Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Takut Ketahuan Belum Menikah, Pasangan Muda Tega Buang Bayi di Tambun Selatan, Polisi Ungkap Motif Psikologis

Takut Ketahuan Belum Menikah, Pasangan Muda Tega Buang Bayi di Tambun Selatan, Polisi Ungkap Motif Psikologis

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Penemuan bayi ditemukan di kawasan Perumahan Taman Puri Cendana, Desa Tridayasakti, Kabupaten Bekasi.

Penemuan bayi ditemukan di kawasan Perumahan Taman Puri Cendana, Desa Tridayasakti, Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG — Jajaran Unit Reskrim Polsek Tambun berhasil mengungkap kasus penemuan bayi laki-laki yang menghebohkan warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Bayi tersebut ditemukan di kawasan Perumahan Taman Puri Cendana, Desa Tridayasakti.

Dua orang terduga pelaku yang merupakan orang tua kandung bayi, masing-masing berinisial MS (23) dan RR (29), kini telah diamankan pihak kepolisian.

Keduanya diduga nekat membuang bayi lantaran takut diketahui belum menikah dan menghadapi tekanan sosial dari lingkungan sekitar.

Ibu bayi, MS, lebih dahulu ditangkap pada Senin (16/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Tak berselang lama, polisi kembali mengamankan RR, yang merupakan ayah kandung bayi, sekitar dua jam kemudian atau pukul 18.20 WIB di wilayah yang sama.

Polisi Bergerak Cepat Ungkap Kasus

Kapolsek Tambun, Wuryanti, membenarkan penangkapan tersebut dilakukan hanya dua hari setelah bayi ditemukan warga pada Jumat (13/2/2026).

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

“Iya, saat ini (bayi) sudah dipertemukan kembali dengan pihak keluarganya,” ujar Kompol Wuryanti dikutip Selasa (17/2/2026).

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyimpulkan bahwa motif utama pasangan muda tersebut berkaitan dengan kondisi psikologis dan ketakutan akan stigma sosial.

Wuryanti menjelaskan, MS dan RR belum terikat pernikahan secara resmi.

Kondisi itu membuat keduanya merasa panik dan tertekan, hingga memilih jalan pintas dengan meninggalkan bayi yang baru dilahirkan.

Tekanan psikologis tersebut diperparah oleh kekhawatiran terhadap reaksi keluarga dan lingkungan tempat tinggal mereka.

Bayi Ditemukan Sehat, Sempat Dirawat Intensif

Bayi laki-laki tersebut ditemukan warga dalam kondisi hidup dan relatif sehat.

Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi memiliki berat badan 2,6 kilogram dengan panjang 50 sentimeter.

Sesaat setelah ditemukan, bayi langsung mendapatkan perawatan intensif di Klinik Azahra sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk memastikan kondisi kesehatannya stabil.

Barang Bukti Diamankan Polisi

Selain mengamankan kedua orang tua bayi, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa pembuangan bayi tersebut, di antaranya:

Satu unit sepeda motor Honda Beat Street hitam, yang diduga digunakan pelaku

Selembar kain berwarna biru yang digunakan untuk menyelimuti bayi

Barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi Imbau Warga Tak Ambil Jalan Pintas

Kompol Wuryanti menyayangkan tindakan nekat pasangan muda tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengambil keputusan yang melanggar hukum ketika menghadapi tekanan hidup maupun persoalan sosial.

“Kami menghimbau masyarakat untuk segera mencari bantuan kepada pihak terkait atau keluarga jika mengalami kesulitan. Jangan sampai melakukan tindakan kriminal yang merugikan masa depan anak,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kobaran api membakar sebuah warung makan Padang di Kampung Pelaukan, Desa Karangrahayu, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/7/2026). Warga berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang.

    Warung Makan Padang di Karangrahayu Kabupaten Bekasi Terbakar, Warga Berjibaku Padamkan Api Sebelum Damkar Tiba

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah warung makan Padang yang berada di Kampung Pelaukan, Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, dilanda kebakaran pada Sabtu (18/7/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api pertama kali terlihat muncul dari bagian dalam warung. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Dalam hitungan menit, api membesar dan membakar sebagian bangunan warung makan. […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Pusat berdialog dengan remaja Desa Hegarmukti saat memberikan himbauan kamtibmas jelang bulan suci Ramadhan.

    Cegah Tawuran dan Perang Sarung, Polisi Sambangi Remaja Hegarmukti Jelang Ramadhan

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Jelang bulan suci Ramadhan, aparat kepolisian mengintensifkan langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satunya dilakukan Polsek Cikarang Pusat dengan menyambangi para remaja di Desa Hegarmukti, Selasa malam (24/2/2026). Kegiatan silaturahmi dan himbauan kamtibmas tersebut berlangsung di Kampung Tegal Danas RT 001/001. Dimulai sekitar pukul 21.00 WIB, polisi mendatangi remaja […]

  • Gencatan Senjata Belum Berlaku, Israel Lancarkan Serangan Mematikan di Gaza

    Gencatan Senjata Belum Berlaku, Israel Lancarkan Serangan Mematikan di Gaza

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Hanya beberapa jam setelah mengumumkan perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas, yang diperkirakan mulai berlaku Minggu depan, Israel melancarkan gelombang pemboman di Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 73 warga Palestina sejak kemarin malam pada Rabu, 15 Januari 2025, dan melukai puluhan lainnya. Pada hari Kamis, 16 Januari 2025, Pertahanan Sipil mengumumkan bahwa […]

  • Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Saeful Islam saat menggelar kegiatan reses bersama warga di Perumahan Puri Cikarang Hijau, Desa Karangasih, Cikarang Utara, Sabtu (2/5/2026).

    Reses di Puri Cikarang Hijau, Anggota DPRD Saeful Islam Soroti Penanganan Banjir yang Kerap Hantui Warga

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, menggelar kegiatan reses Tahun Sidang II Masa Persidangan II Tahun Anggaran 2026 di Perumahan Puri Cikarang Hijau, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini dirasakan warga. Salah satu […]

  • Pusat Data Nasional di Cikarang Hampir Rampung, Siap Beroperasi di 2025!

    Pusat Data Nasional di Cikarang Hampir Rampung, Siap Beroperasi di 2025!

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) di Cikarang, Bekasi hampir selesai! Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menargetkan proyek ini bisa mulai beroperasi pada akhir kuartal I tahun 2025. Menurut Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kemenkomdigi, Mira Tayyiba, progres PDN Cikarang sudah mencapai 99,74 persen per Desember 2024. Yang tersisa tinggal 0,26 persen lagi, […]

  • Kondisi banjir di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, memburuk setelah tanggul Sungai Citarum di Desa Pantai Bakti jebol pada Minggu dini hari (25/1/2026), memicu kekhawatiran meluasnya genangan ke permukiman warga.

    Tanggul Sungai Citarum di Desa Pantai Bakti Muaragembong Jebol Lagi, Banjir Mengancam Permukiman Warga

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi banjir di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, kembali memburuk setelah tanggul Sungai Citarum di Desa Pantai Bakti jebol pada Minggu dini hari (25/1/2026). Luapan air Sungai Citarum yang terus meningkat membuat air dengan cepat mengalir ke area sekitar, sehingga memicu kekhawatiran warga akan meluasnya genangan ke permukiman padat penduduk. Peristiwa jebolnya tanggul […]

expand_less