Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Komunitas Cikarang Bersolidaritas untuk Band Sukatani: Seni Tak Boleh Dibungkam!

Komunitas Cikarang Bersolidaritas untuk Band Sukatani: Seni Tak Boleh Dibungkam!

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
  • comment 0 komentar

Sukatani Band. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Gelombang dukungan untuk band Sukatani semakin meluas! Sejumlah komunitas di Cikarang, Kabupaten Bekasi, menggelar aksi solidaritas untuk mendukung band punk asal Purbalingga tersebut. Mereka menilai bahwa kritik sosial melalui seni adalah bagian dari demokrasi yang tak boleh dibungkam.

Aksi ini berlangsung di area Stadion Wibawa Mukti Cikarang, diinisiasi oleh komunitas Cikarang Melawan, Menjaga Waras, Perpustakaan Jalanan Cikarang, dan Perpustakaan Jalanan Baca Kami. Sejumlah mahasiswa dan buruh juga turut bergabung dalam gerakan ini.

Dari Kritik Seni hingga Perlawanan Demokrasi

Koordinator aksi, Alfiansyah, menyatakan bahwa gerakan ini muncul sebagai bentuk protes terhadap semakin maraknya upaya pembungkaman seni oleh negara.

Dia dengan tegas mengatakan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kritik terhadap negara yang semakin ugal-ugalan membungkam karya seni.

Ia menyoroti bagaimana berbagai bentuk seni, mulai dari lukisan hingga teater, mendapat tekanan. Kasus terbaru yang menimpa Band Sukatani, yang harus memberikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada polisi, dinilai sebagai kemunduran demokrasi.

Dia mempertanyakan, apabila seniman tak bisa lagi menyuarakan keresahan rakyat, lalu bagaimana masyarakat dapat bersuara.

“Kami akan membuktikan bahwa ini tindakan yang salah, negara tidak boleh seperti ini dan ketika kami mengkritik dengan karya seni ya kami tidak akan tinggal diam,” katanya.

Tagar #KamiBersamaSukatani Menggema di Dunia Maya

Kasus Band Sukatani ini tidak hanya ramai di dunia nyata, tapi juga di media sosial. Tagar #KamiBersamaSukatani menjadi trending sebagai bentuk dukungan terhadap band tersebut. Banyak pengguna internet yang merasa bahwa lagu Bayar Bayar Bayar mewakili realitas yang dialami masyarakat.

Meski Band Sukatani sudah meminta maaf dan bahkan menarik lagu mereka dari platform streaming, aksi solidaritas justru semakin membesar. Komunitas seni dan masyarakat luas merasa bahwa kritik sosial lewat musik adalah hak yang harus dijaga.

Seni Tak Boleh Dibungkam!

Gerakan solidaritas ini menjadi sinyal bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam ketika kebebasan berekspresi mulai terancam. Aksi yang dimulai dari Cikarang ini bisa jadi awal dari gerakan yang lebih besar untuk menegaskan bahwa seni adalah medium kritik yang sah dalam demokrasi.

“Kami akan terus bersuara, karena negara tidak boleh membungkam kritik yang disampaikan lewat seni!” pungkas Alfiansyah.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Pabrik Bonafit di Cikarang: Tulang Punggung Industri Nasional

    5 Pabrik Bonafit di Cikarang: Tulang Punggung Industri Nasional

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFOCIKARANG.ID – Cikarang, pusat kawasan industri di Indonesia, terus berkembang sebagai lokasi strategis bagi berbagai perusahaan multinasional dan lokal. Kawasan ini menjadi rumah bagi ribuan pabrik yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari otomotif, elektronik, hingga makanan dan minuman. Berikut adalah daftar beberapa perusahaan besar di Cikarang beserta informasi singkat mengenai pabriknya. 1. PT […]

  • Seorang karyawan gerai mie di Medan viral usai disebut diminta resign saat izin menjaga orang tua sakit.

    Viral Karyawan Gerai Mie di Medan Diminta Resign Saat Jaga Orang Tua Sakit, Publik Soroti Minimnya Empati

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Seorang karyawan di salah satu gerai mie di kawasan Marelan mendadak viral setelah kisahnya beredar luas di media sosial. Ia disebut meminta izin tidak masuk kerja karena harus menjaga orang tuanya yang sedang dirawat di rumah sakit. Situasi yang bagi banyak orang terdengar wajar, bahkan manusiawi. Namun respons yang diduga datang dari […]

  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bekasi, Minggu 26 Januari 2025: Hujan Mendominasi

    Prakiraan Cuaca Kabupaten Bekasi, Minggu 26 Januari 2025: Hujan Mendominasi

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – BMKG merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kabupaten Bekasi pada Minggu, 26 Januari 2025. Secara umum, cuaca di seluruh kecamatan akan didominasi oleh hujan ringan hingga sedang. Bagi kamu yang punya rencana aktivitas di luar ruangan, jangan lupa bawa payung atau jas hujan, ya! Berikut rangkuman kondisi cuaca di beberapa kecamatan: 1. Tarumajaya […]

  • Janji Kerja di Cikarang Berujung Tipu-Tipu, Puluhan Korban Lapor Polisi

    Janji Kerja di Cikarang Berujung Tipu-Tipu, Puluhan Korban Lapor Polisi

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebanyak 43 orang menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh calo pekerja di Cibitung, Kabupaten Bekasi. Mayoritas korban adalah perempuan yang dijanjikan akan diterima kerja di salah satu perusahaan besar di kawasan industri Cikarang Barat setelah menyetorkan uang hingga jutaan rupiah. Namun, hingga saat ini janji itu tidak pernah terwujud. Para korban […]

  • Kapasitas gudang UPTD Farmasi di Kabupaten Bekasi dinilai tidak mampu menampung lonjakan kebutuhan obat dan bahan medis habis pakai yang terus meningkat.

    Gudang Tak Lagi Cukup, UPTD Farmasi Kabupaten Bekasi Butuh Fasilitas Baru yang Lebih Layak

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Lonjakan kebutuhan obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) di Kabupaten Bekasi mulai berdampak pada kapasitas penyimpanan. Gudang milik UPTD Farmasi saat ini dinilai sudah tidak lagi mampu menampung volume logistik kesehatan yang terus meningkat. Kepala UPTD Farmasi Kabupaten Bekasi, Artik Ardianto, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan obat, […]

  • Sidang perdana dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Kabupaten Bekasi di Pengadilan Tipikor Bandung. Jaksa menyebut kerugian negara mencapai Rp21,7 miliar berdasarkan audit BPKP.

    Skandal Tunjangan DPRD Kabupaten Bekasi Masuk Meja Hijau, Nama Dani Ramdan hingga BN Holik Muncul di Persidangan

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sidang perdana kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan (tuper) DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 mulai bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Rabu (17/6/2026). Dalam persidangan tersebut, sejumlah nama pejabat dan mantan pejabat Kabupaten Bekasi ikut disebut dalam rangkaian fakta yang diungkap jaksa penuntut umum. Dua terdakwa yang menjalani persidangan adalah mantan […]

expand_less