Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » TPS Liar Kebalen Dibongkar, DLH Akui Tata Kelola Sampah Bermasalah

TPS Liar Kebalen Dibongkar, DLH Akui Tata Kelola Sampah Bermasalah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • comment 0 komentar
Kerja sama DLH dan KMPS Kebalen membuka kembali masalah lama pengelolaan sampah.

Kerja sama DLH dan KMPS Kebalen membuka kembali masalah lama pengelolaan sampah.

INFO CIKARANG — Kerja sama tertulis antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi dengan Kelompok Masyarakat Pemilah Sampah (KMPS) Kelurahan Kebalen yang kini diakui pernah ada, justru menegaskan satu persoalan lama.

Tata kelola sampah yang rapuh, minim kontrol, dan berjalan tanpa pengawasan berlapis.

DLH menyebut kerja sama tersebut telah dihentikan karena dinilai tidak efektif dan melenceng dari ketentuan.

Pernyataan ini sekaligus membantah anggapan bahwa persoalan TPS liar di Kebalen muncul secara tiba-tiba.

Sebaliknya, kondisi itu adalah buah dari proses panjang yang dibiarkan tanpa koreksi berarti.

“Secara administrasi kerja sama memang ada, tetapi dalam pelaksanaannya tidak sesuai. Volume sampah yang dihasilkan tidak sebanding dengan yang diangkut oleh UPTD 1,” ujar Humas DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan dikutip Rabu (31/12/2025).

Ketimpangan itulah yang menjadi akar masalah. Sampah di lapangan terus bertambah, sementara pengangkutan ke TPA Burangkeng hanya berkisar satu hingga dua truk per pekan.

Padahal, menurut perhitungan DLH sendiri, volume riil sampah di wilayah tersebut bisa mencapai tiga kali lipat dari angka yang dilaporkan.

Situasi ini memunculkan paradoks. Pemerintah daerah mengklaim sanggup mengerahkan hingga 10 truk pengangkut sampah setiap hari.

Hanya saja kesiapan itu bergantung pada satu syarat seperti retribusi harus masuk ke kas daerah.

Ketika pemasukan dianggap tidak seimbang, pelayanan ikut tersendat. Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan, dan TPS liar tumbuh di luar kendali.

DLH menyatakan TPS di belakang ruko Perumahan Taman Kebalen sejatinya sudah ditutup sejak 2024 dan bahkan pernah disegel Satpol PP.

Namun kembalinya aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut menegaskan bahwa penindakan bersifat sementara, tanpa pengawasan berkelanjutan.

Persoalan tak berhenti di situ. DLH juga mengakui adanya gerobak-gerobak pengangkut sampah yang beroperasi tanpa kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sorotan publik memuncak ketika warga Kebalen menyampaikan keluhan langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui media sosial.

Aduan itu dengan cepat menyebar dan memaksa respons berjenjang dari pemerintah daerah.

PLT Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, turun langsung menutup aktivitas TPS liar pada Minggu (28/12/2025) dan memperingatkan aparat setempat agar tidak lagi membiarkan pembuangan sampah ilegal.

“Keluhan soal sampah adalah kewenangan kepala daerah dan jajarannya,” ujar Dedi Mulyadi.

Meski demikian, penutupan TPS liar belum dibarengi kejelasan sanksi. Asep mengakui bahwa penindakan lanjutan masih dalam pembahasan.

Artinya, hingga kini belum terang siapa yang bertanggung jawab atas pembiaran, serta siapa yang menikmati keuntungan dari sistem abu-abu tersebut.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan tanggapan setelah Taufik Hidayat, pelaku kasus penyekapan dan penganiayaan wanita di Bandung, berhasil diamankan aparat kepolisian.

    Taufik Hidayat Ditangkap, Dedi Mulyadi Bahas Nasib Sayembara Rp250 Juta untuk Pemburu Buronan

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Penangkapan Taufik Hidayat, pria yang menjadi buronan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung, mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut berhasil diamankan aparat kepolisian setelah beberapa hari menjadi target pengejaran intensif. Keberhasilan tersebut pun mendapat apresiasi langsung […]

  • Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kematian Dua Murid SDIT Babelan

    Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kematian Dua Murid SDIT Babelan

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus tenggelamnya dua murid SD Islam Terpadu (SDIT) di Babelan, Kabupaten Bekasi, kini resmi masuk tahap penyidikan. Polisi menyatakan terdapat indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Kapolsek Babelan, Kompol Wito, menjelaskan bahwa hasil gelar perkara di tingkat Polsek maupun Polres menunjukkan kesamaan kesimpulan. Karena itu, proses penyelidikan dinaikkan menjadi penyidikan. Selanjutnya, kepolisian […]

  • Luluk Nur Hamidah memberikan pernyataan dukungan terhadap proses hukum mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas terkait dugaan korupsi kuota haji 2024.

    Luluk Nur Hamidah PKB Dukung Proses Hukum Gus Yaqut dalam Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ketua DPP PKB sekaligus mantan anggota Pansus Haji DPR RI, Luluk Nur Hamidah, menyatakan dukungannya terhadap proses hukum yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji 2024. Luluk menilai penetapan tersangka ini menegaskan bahwa peringatan Pansus Haji selama ini bukan tanpa dasar. Menurutnya, temuan […]

  • Ilustrasi simbol jempol sebagai tanda persetujuan. Kata "OK" yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari ternyata memiliki sejarah panjang

    Banyak yang Baru Tahu! Kata ‘OK’ Ternyata Singkatan, Ini Kepanjangan dan Sejarahnya

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kata “OK” atau “oke” sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Istilah ini biasa digunakan untuk menyatakan persetujuan, memastikan sesuatu benar, atau sekadar memberikan respons singkat dalam komunikasi. Meski terdengar sederhana, ternyata tidak banyak orang yang mengetahui bahwa kata “OK” memiliki sejarah panjang dan berasal dari sebuah […]

  • Nekat Terobos Palang, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta di Bekasi Timur

    Nekat Terobos Palang, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta di Bekasi Timur

    • calendar_month Rab, 2 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api Bulak Kapal, Bekasi Timur, pada Selasa (1/4/2025) pukul 10.30 WIB. Seorang pengendara motor meregang nyawa setelah tertabrak kereta yang melintas. Berdasarkan keterangan saksi, pemotor diduga menerobos palang pintu yang sudah ditutup. Padahal, petugas jaga dari Dinas Perhubungan (Dishub) Bekasi telah memberikan peringatan. Naas, korban langsung tertabrak […]

  • Malam Tahun Baru ke Ancol? Begini Cara Cepat dan Nyamannya!

    Malam Tahun Baru ke Ancol? Begini Cara Cepat dan Nyamannya!

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Malam pergantian tahun 2024 ke 2025 sudah di depan mata! Bagi warga Bekasi dan Cikarang yang ingin merayakan momen ini di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, ada beberapa pilihan transportasi yang praktis dan nyaman. Naik KRL Commuter Line Salah satu moda transportasi yang direkomendasikan adalah KRL Commuter Line. Rutenya: 1. Dari […]

expand_less