Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Rumah Bukan Sekadar Tempat Tinggal, Seorang Nenek di Aceh Tamiang Menolak Pindah Meski Diterpa Bencana

Rumah Bukan Sekadar Tempat Tinggal, Seorang Nenek di Aceh Tamiang Menolak Pindah Meski Diterpa Bencana

  • account_circle T.T
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Warga Desa Sekumur, Aceh Tamiang, membersihkan puing dan lumpur pasca banjir bandang.

Warga Desa Sekumur, Aceh Tamiang, membersihkan puing dan lumpur pasca banjir bandang.

INFO CIKARANG — Di Desa Sekumur, Aceh Tamiang, suasana pasca banjir bandang masih terasa berat.

Sisa-sisa lumpur dan puing rumah berserakan di sepanjang jalan utama desa, sementara warga berupaya membersihkan tanah dan reruntuhan yang menutupi pekarangan mereka.

Di tengah kepanikan dan kesedihan itu, seorang nenek lanjut usia tetap memilih bertahan di rumahnya yang hancur.

Rumahnya kini tinggal atap terpal koyak dan lantai papan lapuk tanpa dinding.

Meski terlihat rapuh dan tidak layak, sang nenek menolak pindah. Anak-anaknya sering datang, membawa makanan, pakaian, dan perlengkapan sederhana.

Mereka berusaha membujuknya untuk tinggal di rumah relawan yang lebih aman.

“Di sini rumahku, tempat aku lahir dan membesarkan keluarga. Aku tak mau pergi,” ujarnya.

Malam itu, rumah yang tersisa hanya diterangi lilin kecil. Cahaya redup menyoroti wajahnya yang keriput, memperlihatkan garis-garis hidup yang telah menua bersama desa ini.

Hujan rintik dan angin yang mengguncang atap terpal seakan tidak mampu melemahkan keteguhan hatinya.

Bagi nenek, rumah bukan sekadar tempat berlindung; ia adalah simbol memori, sejarah, dan akar yang mengikatnya dengan tanah kelahiran.

Warga sekitar, meski masih sibuk membersihkan puing, kerap singgah untuk mengecek kondisi nenek tersebut.

Beberapa menawarinya bantuan, seperti membangun tenda darurat, namun ia menolak dengan alasan rumah lamanya adalah bagian dari kehidupannya yang tak bisa diganti.

“Kalau rumahku hilang, rasanya hidupku ikut hilang,” ucapnya.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentrok dengan Security, Pedagang Kopi di Jababeka Jadi Korban

    Bentrok dengan Security, Pedagang Kopi di Jababeka Jadi Korban

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video yang memperlihatkan pengeroyokan terhadap seorang pedagang kopi keliling oleh petugas keamanan (security) kawasan industri Jababeka menjadi viral di media sosial. Insiden ini langsung memicu reaksi keras dari netizen, yang terbagi dalam dua kubu: ada yang membela security karena dianggap hanya menjalankan tugas, dan ada yang membela pedagang yang hanya berusaha […]

  • Warga Cikarang Jati, Desa Sukajaya, turun ke kali yang mengering untuk menangkap ikan saat debit air menurun drastis.

    Viral! Warga Cikarang Jati Turun ke Kali untuk Panen Ikan Massal

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Suasana berbeda terlihat di aliran kali sekitar proyek pembangunan Bendung Srengseng Hilir (BSH) pada Kamis (04/12). Puluhan warga Cikarang Jati, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, berbondong-bondong turun ke kali yang mengering untuk menangkap ikan. Fenomena ini viral di TikTok setelah diunggah oleh akun @aadikaoy, menampilkan warga yang antusias memanfaatkan kondisi kali kering untuk […]

  • Menaker Resmi Hapus Batas Usia dalam Lowongan Kerja, Diskriminasi Rekrutmen Dilarang

    Menaker Resmi Hapus Batas Usia dalam Lowongan Kerja, Diskriminasi Rekrutmen Dilarang

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, secara resmi menghapus syarat batas usia dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Kebijakan ini dituangkan dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/V/2025 tentang Larangan Diskriminasi dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kerja, yang diterbitkan pada Rabu, 28 Mei 2025. Yassierli menegaskan, keputusan ini diambil karena masih maraknya praktik diskriminatif dalam […]

  • KUA Cibitung mencatat lonjakan pendaftaran pernikahan pada bulan Syawal 2026, menunjukkan tradisi menikah usai Lebaran masih diminati masyarakat.

    Nikah Usai Lebaran Makin Diminati, KUA Cibitung Catat Lonjakan di Bulan Syawal

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tren pernikahan pasca Hari Raya Idulfitri kembali terlihat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Cibitung. Sepanjang bulan Syawal 2026, jumlah pendaftaran calon pengantin mengalami peningkatan signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya. Fenomena ini mempertegas bahwa bulan Syawal masih dianggap sebagai momen ideal untuk melangsungkan pernikahan. Tradisi tersebut tetap bertahan di tengah perubahan gaya hidup masyarakat […]

  • Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 3 Cikarang Utara yang dibagikan kepada siswa saat bulan Ramadhan.

    Menu MBG SMPN 3 Cikarang Utara Jadi Sorotan, Netizen Berharap Diganti Uang Tunai

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perbincangan warganet. Kali ini, menu MBG yang diterima siswa SMPN 3 Cikarang Utara mendapat sorotan setelah diunggah ke media sosial Threads. Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Threads bernama @esarabani, yang memperlihatkan menu MBG berisi susu kotak Ultra Milk, roti, buah jeruk, dan buah kelengkeng. Unggahan […]

  • Begal di Karangbahagia Bekasi Ditangkap Warga, Ketahuan dari Chat Handphone

    Begal di Karangbahagia Bekasi Ditangkap Warga, Ketahuan dari Chat Handphone

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pelaku begal di Kampung Peundeuy, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi berhasil ditangkap warga pada Minggu (30/3/2025) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB. Sementara dua rekan mereka berhasil melarikan diri. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Ongkoseno menjelaskan bahwa kejadian bermula saat empat pelaku melintas di Jalan Proklamator, Desa Karangsatu dengan […]

expand_less