Program ATENSI Kemensos Salurkan Rp776 Juta untuk 434 Warga Rentan di Kab Bekasi
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau penyaluran bantuan Program ATENSI Kemensos di RS Bhakti Husada Cikarang, Kabupaten Bekasi. (Dok. Kemensos)
INFO CIKARANG — Kementerian Sosial melalui Program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) menyalurkan bantuan sosial terpadu senilai Rp776.360.500 kepada 434 penerima manfaat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Penyaluran bantuan tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf di RS Bhakti Husada Cikarang, Rabu (25/2/2026).
Dalam keterangannya, Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa bantuan ini menyasar keluarga kurang mampu yang selama ini belum tersentuh program pembangunan, atau yang disebut sebagai the invisible people.
“Bakti sosial ini ditujukan kepada keluarga penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan. Banyak dari mereka belum tersentuh program pembangunan,” ujarnya dikutip Kamis, (26/2/2026).
Menurut Saifullah Yusuf, kelompok sasaran Program ATENSI merupakan masyarakat yang tertinggal, kurang beruntung, bahkan belum terdata secara optimal.
Karena itu, mereka membutuhkan intervensi negara secara langsung dan berkelanjutan.
Program ATENSI di Kabupaten Bekasi mencakup berbagai bentuk bantuan sosial dan layanan, di antaranya:
Operasi katarak untuk 41 penerima manfaat
Khitanan massal bagi 10 anak
Alat bantu disabilitas untuk 27 orang
Pemeriksaan kesehatan
Bantuan kewirausahaan untuk 39 penerima manfaat
Paket nutrisi dan perlengkapan kebersihan
Bantuan sarana dapur, kamar, serta perlengkapan sekolah
Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi, yakni RS Bhakti Husada Cikarang, Desa Sukamanah, dan Desa Sukaasih, Kabupaten Bekasi.
Selain bantuan kesehatan dan kebutuhan dasar, Kemensos juga memberikan dukungan bagi keluarga yang kesulitan menebus ijazah sekolah, serta bantuan pemberdayaan ekonomi bagi warga yang ingin mengembangkan usaha mandiri.
Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Program ATENSI merupakan bagian dari mandat Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir secara nyata bagi kelompok rentan.
Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan lembaga filantropi agar penanganan masyarakat rentan dapat berjalan lebih luas dan tepat sasaran.
Kegiatan serupa, lanjut Saifullah Yusuf, akan terus dilaksanakan di berbagai daerah lain di Indonesia.
“Besok di Alor bersama Yayasan Pundi Amal, kami akan melakukan operasi katarak dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 400 orang,” katanya.
Salah satu penerima manfaat, Romih (53), mengaku bersyukur setelah menjalani operasi katarak gratis. Ia mengaku sempat mengalami gangguan penglihatan selama tiga bulan terakhir.
“Sekarang sudah enak, tidak sakit lagi. Mata emak sudah lama tidak bisa melihat. Alhamdulillah ada bantuan,” tuturnya.
Program ATENSI Kemensos di Kabupaten Bekasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar