Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kebanjiran Surat THR, TPST Burangkeng Minta Pemda Bertindak

Kebanjiran Surat THR, TPST Burangkeng Minta Pemda Bertindak

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi THR. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2025, pengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Burangkeng di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan banyaknya surat edaran permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) yang mereka terima. Permintaan tersebut datang dari berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga oknum yang mengatasnamakan warga sekitar.

Salah satu pengelola TPST Burangkeng yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa jumlah surat edaran yang masuk tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami bukannya tidak mau berbagi, tapi kalau jumlahnya sebanyak ini, kami juga kewalahan,” ujarnya, Minggu (24/3/2025).

Tradisi Tahunan yang Makin Memberatkan

Permintaan THR menjelang Lebaran bukanlah hal baru di TPST Burangkeng. Namun, tahun ini lonjakan jumlah surat edaran dinilai di luar batas wajar dan mulai membebani operasional mereka.

“Tahun-tahun sebelumnya memang ada, tapi tidak sebanyak ini. Kami berharap ada pengertian dari semua pihak, agar kami tetap bisa fokus menjalankan tugas,” tambahnya.

Para pengelola khawatir jika praktik ini dibiarkan berlanjut, bisa berdampak pada kelancaran pengelolaan sampah di Kabupaten Bekasi. Apalagi, menjelang Idulfitri, volume sampah cenderung meningkat signifikan.

Untuk mengatasi masalah ini, pengelola TPST Burangkeng berharap pemerintah daerah (Pemda) segera mengambil tindakan. Mereka meminta adanya penertiban dan pengawasan terhadap pihak-pihak yang meminta THR secara berlebihan.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah. Kalau dibiarkan, ini bisa mengganggu operasional kami dan berdampak pada kebersihan wilayah,” tegasnya.

Masalah permintaan THR yang berlebihan di tempat-tempat usaha memang sering muncul menjelang Lebaran. Langkah tegas dari pihak berwenang sangat dibutuhkan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau terbebani.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Pulang Sekolah, Pelajar SMK Tabrak Lansia hingga Meninggal Dunia di Karangbahagia

    Baru Pulang Sekolah, Pelajar SMK Tabrak Lansia hingga Meninggal Dunia di Karangbahagia

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah insiden memilukan terjadi di Jalan Kampung Pulo Bambu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (22/4/2025) sore. Seorang nenek harus kehilangan nyawa setelah ditabrak oleh seorang pelajar SMK yang baru pulang sekolah. Remaja yang diketahui berinisial HS Agung, siswa dari salah satu SMK di wilayah tersebut, mengendarai sepeda motor saat insiden terjadi. […]

  • Heboh Temuan Benda Mirip Mortir di Tambun Bekasi hingga Gegana Turun Tangan, Ternyata Ini

    Heboh Temuan Benda Mirip Mortir di Tambun Bekasi hingga Gegana Turun Tangan, Ternyata Ini

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Setiadarma, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sempat dibuat panik setelah ditemukan benda mencurigakan mirip mortir di saluran air lingkungan mereka pada Senin malam (12/5/2025). Temuan tersebut terjadi saat warga tengah melakukan kegiatan bersih-bersih got sekitar pukul 19.45 WIB. Kapolsek Tambun, Kompol Wuryanti, membenarkan laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa […]

  • Ilustrasi banjir di ruas jalan Kabupaten Bekasi. Buruknya sistem drainase menjadi keluhan utama warga, namun alokasi anggaran penanganannya masih dinilai belum sebanding.

    Drainase Jadi Keluhan Terbesar Warga Kabupaten Bekasi, Anggaran Ternyata Tak Sampai 5 Persen dari Total Infrastruktur

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Masalah drainase kembali menjadi sorotan utama masyarakat Kabupaten Bekasi. Dari berbagai persoalan infrastruktur yang ada, sistem saluran air dinilai sebagai yang paling mendesak untuk segera dibenahi karena berdampak langsung terhadap aktivitas warga. Hal tersebut terlihat dari hasil polling publik yang dilakukan oleh salah satu media lokal. Hasilnya menunjukkan sebanyak 46 persen responden […]

  • Warga menjauh dari lokasi kebakaran SPBE Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, akibat bau gas yang menyebar luas.

    Bau Gas Menyebar Hingga 500 Meter, Kebakaran SPBE Cimuning Picu Kepanikan Warga Mustikajaya

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, tidak hanya memunculkan kobaran api, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akibat penyebaran bau gas di lingkungan sekitar. Dalam peristiwa kebakaran SPBE Cimuning Bekasi bau gas radius 500 meter, warga melaporkan aroma gas yang cukup kuat hingga terasa di permukiman […]

  • Ilustrasi. Hasil survei SMRC Juli 2026 menunjukkan Dedi Mulyadi memperoleh tingkat elektabilitas tertinggi dalam simulasi Pilpres semi terbuka, diikuti Prabowo Subianto.

    Survei SMRC: Dedi Mulyadi Unggul atas Prabowo dalam Simulasi Pilpres Semi Terbuka Juli 2026

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon presiden pada Rabu (29/7/2026). Dalam simulasi pemilihan presiden semi terbuka, nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menempati posisi teratas berdasarkan pilihan responden. Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, menyampaikan bahwa apabila pemilihan presiden dilaksanakan pada saat survei dilakukan dan Presiden […]

  • Ketegangan soal Rumah Doa HKBP Bekasi akhirnya mereda.

    Delapan Kesepakatan Ditempuh untuk Akhiri Polemik Rumah Doa HKBP di Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Upaya meredam ketegangan terkait keberadaan Rumah Doa Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Kabupaten Bekasi akhirnya membuahkan hasil. Ketegangan soal Rumah Doa HKBP Bekasi akhirnya mereda. Melalui forum musyawarah yang melibatkan pemerintah, aparat, tokoh masyarakat, dan perwakilan jemaat, delapan poin kesepakatan disepakati sebagai jalan damai penyelesaian konflik. Musyawarah tersebut berlangsung di Rumah […]

expand_less