Pedagang Pasar Tumpah SGC Pindah Lokasi, Bertaruh Nasib di Tengah Janji Penataan Tanpa Pungli
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 24 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Aktivitas Pasar Tumpah SGC dipindahkan ke halaman depan Pasar Baru Cikarang. Pedagang mulai menata lapak dan menunggu kepastian terkait skema pengelolaan pasar.
INFO CIKARANG — Pemindahan aktivitas Pasar Tumpah SGC ke halaman depan Pasar Baru Cikarang menjadi titik awal babak baru bagi para pedagang kecil.
Di lokasi baru, para pedagang mulai menata lapak sambil menunggu kepastian soal skema pengelolaan pasar.
Banyak di antara mereka berharap relokasi ini benar-benar memberi solusi, bukan justru menambah beban biaya operasional harian.
Pedagang mengaku hingga kini belum menerima informasi resmi terkait besaran sewa lapak di area relokasi. Padahal, di lokasi lama, biaya harian dinilai cukup memberatkan.
“Kalau sebelumnya, sehari bisa Rp30.000 sampai Rp40.000 per lapak. Itu sudah termasuk keamanan, listrik, dan sampah. Sekarang kami masih nunggu kejelasan di sini,” kata Inggar, pedagang bumbu, dikutip Sabtu, (17/2/2026).
Menurut Ali, tantangan terbesar bukan hanya biaya, tetapi juga mengembalikan kepercayaan pembeli yang sudah terbiasa berbelanja di lokasi lama.
Ia berharap pemerintah memberi kebijakan transisi agar pedagang tidak langsung tertekan.
“Kalau bisa parkir digratiskan dulu sementara, biar pembeli mau datang. Kalau sepi, kami yang berat,” tambahnya.
Menanggapi keluhan pedagang, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa pemerintah daerah belum memprioritaskan penarikan retribusi di tahap awal relokasi.
“Hari ini yang penting relokasi dulu. Setelah pindah dan tertata, sambil jalan insya Allah bisa meningkatkan PAD,” ujarnya.
Asep menekankan, proses penataan pasar dilakukan bertahap agar tidak menimbulkan gejolak di lapangan, terutama bagi pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas harian.
Selain soal biaya, isu pungutan liar menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Asep memastikan relokasi Pasar Tumpah SGC akan diawasi secara ketat agar tidak ada praktik pungli yang merugikan pedagang.
“Pengawasan akan terus kami lakukan. Saya sendiri akan turun langsung bersama TNI, Polri, pihak kecamatan, dan desa untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Ia menegaskan, relokasi ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar aktivitas pasar lebih tertib, aman, dan tidak menimbulkan masalah sosial maupun ekonomi di kemudian hari.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar