX Logistic dikabarkan membludak pada hari ini. Berdasarkan informasi yang beredar dari lokasi, jumlah pelamar yang datang disebut sangat banyak hingga kuota penerimaan untuk hari ini dikabarkan sudah penuh. Informasi tersebut ramai dibagikan di media sosial dan grup pencari kerja. Para pelamar yang datang siang […]

  • Streamer Resbob ditangkap Polda Jabar.

    Belajar dari Kasus Resbob, Ketika Konten Digital Berubah Jadi Bumerang

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penangkapan seorang streamer bernama Resbob oleh Polda Jawa Barat menjadi salah satu peristiwa paling menyita perhatian di jagat live streaming Indonesia tahun ini. Bukan karena prestasi, bukan pula karena konten kreatif, melainkan karena ucapan yang melampaui batas dan berujung persoalan hukum. Apa yang awalnya dianggap ‘gaya bicara bebas’ di ruang digital, berubah […]

  • Skandal Pungli di SDN JatiCempaka 1: DPRD Kota Bekasi Panggil Kepsek!

    Skandal Pungli di SDN JatiCempaka 1: DPRD Kota Bekasi Panggil Kepsek!

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di SDN Jati Cempaka 1, Kota Bekasi bikin heboh! Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidik, geram saat memanggil kepala sekolah untuk dimintai pertanggungjawaban. Masalahnya? Tabungan siswa yang seharusnya aman malah dipinjam oleh kepala sekolah dan beberapa guru. Kepsek dan Guru Ikut Pakai Uang Tabungan Siswa? […]

  • Kondisi mobil pemudik yang ringsek parah usai menabrak bus di Tol Pejagan–Pemalang saat arus mudik Lebaran 2026.

    Satu Keluarga Pemudik Asal Cikarang Tewas di Tol Pejagan–Pemalang, Diduga Sopir Mengantuk

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Pejagan–Pemalang yang merenggut nyawa satu keluarga pemudik asal Cikarang. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (19/3/2026) pagi, tepatnya di KM 290+700 wilayah Kabupaten Tegal, di tengah meningkatnya arus mudik Lebaran 2026. Dalam insiden tersebut, sebuah mobil Toyota Calya bernomor polisi B 2399 FFR menabrak bagian belakang bus […]

  • Petugas Damkar saat mengevakuasi seekor ular sanca yang masuk ke rumah warga di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi, Senin (25/5/2026).

    Ular Sanca Masuk Rumah Warga di Tambun, Petugas Damkar Langsung Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seekor ular sanca membuat geger penghuni rumah di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi, setelah diketahui masuk ke dalam rumah warga pada Senin, (25/5/2026). Peristiwa tersebut sempat direkam video dan beredar di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tengah melakukan proses evakuasi ular dengan peralatan khusus. Ular berukuran cukup besar […]

  • Banjir di Kabupaten Bekasi: Pemkab Bangun Tenda Pengungsian dan Dapur Umum

    Banjir di Kabupaten Bekasi: Pemkab Bangun Tenda Pengungsian dan Dapur Umum

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bekasi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir besar yang kini melanda 13 kecamatan, 24 desa dan kelurahan, serta 36 titik banjir. Ketinggian air di beberapa wilayah bahkan mencapai 2 meter, membuat ribuan warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah Kabupaten Bekasi langsung mengambil langkah cepat […]

expand_less