Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kabupaten Bekasi Mantapkan Langkah Ubah Sampah Jadi Energi Listrik, Dua Agenda Besar Dimulai

Kabupaten Bekasi Mantapkan Langkah Ubah Sampah Jadi Energi Listrik, Dua Agenda Besar Dimulai

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 5 Des 2025
  • comment 0 komentar
Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Kabupaten Bekasi kini resmi masuk dalam program nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Kabupaten Bekasi kini resmi masuk dalam program nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

CIKARANG INFO — Pemerintah Kabupaten Bekasi kini semakin serius menuntaskan persoalan sampah dengan pendekatan yang lebih modern.

Melalui dukungan penuh pemerintah pusat, Kabupaten Bekasi resmi masuk dalam program nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)—sebuah terobosan yang diharapkan dapat mengubah tumpukan sampah menjadi sumber energi ramah lingkungan.

Langkah besar ini terlihat dari dua momentum penting:

1. pernyataan resmi Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang tentang kesiapan daerah mengikuti program PSEL, dan

2. penetapan Kabupaten Bekasi sebagai wilayah berpotensi dalam pengembangan fasilitas waste to energy oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Keduanya saling menguatkan dan menunjukkan bahwa Bekasi kini bergerak lebih cepat menuju pengelolaan sampah berkelanjutan.

Bekasi Resmi Masuk Program PSEL: Dari “Tidak Masuk Daftar” Menjadi Prioritas Nasional

Dalam keterangannya, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang mengungkapkan bahwa awalnya Kabupaten Bekasi tidak termasuk daerah prioritas PSEL yang digagas Presiden.

Namun fakta di lapangan berbicara lain produksi sampah Bekasi mencapai 2.400 ton per hari, jauh di atas syarat minimal 1.000 ton.

“Pada waktu itu Kabupaten Bekasi tidak masuk program yang digagas oleh Bapak Presiden. Pada akhirnya saya dipanggil ke Kemendagri untuk ikut serta karena kategorinya ini harus satu hari menghasilkan minimal 1.000 ton, sedangkan kita ini 2.400 ton,” ujar Bupati Ade.

Ade menegaskan bahwa kondisi sampah di Bekasi sudah sangat mendesak dan membutuhkan solusi jangka panjang.

Program PSEL dianggap sebagai kesempatan yang tidak boleh dilewatkan karena seluruh pembiayaan konstruksi dan teknologi ditanggung pemerintah pusat.

“Kalau kita tidak ikut dengan program PSEL ini rugi, karena ini didanai oleh pusat. Artinya, sampah yang ada di Kabupaten Bekasi kalau ini sudah berjalan, Insya Allah 80 persen bakal dirubah menjadi energi, yaitu energi listrik,” jelasnya.

Pemkab kini tengah mengejar pemenuhan seluruh persyaratan administratif, salah satunya penyediaan tambahan lahan sekitar 5 hektare.

Ade menegaskan bahwa proses ini harus hati-hati karena berkaitan dengan anggaran pusat.

Ia juga menyebut adanya koordinasi dengan Kejaksaan Agung tentang kemungkinan pemanfaatan lahan sitaan, tentu dengan prosedur dan zonasi yang benar.

“Kita juga koordinasi kepada Kejagung, karena mereka punya tanah sitaan. Tapi secara prosedur saya harus audiensi dulu agar tidak salah. Zonasinya juga harus jelas, apakah boleh dimanfaatkan, jangan sampai masyarakat dirugikan,” tuturnya.

Pembangunan fasilitas PSEL di Bekasi diproyeksikan mulai berjalan pada akhir 2026, setelah semua persyaratan lahan diselesaikan.

KLHK Tetapkan Bekasi sebagai Wilayah Potensial Waste to Energy

Dukungan pusat diperkuat dengan penetapan Kabupaten Bekasi sebagai salah satu wilayah dalam gelombang pertama daerah potensial pelaksanaan PSEL.

Penetapan ini diumumkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq dalam acara di Wisma Danantara, Jakarta.

“Hari ini kami menyerahkan gelombang pertama untuk dilakukan vokasi potensial pembangunan waste to energy melalui tujuh aglomerasi, yaitu Yogyakarta, Denpasar, Bekasi Raya, Tangerang Raya, Bogor Raya, Medan, dan Semarang,” ujar Menteri Hanif.

Bupati Ade Kuswara hadir langsung pada acara tersebut. Ia menyebut penetapan ini sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat yang sangat berarti bagi Bekasi.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bekasi mendapat kesempatan besar karena termasuk dalam daerah yang dipanggil langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup bersama Menteri Investasi dan didampingi Gubernur Jawa Barat. Ini bentuk kepercayaan besar pemerintah pusat kepada kami,” ucapnya.

Pemkab kini menyiapkan lahan 3–5 hektare untuk fasilitas pengolahan sampah, dan seluruh biaya pembangunan akan ditanggung pusat melalui Danantara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Donny Sirait, menegaskan bahwa Bekasi berada di antara daerah dengan kesiapan paling lengkap.

