Kia Bersiap Produksi Mobil di Kab Bekasi, Manfaatkan Pabrik Hyundai Mulai Akhir 2026
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Sab, 17 Jan 2026
- comment 0 komentar

Kia resmi memulai produksi mobil lokal di Indonesia dengan memanfaatkan fasilitas pabrik Hyundai di Bekasi.
INFO CIKARANG — PT Kia Sales Indonesia (KSI) resmi membuka lembaran baru dalam ekspansi bisnis otomotifnya di Tanah Air.
Pabrikan asal Korea Selatan itu memastikan akan mulai memproduksi mobil secara lokal dengan memanfaatkan fasilitas pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang berlokasi di Kawasan Industri GIIC Deltamas, Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Rencana produksi tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada akhir 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Kia untuk memperkuat eksistensinya di pasar Indonesia sekaligus kawasan ASEAN dalam beberapa tahun ke depan.
Kebijakan ini sekaligus menjawab pertanyaan yang selama ini mengemuka terkait kapan Kia akan memulai produksi lokal, setelah bertahun-tahun mengandalkan impor kendaraan secara completely built-up (CBU) dari Korea Selatan dan India.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh CEO PT Kia Sales Indonesia, Jong Sung Park.
Park menjelaskan, fasilitas pabrik Hyundai di Bojongmangu dipilih karena dinilai telah memiliki infrastruktur dan kapasitas produksi yang memadai untuk merakit model-model terbaru Kia.
“Kami akan menggunakan fasilitas pabrik Hyundai. Pabrik tersebut sangat berguna bagi kami dan pabrik MPV EV itu akan mulai berproduksi pada akhir tahun 2026,” ujar Park.
Menurut rencana, terdapat dua model Multi Purpose Vehicle (MPV) berkapasitas tujuh penumpang yang akan dirakit di fasilitas tersebut.
Model pertama merupakan MPV berbasis kendaraan listrik, sementara model kedua akan menggunakan mesin bensin konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE).
Kedua model tersebut ditargetkan siap dipasarkan secara komersial pada awal 2027.
Peralihan dari skema impor CBU ke perakitan lokal diyakini akan memberikan dampak positif, terutama dalam menekan harga jual kendaraan Kia di pasar domestik.
Faktor tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama Kia untuk memulai produksi lokal dengan memanfaatkan fasilitas Hyundai, sehingga produk yang ditawarkan dapat lebih kompetitif dibandingkan model impor yang selama ini beredar di Indonesia.
Melalui langkah ini, Kia berharap mampu memperluas pangsa pasar serta meningkatkan daya saing produknya di tengah ketatnya persaingan industri otomotif nasional.
- Penulis: Tekad Triyanto



Saat ini belum ada komentar