Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Warga Telaga Harapan Cikarang Barat Tolak Underpass Metland, Long March Jadi Bentuk Protes

Warga Telaga Harapan Cikarang Barat Tolak Underpass Metland, Long March Jadi Bentuk Protes

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
  • comment 0 komentar

 Long March Tolak Underpass Jalur Lintas Bawah Metland – Cikarang Barat. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Rencana pembangunan jalur lintas bawah (underpass) Metland Cibitung-Cikarang Barat terus menuai penolakan dari warga Perumahan Telaga Harapan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Pada Minggu (23/2/2025), ratusan warga turun ke jalan melakukan long march di sekitar perumahan sambil membawa spanduk penolakan.

Warga menilai proyek ini hanya menguntungkan pihak pengembang dan mengancam keamanan serta kenyamanan perumahan. Ketua Tim 11, Singgih, yang mewakili warga, berharap agar suara mereka bisa didengar oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Kami ingin pemerintah daerah benar-benar mempertimbangkan aspirasi warga Telaga Harapan. Jangan sampai proyek ini dipaksakan tanpa memperhatikan dampaknya bagi kami,” tegas Singgih.

Kenapa Warga Menolak Underpass Ini?

Rencana pembangunan underpass ini sudah ada sejak 2019, dengan tujuan menghubungkan Perumahan Metland Cibitung ke Jalan Fatahilah, jalur utama Pantura Karawang-Bekasi. Proyek ini juga diklaim akan memberikan akses langsung ke Stasiun KRL Commuter Line Telaga Murni.

Namun, yang jadi masalah adalah underpass ini akan memanfaatkan akses jalan di dalam Perumahan Telaga Harapan, yang selama ini bukan jalur umum. Warga menolak keras karena:

1. Jalan perumahan akan berubah status menjadi jalan umum, berisiko meningkatkan lalu lintas dan kemacetan.
2. Keamanan perumahan terancam, karena akses yang lebih terbuka bagi orang luar.
3. Meningkatnya polusi udara dan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga.

Menurut Singgih, saat ini sekitar 4.000 kepala keluarga tinggal di Perumahan Telaga Harapan. Mereka sudah merasa nyaman dengan satu akses keluar-masuk yang ada. Jika underpass dibangun, kondisi ini akan berubah drastis.

“Kalau jalan ini jadi underpass, otomatis jadi jalan umum. Nanti malah rawan, macet, polusi meningkat. Ini yang kami tidak mau,” ujar Singgih.

Warga Pertanyakan Legalitas Proyek

Selain aksi protes, warga juga melakukan investigasi terkait perizinan proyek ini. Hasilnya? Tidak ditemukan adanya izin resmi untuk pembangunan underpass ini.

Singgih bahkan sudah mengecek langsung ke beberapa kementerian, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, serta Perkeretaapian.

“Saya sudah coba cek izin proyek ini. Ternyata tidak ada dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Kalau tidak ada izin, kenapa proyek ini masih terus berjalan? Kami mendesak pemerintah untuk transparan!” katanya tegas.

Sebelumnya, pada 11 Januari 2025, warga sudah menolak survei lokasi yang dilakukan pihak pengembang. Bahkan sudah ada kesepakatan penolakan yang ditandatangani oleh berbagai pihak, termasuk Pemkab Bekasi dan konsultan proyek. Tapi, warga kecewa karena proyek ini masih terus berjalan seolah aspirasi mereka diabaikan.

“Kami sudah jelas menolak, tapi mereka tetap jalan terus. Ini yang membuat kami terus melakukan aksi protes!” tutup Singgih.

Dengan semakin kuatnya penolakan dari warga, kini bola ada di tangan pemerintah dan pengembang. Apakah proyek ini akan tetap berjalan? Atau pemerintah akhirnya mendengarkan suara warga Telaga Harapan? Kita tunggu kelanjutannya!*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir merendam Perumahan Puri Nirwana Residence. Warga masih bertahan di tengah kondisi darurat.

    Warga Puri Nirwana Residence Minta Bantuan Evakuasi Dengan Perahu Karet, Ketinggian Air Terus Meningkat

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir yang melanda wilayah Bekasi masih terus menimbulkan dampak serius bagi warga. Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah adalah Perumahan Puri Nirwana Residence, tepatnya di Blok I RT 07 RW 069. Hingga saat ini, warga setempat masih menghadapi kondisi darurat akibat ketinggian air yang terus meningkat. Perwakilan warga Puri Nirwana Residence […]

  • Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mencopot spanduk bergambar Wali Kota Bekasi di tenda jemaah haji jelang puncak Armuzna.

    Heboh Jelang Puncak Armuzna! Dahnil Anzar Copot Langsung Spanduk Bergambar Wali Kota Bekasi di Tenda Haji

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang puncak Armuzna, petugas haji terus menggencarkan operasi penertiban berbagai atribut dan penanda ilegal di kawasan tenda Arafah dan Mina. Dalam sidak yang dilakukan H-1 jelang puncak ibadah haji tersebut, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, terlihat turun langsung melakukan penertiban di lapangan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah […]

  • Libur Nataru, timbulan sampah di Kota Bekasi tembus 55 ton.

    DLH Kota Bekasi Catat Timbulan Sampah Nataru Capai 55 Ton, Pengendalian Dinilai Optimal

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mencatat total timbulan sampah selama momen libur Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026 (Nataru) mencapai 55 ton. Meski aktivitas masyarakat meningkat, pengelolaan sampah dinilai berjalan terkendali. Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan langkah pengendalian sampah telah dilakukan sejak perayaan Natal hingga malam pergantian tahun. Pada […]

  • Penemuan mayat perempuan menggegerkan warga Rawalumbu, Kota Bekasi.

    Mayat Perempuan Ditemukan di Rawalumbu Bekasi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kelurahan Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di area semak-semak Jalan Caringin, pada Sabtu pagi, 3 Januari 2026. Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan langsung dilaporkan kepada pihak berwenang. Mayat perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga […]

  • Polda Jabar Digeruduk! Massa Tuntut Bongkar Kasus Pagar Laut di Bekasi

    Polda Jabar Digeruduk! Massa Tuntut Bongkar Kasus Pagar Laut di Bekasi

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan massa yang menamakan diri Masyarakat Tertindas Jawa Barat (Martin Jabar) turun ke jalan dan menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Mereka menuntut pihak kepolisian segera mengusut tuntas dugaan korupsi dalam kasus pagar laut di Bekasi dan Banten. Aksi ini mendapat penjagaan ketat dari aparat […]

  • Kabupaten Bekasi resmi mendapat tambahan kuota haji 2026. Jumlah jamaah kini bertambah menjadi 3.573 orang.

    Kuota Haji Kabupaten Bekasi Bertambah Jadi 3.573 Jamaah pada 2026

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi resmi mendapat tambahan kuota haji untuk keberangkatan tahun 2026, dari sebelumnya 2.100 menjadi 3.573 jamaah. Penambahan signifikan ini merupakan hasil koordinasi pemerintah daerah bersama Kementerian Haji dan Umrah, Gubernur Jawa Barat, serta para kepala daerah se-Jawa Barat. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan bahwa penambahan kuota ini menjadi kabar […]

expand_less