“Kabupaten Bekasi telah dinyatakan layak dari sisi ketersediaan sampah, lokasi, dan kesiapan data teknis,” ujarnya.

Proyek PSEL di Bekasi Raya dijadwalkan mulai Januari 2026, dengan durasi pembangunan 18–24 bulan.

Daerah hanya wajib menyediakan lahan dan memastikan pasokan sampah minimal 1.000 ton per hari.

Bekasi Bergerak Menuju Kota dengan Pengelolaan Sampah Modern

Jika program PSEL berjalan sesuai rencana, Bekasi tidak hanya akan terbantu dalam menuntaskan persoalan darurat sampah, tetapi juga berkontribusi pada target nasional Indonesia Bebas Sampah 2029.

Dengan dukungan pusat, kesiapan teknis daerah, ketersediaan sampah, dan komitmen politik yang kuat, Kabupaten Bekasi berpeluang menjadi salah satu daerah percontohan pengolahan sampah berbasis energi terbesar di Indonesia.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamaah melaksanakan sholat tarawih berjamaah di masjid usai sholat Isya selama bulan Ramadhan.

    Jam Pelaksanaan Sholat Tarawih Selama Ramadhan 2026, Lengkap untuk Semua Wilayah

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dalam praktiknya, sholat tarawih biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau musala setelah rangkaian sholat Isya dan sunnah ba’diyah selesai. Sebagian masjid langsung memulai tarawih tak lama setelah Isya, sementara lainnya memberi jeda waktu untuk zikir, ceramah singkat, atau persiapan jamaah. Perbedaan inilah yang membuat jam mulai sholat tarawih kerap tidak seragam, […]

  • Rekaman CCTV saat pelaku mengangkut material besi dari bengkel las di kawasan Pasar Roxy Cikarang Utara.

    Mobil Pick Up Disiapkan, Dua OTK Gondol Besi Bengkel Las di Cikarang Utara

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian material bengkel kembali terjadi di Kabupaten Bekasi. Kali ini, sebuah bengkel las di kawasan Pasar Roxy, Cikarang Utara, menjadi sasaran dua orang tak dikenal (OTK). Peristiwa tersebut terjadi di area workshop yang berada di belakang Pasar Roxy, Desa Mekarmukti, pada Sabtu (25/4/2026) pagi. Dalam rekaman kamera pengawas, kedua pelaku terlihat […]

  • Seorang lansia tanpa identitas dilaporkan mengalami kecelakaan di kawasan bawah Flyover Bypass Karawang, Jumat (21/8/2026). Korban diduga tertemper kereta api.

    Lansia Tanpa Identitas Diduga Tertemper Kereta di Bawah Flyover Bypass Karawang, Identitas Masih Misterius

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang lansia tanpa identitas dilaporkan mengalami kecelakaan di kawasan bawah Flyover Bypass Karawang, Kabupaten Karawang, Jumat (21/8/2026). Informasi tersebut disampaikan berdasarkan laporan warga yang beredar. Dalam laporan awal, korban disebut diduga tertemper kereta api yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Peristiwa tersebut kemudian mengundang perhatian warga yang berada di sekitar kawasan tersebut. […]

  • Alat berat dikerahkan di TPA Burangkeng Bekasi untuk mengatasi peningkatan volume sampah setelah Lebaran 2026.

    Sampah Usai Lebaran Membludak, Beban TPA Burangkeng Kian Berat dan Rawan

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Usai perayaan Idulfitri 2026, persoalan klasik kembali muncul di Kabupaten Bekasi. Volume sampah melonjak tajam dan membebani TPA Burangkeng yang kini kondisinya semakin memprihatinkan. Lonjakan ini bukan sekadar angka, tapi juga menambah tekanan pada kapasitas TPA yang disebut-sebut sudah mendekati batas maksimal. Seorang pengepul sampah, Nandar Abdul Manaf atau yang akrab disapa […]

  • Kasus Ijazah Palsu Masuk Ranah Hukum, Jokowi Lapor Sejumlah Nama ke Polda Metro

    Kasus Ijazah Palsu Masuk Ranah Hukum, Jokowi Lapor Sejumlah Nama ke Polda Metro

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kehadiran Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, di Markas Polda Metro Jaya pada Rabu pagi, sekitar pukul 09.50 WIB, telah dilakukan sebagai bagian dari proses hukum terkait isu yang sedang mencuat mengenai dugaan penggunaan ijazah palsu. Pelaporan tersebut dilakukan melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan dilanjutkan ke Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) […]

  • Ilustrasi kawasan industri di Kabupaten Bekasi yang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi terbesar di Jawa Barat.

    Diam-Diam Salip Bandung! Kabupaten Bekasi Kini Jadi Daerah Paling Kaya di Jawa Barat

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi resmi menyalip Kota Bandung sebagai daerah dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi di Jawa Barat tahun 2025. Capaian ini mempertegas dominasi kawasan industri Bekasi sebagai salah satu motor ekonomi terbesar di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, PDRB Kabupaten Bekasi tercatat mencapai Rp451,51 triliun. Angka tersebut melampaui Kota Bandung yang berada […]

expand_less