Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » SDN 03 Ciledug Setu Ditutup Dampak Tol Japek II Selatan, Wali Murid Terpaksa Jalan Kaki Kilometeran

SDN 03 Ciledug Setu Ditutup Dampak Tol Japek II Selatan, Wali Murid Terpaksa Jalan Kaki Kilometeran

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Proyek Tol Japek II Selatan berdampak pada pendidikan di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Proyek Tol Japek II Selatan berdampak pada pendidikan di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG — Proyek strategis nasional Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan membawa harapan percepatan mobilitas.

Namun di sisi lain, pembangunan tersebut menyisakan persoalan serius bagi dunia pendidikan di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Sejak gedung SDN 03 Ciledug ditutup total akibat terdampak proyek tol, ratusan siswa terpaksa menjalani proses belajar mengajar di lokasi sementara, yakni SMPN 5 Ciledug.

Kebijakan ini berdampak langsung pada wali murid, terutama mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

Setiap hari, Senin hingga Sabtu, Amanda, wali murid kelas 1 SD, harus memulai rutinitas berat sejak pukul 11.09 WIB.

Dari rumahnya di sekitar Desa Tamansari, ia berjalan kaki sejauh kurang lebih 2,8 kilometer demi mengantar anaknya ke sekolah.

Dengan payung di tangan, Yuli memilih jalur alternatif melewati area pemakaman untuk mempersingkat jarak tempuh.

“Saya berangkat dari rumah jam sebelas lewat. Biasanya sampai sekolah jam dua belasan. Supaya cepat, saya lewat makam,” kata Amanda.

Perjalanan tersebut memakan waktu hingga 45 menit. Jarak dan tenaga yang terkuras membuat Amanda memilih bertahan di sekolah hingga jam pulang, ketimbang harus bolak-balik ke rumah.

“Kalau pulang lagi capek. Sekali jalan saja sudah lebih dari setengah jam. Jadi saya nunggu di sekolah sampai anak pulang jam setengah tiga,” tuturnya.

Cuaca menjadi tantangan terbesar bagi Amanda. Tanpa sepeda motor dan keterbatasan biaya, hujan berarti anaknya terpaksa tidak masuk sekolah.

Menurutnya, ojek memang menjadi solusi bagi sebagian wali murid lain. Namun tarif yang harus dibayar cukup memberatkan.

“Kalau naik ojek sekali jalan Rp15 ribu. Kalau langganan bisa sampai Rp350 ribu sebulan. Buat saya itu berat. Jadi kalau hujan, anak saya izin,” ungkapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Setda Kabupaten Bekasi, Hudaya, menyatakan bahwa proses belajar mengajar siswa SDN 03 Ciledug tetap berjalan normal meski menumpang di SMPN 5 Ciledug.

Ia menjelaskan, penggunaan gedung dilakukan dengan sistem bergantian.

“Pagi digunakan SMP, siang sampai sore digunakan SD. Tidak ada penumpukan siswa dan jumlah peserta didik per kelas tetap sesuai ketentuan,” ujarnya.

Terkait lokasi pengganti SDN 03 Ciledug, Hudaya menyebut proses penetapan lokasi (penlok) masih dalam tahap penilaian.

Meski demikian, operasional gedung lama SDN 03 Ciledug telah resmi ditutup seiring berjalannya proyek Tol Japek II Selatan.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Bullying Brutal di SMK Cikarang Barat

    Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Bullying Brutal di SMK Cikarang Barat

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pelajar berusia 16 tahun dengan inisial AAI di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami kejadian mengenaskan usai menjadi sasaran kekerasan oleh sekelompok kakak kelasnya. Insiden tersebut menyebabkan rahang korban patah hingga harus menjalani operasi medis. Peristiwa ini ramai diperbincangkan setelah rekaman video perundungan tersebar luas di media sosial. Dalam […]

  • Banjir di Karawang, Rumah Warga Terendam, Kawasan Industri Aman

    Banjir di Karawang, Rumah Warga Terendam, Kawasan Industri Aman

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Hujan deras beberapa hari terakhir membuat ribuan rumah di Karawang terendam banjir. Akses jalan di beberapa titik lumpuh, sementara aktivitas warga ikut terganggu. Meski demikian, kawasan industri tetap aman. Menurut Irwansyah, Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Kelola Keberlanjutan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), lokasi industri dirancang sejak awal agar […]

  • Jumlah pemohon SIM meningkat menjelang libur Nataru.

    Jelang Libur Nataru, Pemohon SIM di Kabupaten Bekasi Naik 50 Persen

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Jumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Bekasi mengalami lonjakan signifikan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peningkatan tercatat mencapai sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa. Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, mengatakan lonjakan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang bersiap melakukan perjalanan liburan maupun pulang kampung. “Menjelang Nataru […]

  • Sungai Jadi Pasar! Gubernur Jabar Kaget Lihat Kondisi Sungai di Tambun Bekasi

    Sungai Jadi Pasar! Gubernur Jabar Kaget Lihat Kondisi Sungai di Tambun Bekasi

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi kembali mendapat sorotan terkait permasalahan lingkungan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang tengah melintasi wilayah Tambun Utara, menyoroti kondisi sungai di daerah tersebut yang semakin semrawut akibat banyaknya bangunan liar dan tumpukan sampah. “Kalau banjir terjadi di sini, ya wajar saja,” ujar Dedi. “Lihat saja, sungainya penuh bangunan. Bantaran sungai […]

  • Ilustrasi tawuran remaja bermodus perang sarung yang meresahkan warga Kabupaten Bekasi selama bulan Ramadhan.

    Sarung Tak Lagi Jadi Tradisi, Ramadhan Bekasi Diwarnai Tawuran Remaja dan Kerusakan Ruko

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bulan suci Ramadhan yang seharusnya diisi dengan kegiatan ibadah dan kebersamaan justru diwarnai aksi kekerasan jalanan di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi. Fenomena perang sarung yang kerap dianggap permainan musiman kini berubah menjadi tawuran brutal yang merugikan warga. Insiden paling mencolok terjadi di Perumahan Papan Mas pada Kamis dini hari (19/2/2026). Aksi dua […]

  • Skincare Abal-Abal Bekasi Dibongkar! Bikin Iritasi Wajah, Omzet Capai Rp1,2 Miliar

    Skincare Abal-Abal Bekasi Dibongkar! Bikin Iritasi Wajah, Omzet Capai Rp1,2 Miliar

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kepolisian berhasil menggerebek sebuah pabrik ilegal di daerah Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang memproduksi skincare palsu sejak tahun 2023. Dari pengungkapan ini, sebanyak delapan orang ditangkap, termasuk pemilik usaha dan tujuh karyawannya. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa, mengungkapkan bahwa pabrik tersebut meracik skincare tanpa standar keamanan yang jelas. Bahan baku, kemasan […]

expand_less