Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Fasilitas Terbatas, Puskesmas Sukadami Cikarang Selatan Belum Layani PONED 24 Jam

Fasilitas Terbatas, Puskesmas Sukadami Cikarang Selatan Belum Layani PONED 24 Jam

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Puskesmas Sukadami di Kecamatan Cikarang Selatan hingga kini belum mampu menyediakan layanan PONED dan pelayanan kesehatan 24 jam. Keterbatasan sarana prasarana dan tenaga medis menjadi kendala utama terealisasinya layanan darurat ibu dan bayi.

Puskesmas Sukadami di Kecamatan Cikarang Selatan hingga kini belum mampu menyediakan layanan PONED dan pelayanan kesehatan 24 jam. Keterbatasan sarana prasarana dan tenaga medis menjadi kendala utama terealisasinya layanan darurat ibu dan bayi.

INFO CIKARANG — Hingga kini, Puskesmas Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, belum dapat memberikan layanan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) atau pelayanan kesehatan 24 jam.

Keterbatasan fasilitas gedung serta tenaga medis menjadi faktor utama belum terealisasinya layanan tersebut.

Kepala Puskesmas Sukadami, dr. Adi Pranaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan pembangunan gedung baru kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi selama tiga tahun terakhir.

Pembangunan tersebut dinilai krusial untuk menunjang layanan rawat inap dan persalinan.

“Kami sudah mengusulkan sejak tiga tahun lalu. Harapannya, lahan Puskesmas Sukadami bisa dibangun gedung PONED agar pelayanan 24 jam, termasuk persalinan dan rawat inap, bisa berjalan,” ujar dr. Adi dalam keterangan resminya dikutip Kamis (12/2/2026).

Layanan 24 Jam Butuh Gedung dan SDM Memadai

Menurut dr. Adi, rencana layanan puskesmas 24 jam sejalan dengan arahan Bupati Bekasi agar fasilitas kesehatan tingkat pertama mampu melayani masyarakat tanpa batas waktu. Namun, realisasi kebijakan tersebut harus ditunjang dengan infrastruktur yang memadai.

Ia menyebut, idealnya Puskesmas Sukadami memiliki gedung PONED setidaknya tiga hingga lima lantai, dengan ruang pelayanan terpisah sesuai standar kesehatan.

Meski begitu, keputusan pembangunan tetap bergantung pada kebijakan pemerintah daerah dan pusat, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.

“Saat ini baik pemerintah pusat maupun daerah sedang melakukan efisiensi anggaran. Dampaknya cukup terasa, termasuk di sektor puskesmas. Anggaran sekarang jauh lebih terbatas dibandingkan sebelum pandemi,” jelasnya.

dr. Adi memastikan, dari sisi ketersediaan lahan sebenarnya tidak ada kendala.

Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menyediakan lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi yang berlokasi di bagian belakang Puskesmas Sukadami.

“Lahan tersebut sudah dibeli pemerintah daerah dan status kepemilikannya jelas. Kalau ingin menjadi PONED, tentu gedungnya harus representatif dan ruangannya terpisah. Saat ini kendalanya bukan lahan, tapi belum dibangun,” ujarnya.

Ia menambahkan, usulan pembangunan gedung Puskesmas Sukadami juga telah disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cikarang Selatan kepada sejumlah pihak terkait, mulai dari camat, Kabag Pembangunan, hingga Asisten Daerah II.

“Kami sudah sampaikan dalam Musrenbang, bahkan harapan ini juga kami titipkan sampai ke Bupati Bekasi. Mudah-mudahan ke depan layanan Puskesmas 24 jam di Sukadami bisa diakomodasi,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo di Kawasan Industri Cikarang, Buruh Blokade Gerbang Tol Cibatu

    Demo di Kawasan Industri Cikarang, Buruh Blokade Gerbang Tol Cibatu

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi demo buruh kembali terjadi di kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Jumat siang (27/12/2024). Dalam unjuk rasa tersebut, massa buruh memblokade akses menuju gerbang Tol Cibatu, sehingga menyebabkan kemacetan panjang di area tersebut. Berdasarkan laporan yang beredar, massa buruh yang tergabung dari Partai Buruh membawa berbagai kendaraan, mulai dari mobil hingga […]

  • Ketua MUI Kabupaten Bekasi, KH Prof Mahmud, mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi maraknya isu pocong jadi-jadian yang viral di media sosial.

    MUI Kabupaten Bekasi Soal Isu Pocong Jadi-jadian: Hidupkan Lagi Siskamling dan Jangan Mudah Percaya

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi angkat bicara terkait maraknya isu pocong jadi-jadian yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial dan membuat resah masyarakat. Ketua MUI Kabupaten Bekasi, Mahmud meminta masyarakat tetap bersikap bijak serta tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. “Menghadapi isu pocong yang sedang marak saat ini, sebaiknya […]

  • Sukatani Band Minta Maaf dan Tarik Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ dari Platform Digital

    Sukatani Band Minta Maaf dan Tarik Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ dari Platform Digital

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pernyataan permintaan maaf telah diunggah oleh band punk asal Purbalingga, Jawa Tengah, yang kini tengah menuai sorotan yakni Sukatani. Mereka merilis pernyataan dalam bentuk video sekaligus klarifikasi terkait lagu yang viral dengan judul ‘Bayar Bayar Bayar’. Lagu ini sebelumnya viral di media sosial karena liriknya yang mengkritik dugaan praktik korupsi di tubuh […]

  • Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Oknum PNS Disbudpora dilaporkan terkait dugaan penjualan aset daerah.

    Diduga Jual Aset Daerah, Oknum PNS Dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi oleh KIM

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dugaan penjualan aset daerah kembali mencuat di Kabupaten Bekasi. Kali ini, seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial AM dari Dinas Kebudayaan dan Pemuda Olahraga (Disbudpora) dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Bekasi. Surat laporan resmi diserahkan pada Selasa (6/1/2026) dengan tembusan kepada sejumlah instansi terkait, […]

  • Nekat Jual Miras di Bulan Ramadan, Tiga Tempat di Bekasi Langsung Ditutup

    Nekat Jual Miras di Bulan Ramadan, Tiga Tempat di Bekasi Langsung Ditutup

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Meski sudah ada Maklumat Wali Kota Bekasi terkait larangan beroperasi selama bulan Ramadan, ternyata masih ada tiga lokasi penjual minuman keras (miras) di Kota Bekasi yang nekat buka. Temuan ini terungkap dalam Operasi Cipta Kondisi Ramadan yang digelar di Kecamatan Bekasi Barat, pada Rabu (12/3/2025). Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, mulai […]

  • Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan Sadis di Jembatan Sasak Besi, Babelan Kabupaten Bekasi

    Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan Sadis di Jembatan Sasak Besi, Babelan Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Infocikarang.id (Cikarang),- Polres Metro Bekasi di bawah pimpinan Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi berhasil mengungkap kasus pengeroyokan brutal yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jembatan Sasak Besi, Desa Babelan, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat dini hari, 20 September 2024, dan melibatkan aksi tawuran antar dua kelompok pemuda. Dalam konferensi pers yang digelar […]

expand_less