Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pemkab Bekasi Gandeng BBWS Ciliwung-Cisadane, Siapkan Strategi Besar Penanganan Banjir

Pemkab Bekasi Gandeng BBWS Ciliwung-Cisadane, Siapkan Strategi Besar Penanganan Banjir

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menandatangani nota kesepakatan penanganan banjir bersama BBWS Ciliwung-Cisadane di Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menandatangani nota kesepakatan penanganan banjir bersama BBWS Ciliwung-Cisadane di Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi memperkuat upaya penanganan banjir melalui kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS) di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh Asep Surya Atmaja selaku Plt Bupati Bekasi bersama perwakilan BBWS Ciliwung-Cisadane di Ruang Rapat Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat.

Melalui kesepakatan ini, kedua pihak akan merancang langkah-langkah strategis dalam pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Bekasi, mulai dari pembangunan infrastruktur pengendali banjir hingga penguatan sistem pengelolaan sumber daya air.

“Ke depan kami bersama BBWS akan merencanakan berbagai upaya penanganan banjir, termasuk pembangunan tanggul di wilayah Muaragembong agar dampak banjir dapat diminimalisir,” ujar Asep.

Bekasi Jadi Titik Hilir Aliran Air

Asep menjelaskan, persoalan banjir di Kabupaten Bekasi dipicu oleh sejumlah faktor yang saling berkaitan. Selain tingginya curah hujan, wilayah ini juga kerap menerima kiriman air dari daerah hulu.

Di sisi lain, kawasan pesisir utara Kabupaten Bekasi juga kerap mengalami fenomena banjir rob yang semakin memperparah kondisi saat musim hujan.

Menurutnya, posisi geografis Kabupaten Bekasi yang berada di wilayah hilir menjadikan daerah ini sebagai titik berkumpulnya aliran air dari berbagai daerah di sekitarnya.

“Kabupaten Bekasi berada di wilayah hilir sehingga air dari daerah hulu pada akhirnya bermuara di wilayah kita. Ditambah curah hujan tinggi dan banjir rob di kawasan pesisir, kondisi ini membuat potensi banjir semakin besar,” jelasnya.

Penanganan Banjir Harus dari Hulu hingga Hilir

Ia menegaskan bahwa penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara parsial. Upaya pengendalian harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari wilayah hulu hingga hilir melalui kerja sama lintas daerah dan lintas instansi.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar penanganan banjir dapat dilakukan secara lebih komprehensif.

“Saya juga sudah menyampaikan kepada pemerintah provinsi agar penanganan banjir tidak hanya dilakukan melalui normalisasi sungai di wilayah hilir, tetapi juga disertai upaya perbaikan di wilayah hulu agar aliran air dapat dikelola dengan lebih baik,” katanya.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Sementara itu, Plt Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Mochammad Dian Alma’ruf, menyatakan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan banjir.

Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi faktor penting agar berbagai program pengendalian banjir dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan setelah adanya nota kesepakatan ini kita dapat melaksanakan upaya pencegahan banjir dengan baik sesuai rencana yang telah disusun, sehingga ke depan potensi banjir tahunan di Kabupaten Bekasi dapat dikurangi secara bertahap,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala perangkat daerah terkait, serta jajaran pimpinan BBWS Ciliwung-Cisadane.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi rumah amblas dan jalan retak di Perumahan Villa Lestari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, yang hingga kini belum mendapat penanganan.

    Warga Cemas, Rumah Amblas dan Jalan Retak di Perumahan Villa Lestari Belum Ditangani

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi rumah amblas dan jalan retak di Perumahan Villa Lestari, Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, kian mengkhawatirkan. Hingga akhir Januari 2026, kerusakan belum juga ditangani, meski warga telah melaporkan kondisi tersebut sejak akhir tahun lalu. Salah satu warga terdampak, Jajang, mengungkapkan bahwa rumah subsidi yang ditempatinya sejak 2023 kini berada […]

  • Anggota Polisi Dibacok Begal di Cikarang, Pelaku Akhirnya Diciduk

    Anggota Polisi Dibacok Begal di Cikarang, Pelaku Akhirnya Diciduk

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi kejahatan jalanan kembali menyita perhatian publik. Kali ini, korban bukan warga biasa, melainkan anggota kepolisian. Seorang polisi dari Polres Metro Bekasi menjadi korban pembegalan di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kampung Pasir Limus, Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Rabu dini hari, 2 April 2025, sekitar pukul 04.40 WIB. Korban, yang […]

  • Lebih dari 1,5 juta kendaraan tinggalkan Jabotabek saat libur Natal 2025.

    Arus Mudik Natal 2025: 1,56 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek, Mayoritas ke Arah Timur

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebanyak 1.556.310 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode libur Hari Raya Natal 2025. Data tersebut dihimpun Jasa Marga dari empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama, dan Kalihurip Utama. Penghitungan dilakukan sejak H-7 hingga H+1 Natal, mulai Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Sabtu, 27 […]

  • Hendak Ikut Demo, 48 Pelajar dari Berbagai Daerah Diamankan di Cikarang

    Hendak Ikut Demo, 48 Pelajar dari Berbagai Daerah Diamankan di Cikarang

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polsek Cikarang Utara mengamankan sebanyak 48 pelajar yang diduga hendak mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta pada Rabu (27/8/2025) malam. Para pelajar ini diamankan di sejumlah titik, termasuk Stasiun Cikarang dan Jalan Pantura Urip Sumohardjo, saat bersiap melakukan perjalanan ke ibu kota. Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Sutrisno, menjelaskan bahwa para pelajar tersebut […]

  • Stadion Wibawa Mukti Segera Diperbaiki Tahun 2025, Pemkab Bekasi Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

    Stadion Wibawa Mukti Segera Diperbaiki Tahun 2025, Pemkab Bekasi Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Stadion Wibawa Mukti, ikon olahraga Kabupaten Bekasi, akan segera menjalani perbaikan menyeluruh di tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar dari APBD 2025 untuk memperbaiki kerusakan fisik, termasuk atap stadion yang rusak akibat angin kencang pada Oktober 2024. Menurut Iman Nugraha, Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, saat ini tahapan perbaikan […]

  • ​Perwakilan IKA FH UPB saat melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan Tanah Kas Desa Karang Baru ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

    Dugaan Penyimpangan TKD Desa Karang Baru, Alumni FH UPB Minta Kejaksaan Bongkar Aset dan Aliran Dana

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD) Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, tengah menjadi sorotan serius. Dugaan adanya penyimpangan pengelolaan aset desa tersebut kini memasuki ranah hukum setelah Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Pelita Bangsa (IKA FH UPB) melaporkannya ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Langkah hukum ini diambil menyusul keluhan warga yang […]

expand_less