Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Bukan Cuma Gus Yaqut, KPK Juga Tetapkan Eks Stafsus Menag Gus Alex Sebagai Tersangka

Bukan Cuma Gus Yaqut, KPK Juga Tetapkan Eks Stafsus Menag Gus Alex Sebagai Tersangka

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
KPK menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khusus Menag, Gus Alex, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji.

KPK menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khusus Menag, Gus Alex, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji.

INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengumumkan perkembangan terbaru dalam penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024 di Kementerian Agama.

Selain menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, KPK juga menetapkan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, yang merupakan mantan staf khusus Menag, sebagai tersangka.

Penetapan tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo Jumat (9/1/2026).

“Kami sampaikan bahwa KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Pertama saudara YCQ selaku mantan Menteri Agama, dan kedua saudara IAA selaku staf khusus Menteri Agama pada saat itu,” ujar Budi.

Dalam perkara ini, KPK menjerat para tersangka dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang menitikberatkan pada unsur perbuatan melawan hukum dan kerugian keuangan negara.

Budi menjelaskan, saat ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih melakukan penghitungan nilai kerugian negara yang ditimbulkan dari dugaan penyimpangan pengelolaan kuota haji tersebut.

“BPK masih melakukan kalkulasi untuk memastikan besaran kerugian keuangan negara,” katanya.

Berdasarkan catatan penyidikan, Yaqut Cholil Qoumas telah beberapa kali diperiksa KPK dalam kasus ini, terakhir pada 16 Desember 2025.

Saat itu, Yaqut menyebut dirinya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi dan enggan memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media.

Kasus ini berawal dari adanya 20.000 kuota haji tambahan yang diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia.

KPK menduga terjadi penyimpangan dalam pembagian kuota tersebut yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, kuota haji khusus seharusnya hanya 8 persen, sedangkan 92 persen dialokasikan untuk haji reguler.

Namun, dalam praktiknya, kuota tambahan tersebut justru dibagi sama rata, masing-masing 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus.

Skema pembagian ini dinilai menyalahi aturan dan menjadi dasar dugaan perbuatan melawan hukum.

“Harusnya dibagi 92 persen dan 8 persen, tetapi ini justru dibagi 50:50. Itu yang menjadi persoalan hukumnya,” ujar Asep.

KPK menegaskan penyidikan masih terus berkembang, termasuk menelusuri peran para pihak yang terlibat serta potensi kerugian negara dalam skala besar akibat kebijakan tersebut.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Bekasi Jadi Magnet Investor! Penanaman Modal Capai Rp71,8 Triliun

    Kabupaten Bekasi Jadi Magnet Investor! Penanaman Modal Capai Rp71,8 Triliun

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi kembali mencetak prestasi dalam sektor investasi. Sepanjang 2024, realisasi investasi di wilayah ini mencapai Rp71,8 triliun, melampaui target Rp64 triliun yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan pencapaian ini, Bekasi menjadi daerah dengan investasi tertinggi di Jabar, mengungguli Karawang dan wilayah lainnya. “Kita masih tertinggi, di atas Karawang dan daerah […]

  • Naik KA Lokal Cikarang-Karawang Malah Gerah, AC dan Lampu Mendadak Mati

    Naik KA Lokal Cikarang-Karawang Malah Gerah, AC dan Lampu Mendadak Mati

    • calendar_month Jum, 4 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Penumpang KA Lokal relasi Cikarang-Karawang dibuat tidak nyaman lantaran pendingin udara (AC) dan lampu di dalam kereta disebut sempat tidak menyala menjelang keberangkatan. Keluhan tersebut disampaikan seorang penumpang melalui Threads dengan akun @put_adel. Dalam unggahannya, ia menyebut perjalanan KA Lokal Cikarang-Karawang yang dijadwalkan berangkat pukul 18.35 WIB mengalami kondisi berbeda dari biasanya. […]

  • Akses Harapan Indah Bekasi Buka Sebagian, Lalu Lintas Masih Tersendat

    Akses Harapan Indah Bekasi Buka Sebagian, Lalu Lintas Masih Tersendat

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah sempat tertutup total pada pagi hari, akses utama menuju kawasan Harapan Indah, tepatnya di depan Ruko Lavanya, kini kembali dibuka, namun hanya berlaku untuk kendaraan yang masuk. Jalur keluar dari kawasan tersebut masih ditutup karena proses pembangunan infrastruktur yang masih berlangsung. Situasi ini berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas, terutama di area […]

  • Antrean Membludak di Samsat Cikarang, Warga Keluhkan Kuota Terbatas

    Antrean Membludak di Samsat Cikarang, Warga Keluhkan Kuota Terbatas

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Program pemutihan pajak kendaraan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Banyak warga memanfaatkan kesempatan ini untuk melunasi tunggakan pajak kendaraan bermotor mereka. Namun, membludaknya jumlah pemohon di berbagai kantor Samsat, termasuk di Samsat Cikarang, Kabupaten Bekasi, justru menimbulkan keluhan. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, suasana di […]

  • Sekda Kabupaten Bekasi menyapa peserta seleksi Paskibraka 2026 saat tahapan seleksi di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat.

    Seleksi Paskibraka Kabupaten Bekasi 2026 Ketat, Peserta Tetap Dibina Meski Tak Lolos

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bekasi Tahun 2026 berlangsung ketat dan terstruktur. Namun, panitia memastikan seluruh peserta tetap mendapatkan pembinaan, termasuk mereka yang tidak lolos ke tahap akhir. Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa pada Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Rama B. Matandung, menegaskan bahwa seleksi ini tidak […]

  • Atur Penjualan Miras, Bekasi Terapkan Regulasi Ketat dan Selektif

    Atur Penjualan Miras, Bekasi Terapkan Regulasi Ketat dan Selektif

    • calendar_month Jum, 20 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, mengumumkan langkah tegas untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kota Bekasi. Menurutnya, Pemkot Bekasi bersama DPRD telah merumuskan Peraturan Daerah (Perda) baru terkait pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol, yang akan ditindaklanjuti melalui peraturan wali kota. Dia mengatakan bahwa pihaknya akan terus […]

expand_less