Breaking News
light_mode

Penyidikan Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Mengarah ke Eksekutif, Asep Surya Atmaja Dijadwalkan Diperiksa

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Kejati Jabar.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Kejati Jabar.

INFO CIKARANG — Penyidikan kasus dugaan penyelewengan tunjangan perumahan (tuper) pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi memasuki fase krusial.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat tidak lagi hanya memfokuskan penyelidikan pada unsur legislatif, tetapi mulai mengarah ke ranah eksekutif pemerintahan daerah.

Langkah ini menandai babak baru dalam pengusutan perkara yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara hingga sekitar Rp20 miliar tersebut.

Sumber di lingkungan penegak hukum menyebutkan, Kejati Jabar kini tengah menelusuri secara menyeluruh proses pengambilan keputusan terkait kebijakan tunjangan perumahan, mulai dari tahap perencanaan, penetapan besaran anggaran, hingga pencairan dana ke pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

Plt Bupati Dijadwalkan Diperiksa

Sebagai bagian dari pendalaman perkara, penyidik Kejati Jabar telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.

Pemeriksaan ini dinilai penting untuk mengurai peran eksekutif dalam proses persetujuan dan pengesahan anggaran tunjangan perumahan DPRD.

Penyidik ingin memastikan apakah kebijakan tersebut telah melalui mekanisme yang sah sesuai peraturan perundang-undangan, atau justru terjadi penyimpangan dalam penetapan nilai sewa rumah yang menjadi dasar pemberian tunjangan.

Selain Plt Bupati, Kejati Jabar juga memanggil pimpinan fraksi serta unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi pada periode terkait.

Mereka akan dimintai keterangan guna mengklarifikasi pembahasan anggaran di tingkat legislatif serta relasi pengambilan keputusan antara DPRD dan pemerintah daerah.

Indikasi Penggelembungan Anggaran

Kasus ini mencuat setelah adanya dugaan penggelembungan nilai sewa rumah dalam skema tunjangan perumahan bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

Nilai sewa yang ditetapkan diduga jauh di atas harga pasar, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dalam jumlah signifikan.

Dalam proses penyidikan sebelumnya, Kejati Jabar telah menetapkan dua tersangka dari unsur DPRD, yakni mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi berinisial RAS dan mantan Wakil Ketua DPRD berinisial SL.

Keduanya diduga memiliki peran sentral dalam proses administrasi dan persetujuan kebijakan tunjangan perumahan tersebut.

Penetapan dua tersangka ini membuka jalan bagi penyidik untuk memperluas lingkaran pemeriksaan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pejabat lain yang memiliki kewenangan dalam penetapan dan pencairan anggaran.

Desakan Transparansi dan Penegakan Hukum

Ketua Umum Gerakan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO), Haetami Abdallah, menegaskan bahwa pengusutan kasus tunjangan perumahan DPRD Bekasi harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

“Siapa pun yang terbukti memiliki andil dalam penyimpangan ini harus diproses hukum dan ditahan. Jangan ada perlakuan istimewa, baik dari unsur legislatif maupun eksekutif,” tegas Haetami.

Ia menilai, kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen penegakan hukum di Jawa Barat, khususnya dalam memberantas praktik korupsi yang melibatkan pejabat publik dan pengelolaan anggaran daerah.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Kemarau Tiba, Warga Kabupaten Bekasi Diimbau Waspadai Kebakaran

    Musim Kemarau Tiba, Warga Kabupaten Bekasi Diimbau Waspadai Kebakaran

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten Bekasi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, menyampaikan bahwa intensitas kebakaran biasanya mengalami peningkatan selama musim kemarau. Faktor alam seperti sinar matahari yang menyengat dapat memicu api, terutama di lahan-lahan kosong yang tidak terawat dengan baik. “Pada musim […]

  • Pemotor terpaksa masuk Gerbang Tol Tarumajaya akibat banjir yang melumpuhkan jalan di Kabupaten Bekasi, Senin pagi.

    Akibat Hujan Deras dan Terjebak Banjir, Pemotor Terpaksa Masuk ke Jalan Tol Tarumajaya 

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak pagi hari menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan utama. Kondisi tersebut membuat ratusan pengendara sepeda motor terjebak dan kesulitan melanjutkan perjalanan. Demi menghindari risiko keselamatan, para pemotor akhirnya terpaksa merangsek masuk ke Gerbang Tol Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, pada Senin (12/1/2026) pagi. Masuknya ratusan sepeda […]

  • KPU Kabupaten Bekasi Resmi Menerima Pendaftaran BN. Holik Qodratullah – H. Faizal Hafan Farid

    KPU Kabupaten Bekasi Resmi Menerima Pendaftaran BN. Holik Qodratullah – H. Faizal Hafan Farid

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Kedungwaringin,- Di hari kedua pembukaan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi, pasangan BN. Holik Qodratullah dan Faizal Hafan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bekasi, Rabu (28/8/2024) siang. Didampingi partai pengusungnya, BN. Holik dan Faizal Hafan langsung disambut masuk menuju ruangan yang berada di bagian dalam kantor KPU Kabupaten Bekasi, sementara tamu […]

  • OTT KPK Bekasi menarik perhatian masyarakat luas.

    Bukan Cuma Bupati Ade Kuswara Kunang, Ayahnya Juga Ikut Dicokok KPK dalam OTT

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus menimbulkan sorotan publik. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa total 10 orang diamankan dalam OTT yang berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025. Penangkapan ini terkait dugaan pemerasan dan suap proyek yang melibatkan pejabat setempat, […]

  • Kabupaten Bekasi Siaga Inflasi Musim Hujan, TPID Tingkatkan Koordinasi dengan Daerah Produsen

    Kabupaten Bekasi Siaga Inflasi Musim Hujan, TPID Tingkatkan Koordinasi dengan Daerah Produsen

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Musim hujan telah tiba, dan Kabupaten Bekasi mulai mempersiapkan diri menghadapi potensi inflasi yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bekasi sudah mengambil langkah antisipatif untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, seperti cabai dan bawang, yang rentan terdampak perubahan cuaca. Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Bekasi, Muhamad […]

  • Seorang pria nyaris diamuk massa usai coba bawa mobil warga di Bekasi Utara

    Pria Diduga ODGJ Nyaris Diamuk Warga Usai Coba Bawa Mobil di Bekasi Utara

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Seorang pria nyaris menjadi korban amuk massa setelah ketahuan mencoba membawa sebuah mobil milik warga di kawasan Duta Harapan, Kelurahan Harapan Baru, Kota Bekasi Utara, Rabu siang (10/12/2025). Beruntung, situasi berhasil dikendalikan sebelum emosi warga meluap. Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafii, mengatakan peristiwa bermula ketika sebuah mobil yang terparkir di area […]

expand_less